HaiBunda

MOM'S LIFE

15 Tanaman Anti Nyamuk di Rumah dan Outdoor

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 20 Jan 2026 20:40 WIB
Ilustrasi lavender tanaman anti nyamuk / Foto: Getty Images/iStockphoto/CBCK-Christine

Banyak nyamuk di rumah selama musim hujan? Yuk kelilingi rumah Bunda dengan tanaman anti nyamuk yang bisa hidup di outdoor.

Nyamuk terasa semakin banyak selama musim hujan. Meski sudah menggunakan obat nyamuk semprot, losion antiserangga, hingga lilin aromaterapi, kehadiran nyamuk sering kali tetap sulit dihindari.

Tak hanya mengganggu kenyamanan, gigitan nyamuk juga berisiko menularkan berbagai penyakit. Salah satu solusi alami yang kini semakin diminati adalah memanfaatkan tanaman anti nyamuk.


Sejumlah jenis tanaman diketahui memiliki aroma khas yang tidak disukai nyamuk. Umumnya, tanaman tersebut berasal dari kelompok herbal dan tanaman aromatik seperti basil, mint, lavender, hingga serai.

Selain membantu mengusir nyamuk, beberapa tanaman juga mempercantik tampilan rumah dan area outdoor. Walaupun tidak ada metode yang benar-benar membuat rumah bebas nyamuk 100 persen, penggunaan tanaman pengusir nyamuk dapat menjadi perlindungan tambahan yang ramah lingkungan.

Aroma kuat dari tanaman tertentu dapat membantu mengurangi kehadiran nyamuk, terutama bila ditanam dalam jumlah cukup atau ditempatkan di sekitar rumah.

Mengutip House Beautiful, meskipun daya tolak serangga bervariasi dari satu hama ke hama lainnya, beberapa tanaman dapat mengusir berbagai macam hama. Misalnya saja lavender, rosemary, basil, mint, sage, atau lemon thyme semuanya harum bahkan tanpa dihancurkan. Selain itu, cengkeh, cedar, dan serai juga secara konsisten menunjukkan sifat penolak serangga dalam uji coba ilmiah untuk nyamuk.

Tanaman anti nyamuk di rumah

Berikut deretan tanaman anti nyamuk yang bisa Bunda tanam di rumah maupun area outdoor.

1. Thyme

Thyme merupakan tanaman herbal beraroma kuat yang tumbuh cepat dan mudah dirawat. Jika ditanam rapat, thyme dapat berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami. Tanaman ini cukup tangguh dan adaptif, meski kurang tahan terhadap suhu yang terlalu dingin.

2. Cedar

Pohon cedar dikenal memiliki aroma khas pada kayu dan daunnya yang mampu mengusir berbagai hama, termasuk nyamuk. Berbeda dengan tanaman herbal, cedar berbentuk pohon besar sehingga cocok untuk halaman luas dan memberikan keteduhan alami.

3. Cengkeh

Selain populer sebagai rempah dapur, tanaman cengkeh juga memiliki aroma kuat yang tidak disukai nyamuk. Pohon cengkeh cocok ditanam di daerah beriklim hangat dengan paparan sinar matahari penuh. Bunganya yang berwarna kemerahan juga menambah nilai estetika taman.

4. Lavender

Lavender terkenal dengan aroma menenangkan bagi manusia, tapi justru dihindari nyamuk. Tanaman ini cocok ditanam di sepanjang jalan masuk rumah, taman, atau dalam pot. Lavender dapat tumbuh baik di bawah sinar matahari penuh hingga sebagian teduh.

5. Mint

Mint merupakan tanaman herbal yang sangat mudah tumbuh, bahkan sering dianggap gulma. Aromanya yang segar efektif mengusir nyamuk. Mint bisa diletakkan di area teduh hingga setengah teduh dan daunnya juga bermanfaat untuk minuman serta hidangan penutup.

6. Serai (Lemongrass)

Serai mengandung senyawa alami yang banyak digunakan dalam produk pengusir nyamuk. Tanaman ini cocok untuk halaman luas karena tumbuh besar dan rimbun. Serai juga tergolong tanaman tahunan yang relatif tahan terhadap perubahan cuaca.

7. Citronella

Citronella dikenal luas sebagai tanaman pengusir nyamuk. Tanaman ini ideal ditanam dalam pot dan diletakkan di dekat pintu, teras, atau sudut tempat berkumpul. Di daerah hangat, citronella dapat tumbuh kembali setiap tahun.

8. Catnip

Catnip tidak hanya disukai kucing, tapi juga efektif mengusir nyamuk. Tanaman ini menghasilkan senyawa alami yang ampuh sebagai repelan serangga. Bunganya yang berwarna ungu dapat memperindah taman di akhir musim panas.

9. Sage

Sage merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu masakan sekaligus penutup tanah. Aromanya membantu mengusir nyamuk. Sage lebih menyukai cuaca sejuk dan bisa ditanam sebagai tanaman tahunan atau dipindahkan ke dalam ruangan saat cuaca panas ekstrem.

10. Floss flower (Ageratum)

Menurut D-Bug Pest Control, floss flower menghasilkan senyawa yang kerap digunakan dalam produk pengusir hama. Tanaman ini memiliki bunga berwarna cerah dan mudah dirawat asalkan ditanam di tanah yang memiliki drainase baik serta cukup sinar matahari.

11. Chives

Chives dan kerabatnya dari keluarga allium memiliki aroma khas yang tidak disukai nyamuk. Selain itu, bunga ungunya juga menarik secara visual. Chives merupakan tanaman tahunan yang dapat tumbuh kembali setiap tahun dengan perawatan minimal.

12. Cilantro

Cilantro atau daun ketumbar tumbuh cepat dan cocok untuk musim semi hingga musim panas yang sejuk. Selain bermanfaat untuk memasak, aroma daunnya membantu mengusir nyamuk. Jika dibiarkan berbunga, bijinya bisa dipanen sebagai ketumbar kering.

13. Rosemary

Rosemary cocok ditanam dalam pot kecil di teras, ambang jendela, atau dekat meja makan outdoor. Aromanya membantu menciptakan penghalang alami terhadap nyamuk. Beberapa varietas rosemary juga cukup tahan terhadap cuaca dingin.

14. Lantana

Lantana efektif mengusir nyamuk berkat aroma daunnya yang kuat, terutama saat terkena panas matahari. Menempatkan pot lantana di area duduk outdoor dapat memberikan perlindungan alami hingga puluhan persen. Selain itu, bunganya juga menarik kupu-kupu.

15. Basil

Basil merupakan tanaman serbaguna yang bermanfaat sebagai bumbu dapur sekaligus pengusir nyamuk. Tanaman ini secara alami mengeluarkan minyak esensial yang tidak disukai nyamuk.

Varietas basil lemon, basil kayu manis, dan African blue basil dikenal paling efektif. Daunnya juga bisa digosokkan ke kulit untuk perlindungan tambahan.

Menanam tanaman anti nyamuk di rumah dan area outdoor merupakan langkah alami yang tidak hanya membantu mengurangi gangguan serangga, tapi juga mempercantik lingkungan. Meski tidak bisa sepenuhnya menggantikan metode pengendalian nyamuk lainnya, kombinasi berbagai tanaman aromatik ini dapat memberikan perlindungan ekstra sekaligus manfaat estetika dan fungsional bagi hunian Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Ini Waktu yang Tepat Menyiram Tanaman Setelah Hujan Deras

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Momen Kedekatan Prilly Latuconsina & Keluarga Gunawan Sudrajat, Kini Dianggap Anak 'Bungsu'

Mom's Life Amira Salsabila

Momen Amaira Anak Farah Quinn Jago Main Golf Sejak Usia 5 Tahun, Intip Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Atalia Praratya Ajak Warga Siapkan Tas Siaga Bencana, Intip Isinya yang Wajib Ada

Mom's Life Amira Salsabila

15 Tanaman Anti Nyamuk di Rumah dan Outdoor

Mom's Life Arina Yulistara

Cara Membuat Bayi Aktif agar Dapat Tidur Lebih Nyenyak Tidur di Malam Hari

Parenting Indah Ramadhani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Momen Kedekatan Prilly Latuconsina & Keluarga Gunawan Sudrajat, Kini Dianggap Anak 'Bungsu'

Momen Amaira Anak Farah Quinn Jago Main Golf Sejak Usia 5 Tahun, Intip Potretnya

15 Tanaman Anti Nyamuk di Rumah dan Outdoor

Cara Membuat Bayi Aktif agar Dapat Tidur Lebih Nyenyak Tidur di Malam Hari

7 Mitos Kesuburan yang Harus Berhenti Dipercaya, Penting saat Program Hamil

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK