Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

7 Kesalahan Bersih-bersih yang Sering Dilakukan & Justru Bikin Rumah Lebih Kotor

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Kamis, 19 Mar 2026 09:25 WIB

Ilustrasi lap jendela
Ilustrasi 7 Kesalahan Bersih‑bersih yang Sering Dilakukan & Justru Bikin Rumah Lebih Kotor/Foto: Getty Images/Phimwilai Kitsuriya
Daftar Isi
Jakarta -

Membersihkan rumah membutuhkan waktu serta tenaga agar hasilnya maksimal. Sayangnya, tak sedikit orang tanpa sadar melakukan kesalahan saat bersih-bersih sehingga rumah justru menjadi lebih kotor.

Mulai dari menggunakan pembersih yang salah hingga mengikuti teknik yang tidak tepat, beberapa kegiatan tersebut hanya buang-buang waktu karena bisa menyebabkan kerusakan yang serius.

Konsekuensinya bisa berupa lantai kayu yang melengkung, pakaian bau apek, dan botol air berjamur, atau mungkin hasil yang lebih menjengkelkan seperti jendela yang bergaris-garis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


7 Kesalahan bersih-bersih yang sering dilakukan

Untuk menghindari kesalahan tersebut, ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan agar rumah tetap bersih:

1. Menggunakan pel basah untuk membersihkan lantai kayu

Dilansir dari laman Good Housekeeping, hindari menggunakan pel yang terlalu basah untuk membersihkan lantai kayu, atau membiarkan cairan apa pun menggenang di lantai tersebut.

Hal ini karena terlalu banyak air dapat menyebabkan kayu melengkung, atau lebih buruknya lagi berubah warna dan dapat menyebabkan pertumbuhan jamur.

Alternatifnya, gunakan semprotan atau kain pel mikrofiber lembap untuk membersihkan kotoran, noda, dan tumpahan makanan di lantai kayu. Keringkan sisa cairan dengan kain pel kering atau kain penyerap.

2. Terlalu banyak pakaian yang dicuci

Membebani mesin cuci secara berlebihan dan menggunakan terlalu banyak deterjen juga termasuk kesalahan saat bersih-bersih.

Memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam mesin cuci akan mencegah pakaian tercuci secara menyeluruh, dan juga dapat membebani mesin. Sementara itu, terlalu banyak deterjen dapat meninggalkan residu pada pakaian.

Hindari mencuci banyak pakaian dan selalu ukur deterjen. Bunda seharusnya bisa memasukkan satu tangan ke dalam tabung mesin cuci dan masih memiliki sedikit rumah untuk menggerakkannya.

3. Menyemprotkan cairan ke cermin

Siapa sangka? Menyemprotkan cairan pembersih ke cermin langsung ternyata dapat merusak kegiatan bersih-bersih di rumah. Terlebih lagi, jika Bunda membiarkannya sesaat setelah disemprot.

Hindari juga gerakan memutar saat mengelap cermin karena gerakan tersebut menghasilkan listrik statis yang menarik debu.

Untuk membersihkan cermin tanpa meninggalkan bekas goresan, semprotkan cairan pembersih ke kain atau handuk. Kemudian, usap cermin menggunakan gerakan berbentuk S, mulai dari atas dan terus ke bawah.

4. Tidak membersihkan botol secara menyeluruh

Sebagian besar dari kita mungkin tidak cukup membersihkan botol minum, dan mungkin gagal membersihkan semua celahnya.

Jamur dapat tumbuh di bawah bagian silikon jika tidak dilepas dan dibiarkan kering sepenuhnya.

Cara yang benar untuk membersihkannya adalah bongkar semua bagian botol air sebelum membersihkannya. Beri perhatian khusus pada corongnya. Bersihkan sedotan dengan sikat sedotan untuk menghilangkan kotoran yang menumpuk.

5. Kurang membersihkan stainless steel

Jika peralatan dapur berbahan stainless steel terlihat garis-garis atau tergores, mungkin Bunda membersihkannya dengan cara yang salah.

Pembersih serbaguna cenderung meninggalkan bekas garis-garis, sementara sikat abrasif dapat merusak lapisan permukaannya.

Untuk menghindari goresan dan noda, selalu gunakan pembersih yang khusus dibuat untuk membersihkan baja tahan karat. Gunakan mikrofiber dan usap searah seratnya.

6. Mengabaikan layar barang elektronik

Penting untuk menjaga kebersihan layar, tetapi teknik tertentu, seperti pembersih dengan bahan kimia keras atau spons abrasif, dapat menyebabkan kerusakan. Hindari juga menyemprotkan pembersih langsung ke layar.

Gunakan pembersih yang khusus dibuat untuk elektronik, baik itu tisu basah atau kain pembersih kering.

7. Membersihkan jendela di siang hari

Kesalahan paling umum dan mungkin jarang disadari adalah membersihkan jendela di hari yang cerah.

Lakukan pekerjaan ini di bawah terik matahari dan cairan pembersih akan mengering di jendela yang panas sebelum Bunda sempat mengelapnya. Hal ini dapat meninggalkan noda yang sulit dihilangkan.

Sebagai alternatif, cuci jendela pada hari yang mendung saat jendela masih dingin untuk menghindari noda.

Nah, itulah beberapa kesalahan umum yang perlu Bunda hindari saat bersih-bersih rumah. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda