HaiBunda

MOM'S LIFE

9 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf di Jakarta dan Fasilitas Lengkapnya

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Minggu, 08 Mar 2026 06:25 WIB
Masjid Istiqlal / Foto: Getty Images/iStockphoto/hanafichi

Itikaf menjadi salah satu ibadah yang banyak dilakukan umat Muslim, terutama pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), itikaf diartikan sebagai berdiam diri beberapa waktu di dalam masjid untuk beribadah serta menjauhkan pikiran dari urusan duniawi agar lebih fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam buku Tuntunan Ibadah Ramadan dan Hari Raya karya R. Syamsul dan M. Nielda disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW rutin melaksanakan itikaf pada waktu tersebut hingga beliau wafat, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis dari Aisyar r.a. 

أَنَّ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانِ. حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ. ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ


Artinya: "Bahwasanya Nabi SAW beri'tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan sampai beliau dipanggil Allah Azza wa Jalla, kemudian istri-istri beliau (meneruskan) beri'tikaf setelah beliau wafat." (HR Muslim).

Bagi Bunda yang tinggal di Jakarta dan ingin menjalankan itikaf dengan nyaman, berikut 9 rekomendasi masjid terdekat di Jakarta untuk itikaf lengkap dengan fasilitasnya.

Tata cara itikaf di masjid

Mengutip dari buku berjudul Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari dari Kandungan hingga Kematian karya Dr. Muh. Hambali, M.Ag dan buku karya Ustad Ammi Nur Baits, berikut tata cara itikaf di masjid yang bisa Bunda ikuti.

Membaca niat untuk melaksanakan itikaf

Langkah pertama sebelum melaksanakan itikaf adalah membaca niat. Dalam mazhab Syafi'i, seseorang dianjurkan menentukan niat itikaf secara jelas, apakah itikaf tersebut bersifat wajib karena nazar atau sunah.

Apabila itikaf dilakukan pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, maka hukumnya adalah sunah. Niat itikaf dapat dibaca sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْاِعْتِكَافَ فِي هَذَا المَسْجِدِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul I'tikafa fii haadzal masjidi sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat i'tikaf di masjid ini, sunah karena Allah ta'ala."

Berdiam diri di dalam masjid dengan tujuan beribadah

Setelah berniat, tata cara berikutnya adalah berdiam diri di dalam masjid. Selama menjalankan itikaf, waktu yang ada dianjurkan untuk diisi dengan berbagai ibadah, seperti memperbanyak dzikir, membaca tasbih, melakukan tafakur atau merenungkan kebesaran Allah, serta membaca Al-Qur'an.

Meskipun berdiam diri di masjid, ada beberapa hal yang tetap diperbolehkan saat itikaf, di antaranya:

  • Keluar dari masjid karena kebutuhan mendesak, seperti makan atau buang hajat yang tidak bisa dilakukan di dalam masjid.
  • Mengeluarkan sebagian anggota tubuh dari area masjid.
  • Makan, minum, tidur, dan berbicara secukupnya.
  • Berwudu di dalam masjid.
  • Melakukan aktivitas muamalah selain ibadah selama tidak melanggar aturan, kecuali kegiatan jual beli.
  • Menggunakan minyak rambut, parfum, atau hal serupa.

Menghindari perbuatan yang tidak bermanfaat selama i'tikaf

Selama menjalankan itikaf, seseorang dianjurkan untuk menjauhi perbuatan yang tidak memberikan manfaat. Sebaiknya waktu digunakan untuk memperbanyak amal ibadah dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika itikaf adalah doa memohon ampunan berikut:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku."

Di sisi lain, ada beberapa hal yang dapat membatalkan itikaf, yaitu:

  • Melakukan hubungan suami istri atau segala hal yang mengarah kepadanya.
  • Keluar dari masjid tanpa alasan yang dibenarkan.
  • Mengalami haid atau nifas.
  • Kehilangan kesadaran seperti gila atau mabuk.

Tempat dan waktu pelaksanaan itikaf

Ustaz Ammi Nur Baits dalam bukunya menjelaskan bahwa itikaf sebaiknya dilakukan di masjid yang digunakan untuk melaksanakan salat berjemaah. Masjid tersebut tidak harus menjadi tempat pelaksanaan salat Jumat, sehingga musala yang digunakan untuk salat berjemaah juga dapat dijadikan tempat itikaf.

Selain itu, umat Muslim dianjurkan mulai menjalankan itikaf pada malam ke-21 Ramadan setelah waktu Magrib.

Kemudian, pada pagi harinya setelah salat Subuh tanggal 21 Ramadan, seseorang dapat memasuki tempat khusus untuk itikaf, seperti tenda kecil atau area yang diberi sekat di dalam masjid.

Amalan sunnah yang dianjurkan saat itikaf

Terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan saat itikaf, seperti:

1. Memperbanyak doa kepada Allah SWT

Selama itikaf, seseorang dianjurkan untuk sering memanjatkan doa, memohon ampunan, serta meminta kebaikan di dunia dan akhirat.

2. Berdzikir dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Mengisi waktu dengan zikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir serta memperbanyak salawat kepada Nabi.

3. Membaca dan mengkaji Al-Qur'an

Membaca Al-Qur'an serta merenungkan maknanya menjadi amalan utama ketika itikaf karena dapat menambah keimanan dan ketenangan hati.

4. Mempelajari hadis dan ilmu agama

Waktu itikaf juga dapat dimanfaatkan Bunda untuk mempelajari hadis nabi atau membaca buku-buku keislaman yang dapat menambah wawasan keagamaan.

5. Melaksanakan salat sunnah

Umat Muslim dianjurkan mengerjakan berbagai salat sunnah, seperti salat tahiyatul masjid maupun salat sunnah lainnya selama berada di masjid.

Rekomendasi masjid untuk itikaf di Jakarta dan fasilitas lengkapnya

Berikut ini rekomendasi masjid terdekat untuk itikaf di Jakarta lengkap dengan fasilitasnya.

1. Masjid Agung Sunda Kelapa

Rekomendasi masjid untuk itikaf di Jakarta yang pertama adalah Masjid Agung Sunda Kelapa. Selama Ramadan, masjid ini mengadakan program itikaf dengan rangkaian kegiatan seperti salat Tarawih, ceramah, tadarus Al-Qur’an, qiyamullail, hingga sahur bersama.

Fasilitasnya juga cukup lengkap, mulai dari ruangan ber-AC, karpet tebal yang bersih, tempat wudhu luas, banyak toilet, serta berbagai penjual makanan di sekitar masjid.

  • Alamat: Jl. Taman Sunda Kelapa No.16, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310

2. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal menjadi salah satu pilihan favorit untuk itikaf di Jakarta karena kapasitasnya yang sangat besar sehingga jemaah bisa beribadah dengan lebih leluasa dan nyaman. Masjid ini juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung selama Ramadan, seperti hidangan berbuka puasa dan sahur gratis bagi jemaah.

Selain itu, area salatnya dikenal bersih dan luas, jumlah toiletnya banyak, serta tersedia fasilitas tambahan seperti power bank untuk membantu kebutuhan jemaah selama beribadah di masjid.

  • Alamat: Jalan Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710

3. Masjid Baitul Ihsan (Masjid Bank Indonesia)

Masjid Baitul Ihsan yang berada di kompleks Bank Indonesia dikenal luas, bersih, dan nyaman untuk itikaf. Masjid ini memiliki fasilitas lengkap seperti karpet tebal, ruangan ber-AC, serta banyak toilet.

Selama Ramadan, terutama pada 10 malam terakhir, biasanya diadakan rangkaian ibadah mulai dari buka puasa bersama, salat tarawih, ceramah, hingga tahajud berjemaah, serta sahur bersama.

  • Alamat: Komplek Bank Indonesia, Jl. Budi Kemuliaan No.23 2, RT.2/RW.3, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110

4. Masjid Raya Pondok Indah

Masjid Raya Pondok Indah memiliki area yang sangat luas sehingga mampu menampung banyak jemaah, terutama saat Ramadan. Meski mengusung konsep ruang terbuka, suasana di dalam masjid tetap terasa nyaman dan tidak panas.

Masjid ini terdiri dari dua lantai serta pelataran yang luas. Selain itu, tersedia dua layar besar di setiap lantai yang memudahkan jemaah melihat dan mengikuti ceramah khatib dengan jelas.

  • Alamat: Jl. Sultan Iskandar Muda No.1, Pd. Pinang, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12310

5. Masjid Agung At-Tin

Masjid Agung At-Tin menjadi salah satu pilihan tempat itikaf di Jakarta karena kondisinya yang terawat dan nyaman untuk beribadah. Meskipun bangunannya sudah cukup lama, kebersihan area masjid, termasuk toilet dan tempat wudhu, tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, area parkir untuk mobil dan motor sangat luas sehingga memudahkan jemaah yang datang. Pada bulan Ramadan, panitia juga biasanya menyediakan makan sahur bagi peserta itikaf yang telah melakukan pendaftaran sebelumnya.

  • Alamat: Jl. Taman Mini I No.3, RW.3, Pinang Ranti, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13560

6. Masjid Jakarta Islamic Center (JIC)

Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) menjadi salah satu pilihan tempat itikaf di Jakarta karena memiliki area yang luas dan suasana yang sejuk berkat banyaknya pepohonan di sekitarnya.

Selain itu, desain masjid yang indah juga memberikan suasana yang menenangkan sehingga cocok menjadi tempat untuk beribadah sekaligus menenangkan pikiran saat menjalankan itikaf.

  • Alamat: Jl. Kramat Jaya Raya No.1, RT.6/RW.1, Tugu Utara, Kec. Koja, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14260

7. Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta

Masjid Fatahillah yang berada di kawasan Balai Kota DKI Jakarta juga cocok menjadi tempat itikaf. Masjid ini dikenal bersih, terawat, dan memiliki suasana yang sejuk.

Selain itu, program itikaf di masjid ini biasanya diisi dengan kajian keislaman yang menghadirkan ustaz ternama. Fasilitasnya juga memadai, mulai dari area salat dengan karpet tebal, hingga tempat wudu dan toilet yang bersih.

  • Alamat: Jl. Medan Merdeka Sel. No.8-9 11, RT.11/RW.2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110

8. Masjid Nurul Iman Blok M Square

Masjid Nurul Iman yang terletak di lantai atas Blok M Square ini dikenal luas, bersih, serta nyaman untuk beribadah. Area salat laki-laki dan perempuan dipisahkan dengan akses masuk berbeda.

Fasilitasnya cukup lengkap, seperti tempat penitipan alas kaki, area wudu, toilet, serta peminjaman perlengkapan salat seperti sarung, mukena, dan Al-Qur'an.

  • Alamat: Bl. M Square, Mall Jl. Melawai 5 No.3, RT.3/RW.1, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160

9. Masjid Al-Azhar

Rekomendasi masjid untuk itikaf di Jakarta yang terakhir adalah Masjid Al-Azhar. Meski berada di tengah kota, suasana di masjid ini relatif tenang dan tidak terlalu bising, sehingga jemaah tetap bisa khusyuk dalam beribadah.

Masjid yang berada di kompleks Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), biasanya mengadakan berbagai kegiatan selama itikaf seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur'an, tausiah, hingga kajian keislaman.

  • Alamat: Jl. Sisingamangaraja No.1, RT.2/RW.1, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110

Itu dia rekomendasi masjid untuk itikaf di Jakarta yang bisa menjadi pilihan Bunda untuk mengisi 10 malam terakhir Ramadan dengan lebih khusyuk.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Hotel Bukber Keluarga di Jakarta Selatan yang Ramah di Kantong

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

13 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menimbun Barang di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

4 Nama Anak Jennifer dan Irfan Bachdim Beserta Arti & 30 Rangkaian Namanya

Nama Bayi Indah Ramadhani

7 Ciri Kepribadian Orang dengan Empati Tinggi, Apakah Kamu Salah Satunya?

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Curhat Hillary Duff Kenang Masa Menyusui, Menyesal Dulu Terlalu Perfeksionis

Menyusui Amrikh Palupi

9 Rekomendasi Masjid untuk Itikaf di Jakarta dan Fasilitas Lengkapnya

Mom's Life Azhar Hanifah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Kepribadian Orang dengan Empati Tinggi, Apakah Kamu Salah Satunya?

Meninggal Dunia, Vidi Aldiano Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Hari Ini

Perkembangan Bayi 12 Bulan Menuju Toddler, Bunda Perlu Tahu

4 Nama Anak Jennifer dan Irfan Bachdim Beserta Arti & 30 Rangkaian Namanya

13 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Menimbun Barang di Rumah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK