MOM'S LIFE
Cara Diet Ampuh untuk Mengembalikan BB Ideal yang Naik setelah Lebaran
Arina Yulistara | HaiBunda
Senin, 16 Mar 2026 12:05 WIBBerat badan sering naik setelah Lebaran? Mungkin bisa mencoba cara diet ampuh untuk mengembalikan berat badan ideal yang naik setelah Hari Raya.
Setelah perayaan Lebaran, banyak orang mulai menyadari berat badan mereka bertambah. Hal ini bukan tanpa alasan. Selama Hari Raya, berbagai hidangan khas seperti opor ayam, rendang, sambal goreng ati, ketupat, hingga kue kering manis biasanya disantap dalam jumlah lebih banyak dari biasanya. Kombinasi makanan bersantan, berlemak, dan tinggi gula ini sering membuat angka timbangan naik beberapa kilogram.
Meski demikian, kenaikan berat badan setelah Lebaran bukanlah hal yang tidak bisa diatasi. Dengan pola diet yang tepat, berat badan bisa kembali ke kondisi ideal secara bertahap.
Para ahli menyarankan agar Bunda tidak tergoda dengan program diet instan, tapi memilih pola makan sehat yang aman dan dapat dijalani dalam jangka panjang. Banyak program diet menjanjikan penurunan berat badan secara cepat.
Mengutip Mayo Clinic, para ahli kesehatan mengingatkan agar tidak mudah tergiur dengan klaim tersebut. Diet yang terlalu ekstrem, seperti memangkas kalori secara drastis atau menghilangkan kelompok makanan tertentu, berisiko menimbulkan masalah kesehatan.
Sebaliknya, pendekatan yang lebih aman dengan menurunkan berat badan secara perlahan namun konsisten. Para pakar merekomendasikan penurunan berat badan sekitar 0,5 hingga 1 kg per minggu. Cara ini dinilai lebih realistis sekaligus membantu tubuh beradaptasi dengan pola hidup baru.
Yuk sesuaikan gaya hidup dengan pola diet Bunda agar bisa mengembalikan berat badan ideal yang naik setelah Lebaran.
Cara diet sesuai gaya hidup agar BB kembali normal setelah Lebaran
Tidak ada satu pola diet yang cocok untuk semua orang. Setiap orang memiliki kebutuhan, kebiasaan, dan preferensi yang berbeda. Untuk itu, penting memilih pola diet yang realistis dan sesuai dengan gaya hidup sehari-hari.
Sebelum memulai diet, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Misalnya saja, pengalaman diet sebelumnya, jenis makanan yang disukai, dukungan dari lingkungan sekitar, serta anggaran yang tersedia.
Beberapa program diet bahkan mengharuskan Bunda membeli makanan khusus atau suplemen tertentu sehingga perlu dipastikan apakah program tersebut sesuai dengan kondisi finansial. Jika tidak cocok maka tak perlu dipaksakan, Bunda.
1. Terapkan pola makan seimbang
Diet yang sehat seharusnya tidak menghilangkan kelompok makanan tertentu, tapi mengatur porsinya agar seimbang. Pola makan yang dianjurkan umumnya mencakup berbagai jenis makanan bergizi, seperti sayur dan buah, biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, sumber protein tanpa lemak, serta kacang-kacangan.
Selain itu, penting untuk membatasi konsumsi makanan tinggi gula, minuman manis, serta makanan berlemak tinggi. Kalori dari makanan tersebut biasanya tidak memberikan banyak nutrisi bagi tubuh.
Pola makan yang bervariasi juga membantu menjaga motivasi dalam menjalani diet. Jika menu makanan terlalu membosankan atau terlalu ketat maka cenderung lebih mudah menyerah dan kembali ke kebiasaan lama.
2. Perbanyak aktivitas fisik
Diet sehat sebaiknya diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup. Olahraga dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori sekaligus menjaga massa otot selama proses penurunan berat badan.
Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam ringan sudah cukup membantu meningkatkan kebugaran tubuh.
Selain itu, mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama juga dapat berkontribusi pada pengeluaran energi harian. Olahraga juga memiliki manfaat tambahan bagi kesehatan, seperti meningkatkan kesehatan jantung, memperbaiki suasana hati, serta membantu menjaga berat badan stabil setelah diet berhasil.
3. Catat pola makan dan tetapkan target
Salah satu kunci keberhasilan diet adalah kesadaran terhadap apa yang dikonsumsi setiap hari. Mencatat makanan yang dimakan serta aktivitas fisik yang dilakukan dapat membantu Bunda memahami kebiasaan yang perlu diperbaiki.
Selain itu, menetapkan target kecil setiap hari juga dapat meningkatkan motivasi. Bunda bisa mengurangi minuman manis, menambah porsi sayur, atau berjalan kaki selama 30 menit setiap hari.
4. Konsisten
Menurunkan berat badan bukan hanya soal mengikuti diet tertentu dalam waktu singkat, tetapi tentang membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Banyak orang berhasil menurunkan berat badan, namun kembali naik karena kembali pada pola makan lama setelah diet selesai.
Karena itu, para ahli menekankan pentingnya perubahan gaya hidup secara menyeluruh, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan sehari-hari. Kombinasi antara diet sehat dan aktivitas fisik yang rutin menjadi cara paling efektif untuk menurunkan berat badan sekaligus mempertahankannya dalam jangka panjang.
5. Konsultasi dengan pakar
Sebelum memulai program diet, ada baiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan seperti dokter atau ahli gizi. Hal ini penting terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, penyakit jantung, atau alergi makanan.
Melalui konsultasi tersebut, Bunda dapat memperoleh panduan diet yang sesuai dengan kondisi tubuhnya. Tenaga kesehatan juga dapat memberikan saran mengenai jenis olahraga yang aman serta membantu memantau perkembangan program penurunan berat badan.
Dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat setelah Lebaran, berat badan yang sempat naik akibat konsumsi makanan bersantan, daging, dan kue manis selama Hari Raya dapat kembali turun secara bertahap.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Anti Boros Gas, Ini 5 Cara Merebus Ketupat Agar Matang Sempurna dan Tahan Lama
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ingin Turunkan Berat Badan? Coba 12 Cara Diet Alami Ini, Bun
Tips Diet Ala Instruktur Pound Fit, Bisa Susut Hingga 24 Kg
Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Tanpa Konsumsi Pelangsing
7 Langkah Turunkan Berat Badan 10 Kg dalam 2 Bulan, Pakai Aturan 80-20
TERPOPULER
Sering Muntah Setelah Makan Stroberi, Anak Ini Ternyata Mengidap Tumor Otak
Diskon Tarif Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran 2026
Dari X AE A-XII hingga Dia Sekala Bumi, Ini 5 Nama Anak Artis dan Pulic Figure Paling Unik
Campak pada Ibu Hamil, Ketahui Cara Mencegah dan Penanganannya
Ibunda Vidi Aldiano Doakan Sheila Dara agar Lebih Kuat Menjalani Kehidupan
REKOMENDASI PRODUK
5 Obat Anti Mabuk Perjalanan untuk Anak agar Nyaman & Bebas Mual
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bakso Kemasan Enak dan Terjangkau, Daging Sapi Berkualitas!
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Anak untuk Daya Tahan Tubuh Selama Libur Lebaran
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Android TV Box Terbaik & Terjangkau untuk Streaming dan Gaming 2026
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Tas Brand Lokal untuk Ibu & Mertua di Bawah Rp500 Ribu, Bagus Semua!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Campak pada Ibu Hamil, Ketahui Cara Mencegah dan Penanganannya
Sering Muntah Setelah Makan Stroberi, Anak Ini Ternyata Mengidap Tumor Otak
Diskon Tarif Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran 2026
Dari X AE A-XII hingga Dia Sekala Bumi, Ini 5 Nama Anak Artis dan Pulic Figure Paling Unik
'KPop Demon Hunters' Raih Piala Oscar! Sabet Kategori Film Animasi & Lagu Original Terbaik
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
'Undercover Miss Hong' Disebut Sebagai Drakor Aksi Terbaik di Netflix
-
Beautynesia
5 Makanan yang Sebaiknya Nggak Dicuci Sebelum Dimasak, Salah Satunya Ayam
-
Female Daily
Light+ by Wardah Luncurkan Calm + Reset Serum Moisturizer yang Redakan Jerawat!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Promo Ramadan Trans Fashion! Beli 1 Gratis 1 & Diskon Tambahan Hingga 10%
-
Mommies Daily
Mudik Hemat Lebaran 2026: Daftar Tol Gratis dan Diskon Tarif hingga 30%