Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

8 Cara Melakukan Diet setelah Lebaran, Bantu Turunkan Berat Badan

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Minggu, 15 Mar 2026 19:15 WIB

Ilustrasi minum
Ilustrasi 8 Cara Melakukan Diet setelah Lebaran/Foto: Getty Images/Prostock-Studio
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, banyak orang mulai menjalani diet setelah Lebaran untuk mengembalikan pola makan yang lebih teratur. Selama Ramadhan, tubuh terbiasa menahan lapar dan dahaga sejak fajar hingga matahari terbenam sehingga perubahan rutinitas saat Idul Fitri sering memicu kenaikan berat badan.

Hidangan khas hari raya yang kaya santan, gula, serta tinggi kalori juga sering disantap dalam jumlah lebih banyak ketika kumpul bersama keluarga.

Kebiasaan tersebut tentu membuat angka pada timbangan Bunda mudah meningkat tanpa disadari. Meski begitu, tak perlu khawatir karena ada berbagai langkah sederhana yang dapat diterapkan di rumah untuk mengendalikan asupan makan sekaligus menjaga berat badan ideal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


8 Cara melakukan diet setelah Lebaran

Makan terlalu banyak, terutama yang tinggi lemak atau gula, dapat menyebabkan kenaikan berat badan seiring waktu. Berikut beberapa cara diet yang dapat Bunda lakukan setelah Lebaran:

1. Perhatikan ukuran porsi

Dilansir dari laman Diabetes UK, menyadari ukuran porsi dapat membantu Bunda mengelola kadar gula darah dan menghindari makan lebih dari yang direncanakan.

Cobalah untuk mengonsumsi banyak sayuran karena ini akan membantu merasa lebih kenyang, dan berhenti makan sebelum merasa kenyang sepenuhnya. Bunda juga bisa mencoba menggunakan piring atau mangkuk yang lebih kecil untuk membantu mengelola porsi makan.

2. Konsumsi serat yang cukup

Kacang-kacangan, seperti buncis, kacang merah, dan lentil merupakan sumber serat yang baik dan menyediakan protein nabati yang secara alami rendah garam dan lemak jenuh.

Menggunakan kacang-kacangan ini untuk menggantikan sebagian daging merah atau daging olahan akan mengurangi asupan garam dan lemak jenuh.

Dalam jangka panjang, mengurangi konsumsi garam dan lemak jenuh juga akan membantu menjaga tekanan darah tetap rendah dan jantung lebih sehat.

3. Perhatikan makanan bersantan

Makanan yang mengandung santan saat Lebaran sering kali menggoda. Namun, nyatanya makanan tersebut dapat mengandung lemak jenuh yang tinggi dan tidak baik untuk kesehatan pembuluh darah.

Oleh karena itu, sebaiknya Bunda mengonsumsi makanan ini tidak terlalu banyak atau tidak perlu menambah porsi. Selain itu, makanan bersantan juga sebaiknya jangan disimpan terlalu lama dan sering dihangatkan, ya, Bunda.

4. Pilih lauk rendah lemak

Makanan yang tinggi lemak hewani bisa meningkatkan kolesterol dalam darah dan risiko obesitas. Oleh karena itu, Bunda disarankan untuk memilih lauk yang mengandung sedikit lemak, seperti ikan-ikanan atau ayam yang kulitnya sudah dipisahkan.

5. Banyak minum air putih

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh tentu sangat penting. Asupan air membantu tubuh untuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh.

Terlebih lagi, setelah puasa selama sebulan penuh, kadar glikogen dalam tubuh akan meningkat. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi banyak air putih, tubuh akan menormalkan kembali kadarnya.

6. Hindari minuman manis

Bunda juga perlu membatasi konsumsi minuman manis. Sebab, minuman tersebut memiliki kandungan gula yang cukup tinggi dan dapat menimbun kalori.

7. Makan buah sebagai makanan penutup

Alih-alih makan kue atau camilan manis, lebih baik mengonsumsi buah sebagai makanan penutup. Pasalnya, kandungan serat dalam buah bisa menurunkan kolesterol.

8. Olahraga secara rutin

Penting juga meluangkan waktu untuk latihan fisik. Olahraga secara rutin dapat membantu Bunda menurunkan kadar glukosa darah, tekanan darah, dan lemak dalam darah. Cobalah untuk tetap aktif, misalnya dengan berjalan kaki.

Nah, itulah beberapa cara diet setelah Lebaran yang dapat Bunda lakukan di rumah dengan mudah. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda