Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Jam Tidur Berantakan Selama Ramadhan, Ini 7 Cara Mengatasinya

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Senin, 23 Feb 2026 08:55 WIB

Beautiful Asian muslim young woman sleeping - relaxing on the bed during the day. Cozy and relaxing lifestyle of modern muslim woman concept.
Ilustrasi Jam Tidur Berantakan Selama Ramadhan, Ini 7 Cara Mengatasinya/Foto: Getty Images/golfcphoto
Daftar Isi
Jakarta -

Selama menjalani ibadah puasa Ramadhan, mungkin jam tidur Bunda akan berantakan dan membutuhkan penyesuaian. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan.

Dengan perubahan kebiasaan makan, peningkatan praktik spiritual, dan pergeseran rutinitas harian, menjaga pola tidur yang sehat menjadi sangat penting. Namun, seringkali sulit dicapai.

Padahal tidur yang cukup sangat penting untuk kesehatan. Ini berkontribusi pada fungsi kognitif, pengaturan suasana hati, dan tingkat energi yang berkelanjutan.

Selama Ramadhan, jendela waktu yang singkat antara berbuka puasa dan sahur mungkin dapat menyulitkan untuk mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Oleh karena itu, Bunda perlu melakukan penyesuaian.

Dampak puasa pada tidur

Dilansir dari laman SSMC, penelitian ekstensif telah mengeksplorasi dampak puasa pada tidur. Ini mengungkapkan bahwa seseorang sering mengalami pengurangan durasi tidur sekitar 90 menit, dengan kualitas tidur juga terganggu.

Lebih lanjut, puasa dapat memengaruhi produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur-bangun, dan dapat mengurangi jumlah tidur yang memulihkan.

Rutinitas tidur sempurna selama Ramadhan kuncinya adalah fokus pada kualitas daripada kuantitas. Ubah pengalaman tidur dengan strategi yang lebih efektif.

Cara mengatasi jam tidur berantakan selama Ramadhan

Berikut beberapa cara sederhana yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi jam tidur yang berantakan:

1. Penyesuaian bertahap

Dilansir dari laman Times of India, mulailah dengan menyesuaikan jadwal tidur beberapa hari sebelum Ramadhan.

Ini dapat dimulai dengan tidur dan bangun sedikit lebih awal setiap hari hingga Bunda mencapai jadwal yang diinginkan.

2. Manfaatkan waktu tidur siang dengan bijak

Jika memungkinkan, tidur siang sebentar untuk membantu menjaga tingkat energi Bunda. Namun, sebaiknya hindari waktu tidur siang yang terlalu lama karena dapat mengganggu tidur malam Bunda. Mengutip laman Gulf News, jika digunakan dengan benar, tidur siang dapat meningkatkan konsentrasi, suasana hati, dan energi secara keseluruhan.

3. Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi

Bunda disarankan untuk minum banyak air di antara waktu berbuka puasa dan sahur untuk mencegah dehidrasi, yang dapat memengaruhi kualitas tidur.

4. Paparan cahaya

Paparkan diri pada sinar matahari alami di siang hari dan redupkan lampu di malam hari untuk membantu mengatur jam internal tubuh.

5. Makan makanan seimbang

Bunda perlu mengonsumsi makanan seimbang selama sahur dan berbuka puasa, termasuk protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat untuk memberikan energi berkelanjutan sepanjang hari.

Pastikan makanan Bunda memiliki campuran yang baik dari berbagai makanan seperti protein (dari makanan seperti daging, telur, atau kacang-kacangan), karbohidrat kompleks (ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian utuh dan sayuran), dan lemak sehat.

Campuran tersebut membantu memberikan Bunda energi yang bertahan sepanjang hari, membantu merasa kenyang, dan puas hingga waktu makan berikutnya.

6. Relaksasi penuh kesadaran

Lakukan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau peregangan ringan sebelum tidur untuk membantu menenangkan pikiran dan mempersiapkan tubuh untuk tidur.

Dengan memasukkan strategi-strategi ini ke dalam rutinitas, Bunda dapat mengelola siklus tidur dengan lebih baik.

7. Memprioritaskan tidur

Prioritaskan tidur daripada aktivitas larut malam, batasi penggunaan handphone dan bersosialisasi di jam tidur. Bunda dapat menggantinya dengan bersantai sebelum tidur sambil membaca buku.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi jam tidur yang berantakan selama Ramadhan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda