moms-life
7 Kebiasaan Baik untuk Mengurangi Stres dan Cemas
HaiBunda
Jumat, 06 Feb 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
Stres dan kecemasan kerap hadir dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin ada orang yang mampu mengelolanya, tetapi sebagian yang lain masih kesulitan. Untuk mengurangi dampaknya, Bunda dapat menerapkan beberapa kebiasaan baik.
Ketika merasakan ancaman atau bahaya, tubuh akan menghadapi tantangan tersebut dengan melepaskan hormon stres, mengencangkan otot, meningkatkan tekanan darah, membuat jantung dan paru-paru bekerja lebih keras, serta melepaskan sejumlah besar lemak dan gula untuk memberi Bunda energi.
Ketika bahaya mereda, tubuh kembali beroperasi dengan normal. Namun, jika mengalami stres dan kecemasan cukup sering, responsnya dapat menyebabkan kerusakan berkelanjutan, termasuk peradangan kronis.
Hal ini secara tajam dapat meningkatkan risiko banyak penyakit seperti demensia, penyakit jantung, dan stroke. Oleh karena itu, Bunda perlu mengatasi kondisi ini dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih positif dan sehat.
7 Kebiasaan baik untuk mengurangi stres dan cemas
Tindakan kecil dan sederhana dapat membuat perbedaan besar bagi kesejahteraan mental, jika Bunda melakukannya secara konsisten. Berikut beberapa kebiasaan baik untuk mengurangi stres dan cemas:
1. Tingkatkan aktivitas fisik
Dilansir dari laman Healthline, sebuah penelitian terhadap 185 mahasiswa menemukan bahwa berpartisipasi dalam latihan aerobik sebanyak 2 hari per minggu secara signifikan mengurangi stres yang dirasakan secara keseluruhan dan stres yang dirasakan akibat ketidakpastian.
Centers for Desease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan 150 menit olahraga intensitas sedang per minggu, serta dua hari aktivitas penguatan otot.
Jika saat ini kurang aktif, mulailah dengan aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau bersepeda. Memilih aktivitas yang disukai dapat membantu meningkatkan peluang untuk terus melakukannya dalam jangka panjang.
2. Konsumsi makanan seimbang
Mengurangi asupan makanan dan minuman olahan serta mengonsumsi lebih banyak makanan utuh dapat membantu memastikan tubuh ternutrisi dengan baik, dan dapat meningkatkan ketahanan terhadap stres.
Bunda dapat memilih makanan utuh dapat mencakup sayuran, buah-buahan, kacang, ikan, hingga biji-bijian.
3. Membatasi screen time dan mengalihkan pandangan
Sebuah tinjauan literatur tahun 2021 menunjukkan bahwa beberapa penelitian telah mengaitkan penggunaan smartphone yang berlebihan dapat meningkatkan stres. Waktu yang dihabiskan di depan layar juga dapat berdampak negatif pada tidur yang berkaitan dengan stres.
Dilansir dari laman Stanford, saat bekerja di depan komputer, melihat ke luar jendela selama 30 detik beberapa kali sehari dapat membantu sistem saraf merasakan rasa aman dan tenang.
4. Memiliki tidur yang cukup
Dilansir dari laman Harvard Health Publishing, cara terbaik lainnya yang dapat Bunda lakukan untuk mengurangi stres adalah tidur setidaknya tujuh jam per hari.
Stres dapat menyebabkan Bunda kesulitan tidur. Namun, tidur adalah waktu ketika otak dan tubuh mengisi ulang energi. Seberapa baik dan berapa lama Bunda tidur dapat memengaruhi suasana hati, tingkat energi, fokus, dan fungsi keseluruhan.
Jika mengalami masalah tidur, pastikan memiliki rutinitas tidur yang tenang dan santai. Misalnya, sambil mendengarkan musik yang bikin tenang, pastikan suhu kamar sejuk, gelap, dan tenang.
5. Buat jurnal
Menuliskan pikiran dan perasaan Bunda dapat menjadi cara yang baik untuk melepaskan perasaan yang terpendam.
Hindari memikirkan apa yang akan ditulis, biarkan itu terjadi secara alami atau tiba-tiba. Tulis apa pun yang terlintas di pikiran Bunda. Tidak ada orang lain yang perlu membacanya. Jadi, tidak perlu berusaha untuk menulisnya dengan tata bahasa atau ejaan yang sempurna.
6. Interaksi dengan orang lain
Kontak sosial adalah pereda stres yang baik karena dapat memberikan pengalihan perhatian, dukungan, dan membantu menghadapi pasang surut kehidupan.
Jadi, luangkan waktu untuk minum kopi bersama teman, bertukar pesan dengan orang-orang terdekat, atau mengunjungi tempat ibadah.
Jika punya lebih banyak waktu, mungkin Bunda juga dapat mencoba aktivitas menjadi sukarelawan untuk sebuah badan amal dan membantu orang lain.
7. Mengubah cara berpikir
Perhatian pemikiran yang cenderung negatif dan ganti dengan alternatif yang lebih realistis. Meyakini bahwa Bunda bisa menghadapi segala permasalahan yang ada dalam hidup dengan baik.
Nah, itulah beberapa kebiasaan baik yang mungkin dapat Bunda lakukan untuk mengurangi stres dan cemas. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Bunda Perlu Tahu, Ini Trik Sederhana Usir Stres Saat di Rumah
Mom's Life
Anniversary Mommies Daily ke-10 Ajak Bunda Lebih Peduli Kesehatan Mental
Mom's Life
Kenali Penyebab Stres yang Umum Terjadi, Mulai dari Kerja hingga Kehidupan Sehari-hari
Mom's Life
Studi Ungkap Mencuci Piring Bisa Redakan Stres, Ini Faktanya
Mom's Life
Ini Alasan Bunda Full IRT Rentan Alami Stres, Jangan Anggap Remeh ya!
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Zhao Lusi Bintang Hidden Love Sebelum Jatuh Sakit hingga Pakai Kursi Roda dan Akui Alami Depresi
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Fitur Wajah Ini Sering Dianggap Ciri Orang Baik, Ini Fakta Menariknya
Jarang Disadari, Ini 15 Keuntungan bila Bunda Tumbuh di Keluarga Besar
Ciri-ciri Orang Kurang Empati, Sering Ucapkan 11 Kalimat Menurut Studi Psikolog