Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Aurelie Moeremans Ungkap Beratnya Pengalaman Jadi Korban Grooming

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 14 Jan 2026 14:40 WIB

Aurelie Moeremans
Aurelie Moeremans/ Foto: Instagram @aurelie
Jakarta -

Kisah perjalanan hidup aktris Aurelie Moeremans tengah menjadi sorotan publik. Bintang film Baby Blues ini mengungkap pengalaman pahitnya menjadi korban child grooming dalam memoar berjudul Broken Strings.

Aurelie menjadi korban grooming saat berusia 15 tahun. Ia mengaku mendapatkan kekerasan seksual, fisik, serta pengancaman. Tak mudah bagi Aurelie untuk lepas dari pelaku dan melewati semuanya.

Aurelie ungkap kesulitan menulis Broken Strings

Broken Strings menjadi media bagi Aurelie untuk bercerita, berbagi pengalaman hidupnya yang pahit di masa muda. Perempuan 32 tahun ini semula takut untuk membuka kembali luka lamanya. Ia pun mengaku sempat kesulitan untuk menulis memoar ini, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Banyak sih, chapters yang berat, hampir semuanya berat. Mungkin chapter pertama yang berat itu chapter 4, dan alasannya karena aku selama ini berusaha untuk melupakan kejadian itu karena sangat traumatic," kata Aurelie Moeremans dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Rabu (14/1/26).

Ada kalanya Aurelie ingin berhenti menulis karena merasa terlalu berat. Namun, setiap kali pikiran itu datang, ia akan kembali mengingat alasannya menulis memoar ini.

"Tapi setiap kali ingin menyerah, aku ingat alasan awal kenapa aku menulis, yaitu untuk jujur pada diri sendiri dan bertahan," ujarnya.

Setelah memoar selesai dan dipublikasikan, Aurelie kembali merasakan ketakutan. Perempuan kelahiran Belgia ini sempat khawatir dengan respons orang-orang yang sudah membaca memoarnya.

"Awalnya aku hanya mempublikasikan versi Bahasa Inggris. Waktu itu aku berpikir supaya tidak terlalu banyak yang membaca karena trauma dari pengalaman sebelumnya, saat aku pernah mencoba berbagi dan responsnya tidak seperti yang aku harapkan. Aku merasa kalau dirilis dalam Bahasa Inggris, pembacanya akan lebih terkurasi," ungkap istri Tyler Bigenho ini.

Aurelie lantas berani melangkah untuk merilis buku ini secara luas. Ia yakin apa yang ditulisnya adalah kebenaran. Sejak awal, ia juga berniat untuk membantu orang yang membutuhkan melalui bukunya ini.

Lantas, bagaimana respons Aurelie melihat respons orang-orang yang telah membaca memoarnya hingga viral di media sosial?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda