MOM'S LIFE
Cegah Kematian Akibat Rabies, Ini Pertolongan Pertama saat Digigit Anjing
Amira Salsabila | HaiBunda
Sabtu, 28 Sep 2024 18:41 WIBDalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia yang jatuh pada 28 September, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mendorong tindakan menyeluruh di seluruh Indonesia untuk menghentikan kematian akibat rabies.
Rabies adalah virus zoononis berbahaya yang menyerang sistem saraf pusat. Virus ini dapat menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan dan cakaran. Vaksin dan pengobatan lain dapat membantu mengobati dan mencegah infeksi.
Tanpa pengobatan, virus rabies ini dapat berakibat fatal. Namun, penyakit ini dapat diobati jika orang yang terpapar segera mencari pertolongan medis, Bunda.
Hingga saat ini, sebanyak 99 persen kasus rabies pada manusia ditularkan melalui gigitan anjing yang terinfeksi. Di Indonesia, anak-anak di bawah usia 15 tahun sering menjadi korban penyakit mematikan ini.
Kasus rabies di Indonesia
Pada Januari hingga Juli 2024, data publik menunjukkan sebanyak 71 orang Indonesia meninggal karena rabies. Di antara 26 provinsi endemis rabies di Indonesia, Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah yang paling terdampak, dengan laporan 19.320 kasus gigitan hewan yang berpotensi rabies pada manusia selama 2023.
Hal tersebut mengakibatkan 35 kematian akibat rabies. Dari Januari hingga Juli 2024, NTT melaporkan 16.180 kasus gigitan hewan yang berpotensi rabies dan 27 kematian akibat rabies.
“Masyarakat di provinsi terdampak rabies harus dibekali dengan pengetahuan dan akses terhadap intervensi yang dapat menyelamatkan nyawa,” ujar perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr. N. Paranietharan, dikutip dari siaran pers WHO dan FOA yang diterima HaiBunda.
“Sejak awal tahun 2023, hampir 4 dari 5 orang Indonesia yang meninggal karena rabies tidak mencari perawatan medis setelah digigit karena mereka tidak menyadari betapa pentingnya hal itu. Hal ini harus segera ditangani dengan langkah yang tegas dan komprehensif,” sambungnya.
Cara pencegahan agar terhindar dari rabies
Setiap orang yang digigit anjing dapat melakukan pertolongan pertama dengan segera. Berikut langkah-langkahnya:
- Segera mencuci luka dengan air dan sabun atau deterjen. Jika air dan sabun atau deterjen tidak tersedia, alkohol juga dapat menjadi pilihan yang efektif
- Lima belas menit setelah mencuci luka, oleskan obat yang mengandung yodium atau obat antivirus, jika tersedia
- Segera mencari perawatan medis dari tenaga kesehatan dan pastikan mendapatkan semua dosis vaksin rabies
Upaya WHO untuk mendukung pencegahan rabies di Indonesia
Di seluruh provinsi endemis rabies, WHO akan terus mendukung Kementerian Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran tentang tindakan perlindungan pribadi dan pertolongan pertama, meningkatkan kapasitas petugas kesehatan dalam manajemen kasus gigitan, serta meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan yang dilengkapi dengan vaksin antirabies.
Pada 2024, WHO telah mendukung pelatihan penanganan kasus gigitan terpadu bagi tenaga kesehatan di Pontianak, Kalimantan Barat, serta saat ini sedang mengembangkan kampanye perubahan sosial dan perilaku di NTT.
Namun, untuk mencegah dan memberantas rabies yang ditularkan anjing pada manusia, vaksinasi massal pada anjing, yang didukung oleh pengelolaan populasi anjing yang efektif, merupakan strategi yang paling hemat biaya dan efisien.
Secara global, pengendalian rabies pada anjing telah terbukti dapat dicapai dengan cakupan vaksinasi anjing berkelanjutan sebesar 70 persen.
“Indonesia sedang membuat kemajuan menuju eliminasi rabies. Untuk lebih mempercepat upaya ini, FAO mendukung Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan rencana operasional strategis untuk pemberantasan rabies di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan NTT,” ujar perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rajendra Aryal.
Salah satu strategi utama yang tengah diujicobakan di wilayah ini adalah vaksinasi rabies oral, yang menargetkan anjing liar. Ini melengkapi program tradisional vaksinasi massal anjing dan bertujuan mengatasi tantangan dalam menjangkau populasi anjing ini.
WHO dan FAO akan terus mendukung Indonesia untuk mengakhiri kematian manusia akibat rabies pada 2030, sejalan dengan strategi global Zero by 30, yang menargetkan sektor kesehatan hewan maupun manusia.
Dengan begitu, negara-negara yang terkena dampak akan semakin dekat untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 3.3.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Rabies pada Anak: Gejala hingga Cara Mengobati
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ciri-Ciri Kucing yang Dapat Menularkan Rabies, Waspada Bun
Ramai Kasus Rabies, Ini Ciri-ciri Hewan Terkena Rabies Termasuk Anjing
Waspada Rabies! Pulau di NTT Diisolasi Akibat Wabah Ini Bun
Jenis Hewan yang Dapat Tularkan Rabies Selain Anjing, Waspada Ya Bun!
TERPOPULER
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Jet Cleaner Terbaik, Ampuh & Cepat Bersihkan Noda
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Alat Tes Kolesterol, Gula Darah & Asam Urat yang Bagus & Mudah Digunakan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Kado untuk Ibu Hamil yang Ulang Tahun, Lengkap dari Mewah-Pasti Berguna
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bolehkah Sengaja Menanam Tanaman di Atas Kuburan?
Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan
Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A
Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya
Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Skintific Peptide Lip Serum Rilis Shade Baru, Ini Bedanya dari Formula Lama
-
Beautynesia
4 Ciri Kepribadian Anak yang Sering Diremehkan oleh Orang Tuanya Semasa Kecil Menurut Psikolog
-
Female Daily
Pipi Chubby Bikin Kamu Nggak Pede? Ini 7 Cara Bikin Wajah Terlihat Lebih Tirus!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Aktor Ungkap Kisah Cinta dengan Istri Baru yang Lebih Muda 40 Tahun
-
Mommies Daily
Sontek Warna Hijab Nikita Willy, Ini 7 Warna yang Bikin Wajah Terlihat Cerah!