Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

10 Barang Elektronik di Rumah yang Paling Boros Listrik, Cek Penggunaannya!

Arina Yulistara   |   HaiBunda

Selasa, 31 Mar 2026 12:40 WIB

Female hand opening a refrigerator door for find the food and ingredient preparing to cooking in their home.
Ilustrasi barang elektronik di rumah yang paling boros listrik / Foto: Getty Images/Siewwy84
Daftar Isi

Bunda pasti punya barang-barang di sini. Simak deretan barang elektronik di rumah yang paling boros listrik.

Penggunaan listrik di rumah sering kali terasa membengkak tanpa disadari. Banyak orang mengira bahwa mematikan perangkat elektronik sudah cukup untuk menghentikan konsumsi energi.

Faktanya, tidak selalu demikian. Sejumlah perangkat tetap menyedot listrik meski terlihat tidak aktif, kondisi ini dikenal sebagai 'energy vampire' atau vampir energi.

Fenomena ini terjadi karena beberapa alat tetap menjalankan fungsi tertentu meski tidak digunakan, seperti menampilkan jam digital, menjaga koneksi internet, atau mempertahankan suhu. Tanpa disadari, konsumsi listrik kecil yang terus-menerus ini dapat menumpuk dan meningkatkan tagihan bulanan.

Para pakar energi pun mengingatkan bahwa memahami perangkat boros listrik menjadi langkah awal untuk berhemat. Mengutip Martha Stewart, tidak semua perangkat yang terhubung ke listrik otomatis menjadi vampir energi.

Perangkat dengan layar digital atau selalu terhubung ke jaringan biasanya tetap mengonsumsi daya walaupun tidak digunakan. Jadi, apa saja perangkat elektronik di rumah yang paling boros listrik? Simak daftarnya yuk, Bunda.

Barang elektronik di rumah yang paling boros listrik

Berikut deretan barang elektronik di rumah Bunda yang paling boros listrik.

1. Water heater

Pemanas air atau water heater menjadi salah satu penyumbang terbesar konsumsi listrik di rumah. Menurut ahli pipa, Aaron Adams, alat ini bekerja tanpa henti.

Water heater terus menjaga air tetap panas sepanjang waktu. Pada model lama, biasanya terdapat endapan di dalam tangki yang menghambat proses pemanasan sehingga alat harus menggunakan energi lebih besar,” ujarnya.

Water heater listrik bahkan bisa menggunakan hingga 4.000 watt saat memanaskan air.

2. AC

Perangkat pendingin dan pemanas ruangan menyumbang porsi terbesar dalam konsumsi listrik rumah tangga. Bahkan bisa mencapai sekitar 40 persen.

Penggunaan AC secara berlebihan dapat membuat tagihan listrik melonjak drastis. Mengombinasikan penggunaan AC dengan kipas angin bisa menjadi solusi yang lebih efisien.

3. Kulkas

Kulkas merupakan perangkat yang selalu menyala sepanjang hari. Untuk itu, konsumsi listriknya cukup besar.

Menjaga karet pintu tetap rapat dan tidak sering membuka-tutup kulkas dapat membantu menghemat energi. Selain itu, kulkas yang terisi justru lebih efisien dibandingkan yang kosong.

4. Mesin cuci dan pengering

Mesin cuci dengan air panas membutuhkan energi lebih besar. Sementara itu, pengering pakaian dikenal sebagai salah satu perangkat paling boros listrik.

Bunda bisa menggunakan air dingin saat mencuci dan menjemur pakaian secara alami bisa menghemat energi secara signifikan.

5. Dishwasher

Meski efisien dalam penggunaan air, dishwasher tetap membutuhkan listrik dalam jumlah besar. Coba gunakan mode hemat energi (eco) dan menjalankan mesin saat penuh menjadi cara efektif untuk menekan konsumsi listrik.

6. Oven listrik

Oven membutuhkan daya besar untuk menghasilkan panas tinggi. Proses pemanasan awal juga menambah konsumsi energi. Memasak beberapa makanan sekaligus bisa membantu memaksimalkan penggunaan energi.

7. Microwave

Microwave tetap menarik daya bahkan setelah selesai digunakan. Perangkat dengan jam atau layar yang selalu aktif biasanya menjadi penyumbang konsumsi listrik tersembunyi.

8. Router Wi-Fi

Router Wi-Fi tidak pernah benar-benar mati karena harus menjaga koneksi internet di rumah. Tergantung modelnya, perangkat ini bisa menggunakan daya hingga sekitar 20 watt dan bekerja selama 24 jam penuh.

9. Smart speaker

Speaker pintar dirancang untuk selalu siap menerima perintah suara sehingga tetap aktif sepanjang waktu. Perangkat ini tetap menggunakan listrik meski terlihat mati karena sensor, layar, atau koneksi Wi-Fi-nya masih berjalan walau tidak digunakan.

10. Televisi 

Televisi dan perangkat hiburan lainnya juga mengonsumsi listrik saat dalam mode standby. Meski kecil, konsumsi ini bisa bertambah besar jika banyak perangkat yang dibiarkan dalam kondisi tersebut.

Dengan memahami perangkat mana saja yang paling boros dan mendengarkan saran para ahli, Bunda bisa mulai menghemat energi sekaligus menekan pengeluaran bulanan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda