Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Diet Sederhana Turunkan BB 38 Kg dengan Berjalan Kaki

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Senin, 19 Jan 2026 06:50 WIB

Cropped shot of two senior women walking together in morning
Ilustrasi cara diet sederhana turunkan BB 38 kg dengan berjalan kaki / Foto: Getty Images/AJ_Watt
Daftar Isi

Bunda sedang diet? Coba tambahkan latihan jalan kaki jika ingin turun berat badan. Seperti kisah diet kali ini turunkan berat badan 38 kg dengan jalan kaki.

Diet turun berat badan tidak selalu harus dilakukan dengan cara rumit atau mahal. Di tengah maraknya tren olahraga intens, kisah seorang perempuan bernama Claire Spencer justru menunjukkan bahwa aktivitas sederhana bisa memberikan hasil luar biasa jika dilakukan secara konsisten.

Claire Spencer berhasil menurunkan berat badan hingga 6 stone atau setara sekitar 38 kg dengan cara yang terbilang klasik. Ia tidak mengandalkan alat-alat fitness canggih maupun program olahraga ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sebaliknya, wanita 44 tahun itu fokus pada perubahan pola makan dan rutinitas berjalan kaki yang ia lakukan secara rutin. Pengalamannya kemudian dibagikan melalui media sosial dan langsung menarik perhatian banyak orang.

Dalam salah satu video yang diunggah, Claire tampak berjalan santai di pedesaan dengan rambut pirangnya diikat kuncir. Di sanalah ia mengungkapkan olahraga favoritnya yang menurutnya sangat efektif untuk menurunkan berat badan, namun sering kali diremehkan.

“Ini bukan soal angkat beban, lunges, squat, atau crunch berlebihan,” ujar Claire, mengutip The Sun.

Ia menegaskan bahwa olahraga tidak harus selalu berat dan melelahkan. Menurutnya, ada satu aktivitas yang sangat sederhana, efektif, dan gratis, yaitu berjalan kaki.

Mari simak kisah diet Claire Spencer yang viral karena sukses turun berat badan hingga 38 kg dengan rutin jalan kaki.

Cara diet sederhana turunkan BB 38 kg

Berikut cara diet sederhana yang bisa bantu Bunda menurunkan berat badan.

Jalan kaki dua kali sehari

Claire mengaku dalam satu hari ia bisa melakukan dua kali sesi berjalan kaki. Baginya, berjalan kaki bukan hanya membantu membakar kalori, melainkan bisa memberikan manfaat kesehatan secara menyeluruh.

Aktivitas ini membuatnya lebih terhubung dengan alam, menghirup udara segar, serta menjaga kesehatan jantung dan paru-paru. Claire menambahkan bahwa jalan kaki cepat atau brisk walking juga efektif membantu proses pembakaran kalori, terutama jika dilakukan secara konsisten.

“Jalan kaki itu luar biasa, baik untuk kesehatan kardiovaskular, jantung, paru-paru, dan juga kesehatan mental,” ungkapnya.

Viral di media sosial

Keberhasilan Claire pun menjadi inspirasi bagi banyak warganet. Video yang ia unggah di akun TikTok viral dan dibanjiri komentar positif.

Banyak orang mengaku merasakan manfaat serupa hanya dengan rutin berjalan kaki. Salah satu warganet menulis bahwa ia berjalan 10 ribu langkah setiap hari selama beberapa minggu dan merasa tubuhnya jauh lebih bugar.

Komentar lain menyebutkan keberhasilan menurunkan 6,5 stone hanya dengan berjalan kaki bahkan tanpa gym sama sekali. Ada pula yang mengaku sebelumnya rutin pergi ke gym hingga dua kali sehari, namun justru mendapatkan hasil penurunan lemak dan berat badan yang lebih baik setelah beralih ke jalan kaki.

Walking is underestimated. I love walking,” tulis salah satu pengguna.

Beberapa warganet juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pola makan dan olahraga. Menurut mereka, kunci utama terletak pada perubahan pola pikir dan konsistensi, bukan sekadar jenis olahraga yang dilakukan.

Tren olahraga 6-6-6

Tak hanya Claire, semakin banyak orang yang mulai mengandalkan jalan kaki sebagai metode utama untuk menurunkan berat badan. Bahkan sebuah tren olahraga yang dijuluki 6-6-6 walking challenge viral di media sosial dan menarik minat banyak orang untuk kembali aktif bergerak.

Tantangan 6-6-6 ini mengajak seseorang untuk berjalan kaki selama 60 menit setiap hari, baik pukul 6 pagi maupun 6 sore. Aktivitas tersebut diawali dengan pemanasan selama enam menit dan diakhiri dengan pendinginan enam menit.

Meski belum jelas siapa yang pertama kali mempopulerkannya di TikTok, tantangan ini dianggap efektif untuk membentuk kebiasaan hidup aktif. Menurut Lindsey Bomgren, CPT, pendiri platform kebugaran Nourish, Move, Love, berjalan kaki setelah makan memiliki banyak manfaat.

Jalan kaki bisa membantu mengatur kadar gula darah, melancarkan pencernaan, serta mendukung kesehatan jantung dalam jangka panjang.

“Tantangan ini bertujuan membangun kebiasaan. Adanya waktu yang spesifik, seperti pukul 6 pagi atau 6 sore, menjadi sinyal bahwa sudah waktunya bergerak,” jelas Bomgren.

Bomgren juga menekankan bahwa waktu olahraga sebenarnya tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah konsistensi dalam melakukannya. Ia pun menyarankan agar pejalan kaki menambahkan variasi seperti interval kecepatan dan berjalan di medan menanjak untuk mencegah tubuh mengalami plateau atau stagnasi hasil latihan.

Cara ini dinilai dapat membantu pembakaran kalori lebih optimal dan mendukung penurunan berat badan yang berkelanjutan.

Olahraga yang efektif menurunkan berat badan selain jalan kaki

Lucy Gornall, seorang personal trainer sekaligus jurnalis kesehatan, menyebutkan bahwa aktivitas yang disukai menjadi kunci utama dalam menurunkan berat badan. Berdasarkan pengalamannya, ada lima jenis olahraga yang efektif membantu penurunan berat badan, yaitu jalan kaki, berlari, pilates, latihan interval intensitas tinggi (HIIT), dan latihan kekuatan.

Jadi, diet dan olahraga tidak harus selalu rumit. Hanya dengan jalan kaki jika dilakukan secara rutin dan disertai pola makan yang tepat maka bisa menjadi solusi sederhana namun ampuh untuk menurunkan berat badan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda