MOM'S LIFE
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Sahur Cuma Makan Mi Instan
Amira Salsabila | HaiBunda
Jumat, 20 Feb 2026 13:00 WIBSetiap muslim yang menjalani ibadah puasa Ramadhan dianjurkan untuk makan makanan seimbang dan bergizi saat sahur. Namun, jika waktunya sudah mepet, mi instan sering kali menjadi alternatif yang praktis.
Meski praktis dan bikin kenyang di awal, tak sedikit orang mengeluh baru beberapa jam berpuasa, perut sudah kembali keroncongan, tubuh terasa lemas, bahkan sulit berkonsentrasi.
Secara komposisi gizi, mi instan didominasi karbohidrat olahan dengan kandungan serat dan protein yang relatif rendah.
Kombinasi tersebut dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat, tetapi juga membuatnya turun lebih cepat, sehingga rasa lapar datang lebih awal. Belum lagi kandungan natrium yang cukup tinggi, yang berpotensi memicu rasa haus selama berpuasa.
Lantas, apa yang terjadi pada tubuh jika Bunda mengonsumsi mi instan saat sahur? Simak penjelasannya berikut ini.
Lonjakan gula darah yang cepat turun, bikin cepat lapar
Dilansir dari laman detikcom, mi instan pada dasarnya berbahan utama tepung terigu olahan (refined wheat flour) yang tinggi karbohidrat dan rendah serat. Karbohidrat jenis ini lebih cepat dicerna dan diserap tubuh dibandingkan karbohidrat kompleks utuh. Akibatnya, kadar glukosa darah meningkat lebih cepat setelah dikonsumsi.
Dalam ilmu gizi, kecepatan suatu makanan menaikkan gula darah diukur dengan indeks glikemik (IG).
Makanan dengan IG lebih tinggi cenderung memicu lonjakan glukosa darah yang lebih cepat. Setelah lonjakan tersebut, tubuh merespons dengan melepaskan hormon insulin untuk membantu memasukkan glukosa ke dalam sel.
Jika respons insulin cukup besar, kadar gula darah bisa turun relatif cepat dalam beberapa jam, yang kemudian memicu rasa lapar kembali lebih awal.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)