HaiBunda

MOM'S LIFE

BPOM Tanggapi Penemuan Kandungan Mikroplastik pada Kemasan Teh Celup

Pritadanes   |   HaiBunda

Kamis, 27 Mar 2025 18:00 WIB
Ilustrasi teh celup/ Foto: Getty Images/iStockphoto/megaflopp
Jakarta -

Teh celup merupakan produk minuman yang selama ini sangat umum dikonsumsi masyarakat Indonesia. Teh celup ini bisa diolah menjadi minuman dingin maupun hangat yang pas banget disajikan di sela-sela waktu makan ya Bunda.

Namun, akhir-akhir ini muncul kabar sebuah riset yang menyoroti adanya cemaran mikroplastik sejumlah merek teh celup Indonesia. Mikroplastik disebut terlepas dari kemasan teh celup, baik saat diseduh dalam air panas 95 derajat Celsius, maupun saat teh hanya diaduk dalam air dengan suhu panas yang sama.

Melihat hal tersebut, peneliti menyarankan produsen untuk melakukan pergantian produk kemasan teh celup, yang semula menggunakan kantong, kembali ke cara lama dengan langsung menyeduh teh daun asli. Masyarakat kemudian bisa memakai saringan stainless steel, teko, hingga french press untuk menikmati teh.


Ada kekhawatiran mikroplastik yang masuk ke tubuh bisa terbawa ke berbagai organ termasuk otot, hati, ginjal, jantung, hingga otak.

Koordinator Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) Eka Rosmalasari menyebut pihaknya masih mendalami laporan tersebut.

"Kami masih melakukan penelusuran sehingga belum bisa memberikan jawaban," tutur Eka saat dihubungi detikcom Kamis (27/3/2025).

Sebelumnya, BPOM pernah menanggapi kabar serupa pada 2016. Melalui siaran pers pada saat itu, BPOM menjelaskan kantong teh celup umumnya terbuat dari kertas dan plastik, bisa berupa jenis kraft dilapisi plastik polietilen.

Plastik ini berfungsi dalam perekatan panas. BPOM RI mengklaim polietilen yang dipakai sebagai fungsi perekatan tidak meleleh pada suhu panas. Hal ini bisa terlihat saat kantong celup tidak terbuka selagi diseduh dengan air panas.

Selain dari kantong kertas, kantong teh celup juga ada yang terbuat dari plastik jenis nilon, polietilen tereftalat (PET) atau asam polilaktat (PLA). Teh celup yang terdaftar di BPOM disebut telah melalui evaluasi keamanan pangan, termasuk penilaian keamanan kemasan.

"Penilaian keamanan kantong teh celup juga mensyaratkan pemenuhan terhadap batas migrasi baik yang berbahan kertas maupun plastik," tulis BPOM dalam rilis tersebut.

BPOM memastikan, produk teh celup yang sudah terdaftar di Badan POM, sudah memenuhi keamanan pangan termasuk penilaian kemasan, dalam hal ini kantong teh celup. BPOM juga memastikan adanya pengawasan terhadap produk yang kemungkinan tidak memenuhi syarat.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Dijuluki Netizen 'Duta Bridesmaid', Ini Kompilasi Style Yuki Kato di Pernikahan para Sahabatnya

Mom's Life Pritadanes & Annisa Karnesyia

Potret Menggemaskan Rayven Anak Pebulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto

Parenting Nadhifa Fitrina

10 Pertanyaan Seputar Seks yang Kerap Malu untuk Ditanyakan Ibu Hamil

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

9 Kalimat Bijak Ini Digunakan Orang Cerdas saat Adu Argumen

Mom's Life Amira Salsabila

Jadwal Cuti Bersama & Libur Lebaran 2026, Bisa Libur Panjang hingga 7 Hari

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Dijuluki Netizen 'Duta Bridesmaid', Ini Kompilasi Style Yuki Kato di Pernikahan para Sahabatnya

Potret Menggemaskan Rayven Anak Pebulu Tangkis Ribka Sugiarto & Rian Ardianto

10 Pertanyaan Seputar Seks yang Kerap Malu untuk Ditanyakan Ibu Hamil

9 Kalimat Bijak Ini Digunakan Orang Cerdas saat Adu Argumen

Jadwal Cuti Bersama & Libur Lebaran 2026, Bisa Libur Panjang hingga 7 Hari

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK