MOM'S LIFE
Kebiasaan Minum Kopi Ini Bisa Picu Mikroplastik Masuk ke Tubuh Tanpa Disadari
Natasha Ardiah | HaiBunda
Kamis, 22 Jan 2026 13:40 WIBBanyak dari kita semua, termasuk Bunda di rumah, yang mungkin mengawali pagi harinya dengan minum secangkir kopi. Banyak orang yang lebih memilih untuk membeli kopi panas di kedai karena praktis untuk dibawa ke kantor.
Kebiasaan minum kopi tersebut memang terasa sangat praktis dan tampak tak berbahaya. Namun tanpa disadari banyak orang, gelas pada minuman kopi panas yang sering diminum bisa menyimpan risiko tersembunyi. Hal tersebut akan berisiko sangat besar apabila jika gelas yang digunakan berbahan plastik atau memiliki lapisan plastik di dalamnya.
Saat kopi panas dituangkan, panas dapat memicu pelepasan partikel plastik berukuran sangat kecil ke dalam minuman. Hal inilah yang membuat kebiasaan minum kopi harian patut mendapatkan perhatian lebih.
Penggunaan gelas kopi sekali pakai ternyata sangat besar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Jumlahnya bahkan mencapai ratusan miliar gelas setiap tahun di seluruh dunia.
Dilansir dari Science Direct, penelitian terbaru tahun 2026 dari Xiangyu Liu, dkk tentang Release of microplastics from commonly used plastic containers: Combines meta-analysis and case study menunjukkan panas menjadi faktor utama pelepasan mikroplastik dari gelas minum. Artinya, kebiasaan minum kopi dan jenis wadah yang digunakan berperan penting bagi kesehatan tubuh.
Hal tersebut semakin memperkuat bukti bahwa panas menjadi pendorong utama dalam pelepasan mikroplastik. Oleh karena itu, bahan gelas ketika Bunda membeli kopi di kedai menjadi sangat penting untuk diperhatikan daripada yang Bunda kira.
Apa itu mikroplastik?
Melansir dari laman The Conversation, mikroplastik merupakan fragmen plastik dengan ukuran yang sangat kecil, mulai dari 1 mikrometer hingga 5 miktometer. Ukuran ini bisa diperkiran dengan seukuran biji wijen.
Partikel-partikel tersebut bisa terbentuk ketika barang-barang plastik yang lebih besar terurai atau dapat dilepaskan langsung dari produk selama penggunaan yang normal. Partikel-partikel ini akhirnya masuk ke lingkungan kita, makanan kita, bahkan bisa masuk ke dalam tubuh kita.
Belum ada penelitian lebih lanjut tentang seberapa bahaya mikroplastik yang tersisa di dalam tubuh manusia. penelitian mengenai hal ini sangat rentan terhadap kontaminasi dan sangat sulit untuk mengukur secara akurat kadar partikel sekecil itu di dalam jaringan manusia.
Selain itu, para ilmuwan juga masih mengumpulkan informasi mengenai apa arti mikroplastik bagi kesehatan manusia dalam jangka panjang. Penelitian lebih lanjut tentu saja sangat dibutuhkan, tetapi ada baiknya juga bagi Bunda untuk menyadari potensi sumber mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari agar sebaiknya dapat dihindari.
Pengaruh suhu terhadap mikroplastik dalam kebiasaan minum kopi
Bagi Bunda yang memiliki kebiasaan minum kopi pasti menyadari bahwa suhu menjadi salah satu faktor yang paling menonjol terhadap adanya mikroplastik. Hal ini dikarenakan suhu yang sangat tinggi mampu menimbulkan adanya mikroplastik.
Seiring meningkatnya suhu cairan kopi di dalam wadah berbahan plastik, maka pelepasan mikroplastik umumnya juga akan meningkat. Dalam sebuah studi yang dilansir dari The Conversation, melaporkan bahwa pelepasan partikel-partikel plastik tersebut berkisar dari beberapa ratus partikel hingga lebih dari 8 juta partikel per liter.
Dikutip dari laman Leravi, cairan panas yang terdapat dalam minuman kopi dan diletakkan dalam gelas plastik juga dapat meningkatkan pelepasan zat-zat lain seperti bisfenol dan ftalat. Zat-zat tersebut umumnya digunakan dalam plastik.
Jika Bunda masih sering membeli kopi panas di luar menggunakan gelas plastik sebagai wadahnya, Bunda perlu berhati-hati akan bahaya mikroplastik yang bisa saja masuk ke dalam tubuh tanpa disadari.
Cara mengurangi risiko tanpa harus berhenti dari kebiasaan minum kopi
Terdapat cara yang tepat untuk mengurangi risiko masuknya mikroplastik ke dalam tubuh tanpa harus berhenti dari kebiasaan minum kopi. Perubahan kecil ini dapat secara signifikan mengurangi paparan masuknya mikroplastik dan zat-zat berbahaya lainnya ke dalam tubuh.
Bunda bisa menggunakan cangkir atau gelas yang dapat digunakan kembali dan terbuat dari kaca, stainless steel, hingga keramik. Bahan-bahan tersebut tidak akan melepaskan mikroplastik jika diberikan cairan atau minuman panas, seperti kopi.
Bunda juga dapat menghindari untuk menuangkan cairan mendidih langsung ke dalam wadah berbahan plastik. Jika Bunda sedang membeli kopi di kedai, Bunda mungkin dapat meminta kepada barista untuk membuat kopi menjadi sedikit lebih dingin sebelum dituangkan ke dalam wadah plastik.
Kebiasaan minum kopi yang terlihat biasa saja bagi banyak orang bisa menjadi hal berbahaya apabila kita tidak mengetahui bahaya dari miktoplastik. Jadi, Bunda tetap memperhatikan penggunaan wadah kopi ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
David Beckham Buktikan Asma Bukan Penghalang Jadi Atlet Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Orang Indonesia Banyak Makan Plastik, Terbanyak dari 10 Sumber Makanan Ini
14 Daftar Makanan yang Banyak Terkontaminasi Mikroplastik, Daging hingga Garam Himalaya
Peneliti Temukan Mikroplastik di Otak Manusia, Ini Kata Pakar
Bahan Mikroplastik pada Masker Bisa Rusak Paru-paru? Ini Kata Ahli
TERPOPULER
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya
11 Ciri Pasangan Suportif yang Membuatmu Merasa Didengar, Dihargai, dan Dicintai
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Sosok Orang Terkaya Baru di Asia, Hartanya Tembus Rp1.600 Triliun
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
11 Ciri Pasangan Suportif yang Membuatmu Merasa Didengar, Dihargai, dan Dicintai
Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya
Resep Minuman Jahe untuk Bantu Jaga Kesehatan Paru-paru, Bikin Buat Keluarga di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Gaya Gendong Bayi Ala Alyssa Daguise, Ini Alternatif Baby Carrier yang Lebih Terjangkau
-
Beautynesia
Get The Look: Ide Gaya Kebaya Kasual ala Enzy Storia yang Pas untuk Hangout
-
Female Daily
ROSÉ Comeback Lewat “new trick”, Tampil Playful dengan Nuansa Pop-Rock dan Visual 2000-an
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pesona Amanda Rigby Jadi Pengantin Jawa Berpaes saat Dinikahi Andre Taulany
-
Mommies Daily
Rekomendasi Film Jepang Dewasa untuk Ditonton Bareng Pasangan, Biar Makin Intim