MOM'S LIFE
5 Tips Investasi yang Menguntungkan dan Aman di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global, IRT Juga Bisa
Amira Salsabila | HaiBunda
Selasa, 31 Mar 2026 15:00 WIBBunda, kenaikan harga serta ancaman krisis energi dan pangan menjadi dampak nyata dari memanasnya konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Situasi ini membuat banyak keluarga perlu lebih cermat menjaga kondisi finansial. Oleh karena itu, memahami strategi investasi menguntungkan dan aman menjadi langkah penting bagi Bunda.
Dalam kondisi seperti ini, tentu saja Bunda tidak bisa merencanakan keuangan dengan sembarangan. Investasi bukan sekadar mengejar keuntungan, melainkan juga memastikan dana tetap terlindungi dari risiko tak terduga.
Artinya, langkah ini perlu didukung dengan kondisi keuangan yang sehat, mulai dari memperhatikan arus kas yang stabil hingga kesiapan dana darurat sebagai perlindungan awal.
Meski ketidakpastian ekonomi global meningkat, bukan berarti investasi harus dihentikan. Dengan mengikuti pendekatan yang tepat, Bunda tetap bisa mengembangkan aset secara bertahap tanpa mengabaikan rasa aman dalam mengelola keuangan keluarga.
Tips investasi menguntungkan dan aman bagi IRT
Career & Financial Coach, Atu Kusno, memberikan beberapa langkah penting yang dapat Bunda ikuti untuk menjaga keuangan keluarga tetap stabil di tengah kondisi ekonomi global. Berikut di antaranya:
1. Pastikan arus kas stabil
Dalam hal ini, Atu menjelaskan bahwa investasi sebaiknya dilakukan ketika arus kas sehat, yaitu pendapatan lebih besar daripada pengeluaran.
“Investasi hanya bisa dilakukan ketika arus kas yang dimiliki sudah stabil dan positif (pendapatan rutin lebih besar dari pengeluaran) dan memiliki proteksi (dana darurat dan asuransi),” ungkap Atu kepada HaiBunda, Jumat (27/3/2026).
Hal ini dilakukan agar uang yang diinvestasikan tidak akan tergerus ketika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, Bunda.
2. Kenali profil risiko sebelum memilih instrumen
Setiap orang memiliki tingkat toleransi risiko yang berbeda. Oleh karena itu, penting juga untuk mengenali profil risiko sebelum memilih instrumen investasi.
“Ada kategori low risk, medium risk dan high risk taker. Hal ini sangatlah penting untuk dipahami dan diterapkan. Masih banyak yang ‘terjebak’ oleh potensi hasil yang bisa didapatkan dari suatu produk investasi, tanpa memahami juga potensi risiko nya,” ujar Atu.
Ketika hasil dari investasi itu merugikan, kemungkinan hal ini bisa memicu kepanikan dan membuat keputusan yang sangat emosional, yang pada akhirnya malah tambah merugikan diri sendiri.
3. Tentukan tujuan investasi
Investasi juga membutuhkan tujuan yang jelas, termasuk jangka waktu. Misalnya, Bunda ingin berinvestasi untuk biaya pendidikan anak dalam beberapa tahun ke depan.
“Investasi itu harus ada tujuannya, untuk apa dan kapan. Misalnya, 3 tahun lagi harus membayar biaya masuk SMP,” ujar Atu.
“Untuk itu, sejumlah dana bisa dialokasikan untuk membeli suatu produk investasi yang bisa memberikan hasil sesuai dengan nilai uang yang ingin diraih di 3 tahun ke depan, dengan rasa aman dan tidak was was kalau-kalau terjadi kerugian,” sambungnya.
4. Mengalokasikan dana secara rutin
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Atu mengatakan prinsip cash is king tetap penting. Namun, bukan berarti harus berhenti investasi.
Bunda dapat mengalokasikan dana secara rutin sesuai kemampuan, misalnya sekitar 20 – 30 persen dari pendapatan, agar hasilnya bisa optimal dalam jangka panjang.
“Aktivitas investasi itu seperti menabung. Dana investasi harus dialokasikan secara rutin. Jumlah yang harus dialokasikan pun tergantung situasi keuangan dari setiap orang. Ada satu referensi yang mengalokasikan maksimal 20 persen dari pendapatan setiap bulan, ada juga referensi yang lain yang mengalokasikan sampai 30 persen,” ucap Atu.
Lebih lanjut, ia mengatakan sifatnya sangat situasional dan pastinya berbeda-beda berdasarkan kemampuan dari setiap orang.
5. Pilih instrumen investasi yang minim risiko
Bagi ibu rumah tangga yang baru pertama kali berinvestasi, instrumen seperti deposito, obligasi negara, emas atau, mata uang asing mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat karena relatif lebih stabil.
“Untuk berinvestasi dengan risiko yang minim, bisa memilih produk yang mendapatkan perlindungan dari pemerintah seperti deposito dan obligasi negara. Pilihan berikutnya yang bisa dipertimbangkan adalah mata uang asing (i.e US dollar) dan emas batangan,” tutur Atu.
Ia pun menyarankan untuk selalu menghindari membuat keputusan investasi tanpa adanya literasi. Jika belum paham terhadap produknya, sebaiknya Bunda pelajari terlebih dahulu.
“Minta pendapat dari orang yang lebih berpengalaman, atau bisa juga hubungi seorang financial planner untuk berkonsultasi lebih lanjut,” tuturnya.
Nah, itulah beberapa tips investasi menguntungkan dan aman yang bisa Bunda ikuti dari pakar keuangan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Tips Mengatur Keuangan untuk Biaya Sekolah Anak Jelang PPDB 2026/2027
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Hal yang Perlu Diperhatikan Bunda agar Terhindar dari Investasi Bodong
Peluang Cuan! Simak Tips Strategi Investasi Barang Mewah Berikut Ini
Coba Bun, 7 Tips Memulai Investasi dengan Modal Kecil
5 Tips Keuangan Penting Buat Bunda yang Mau Investasi
TERPOPULER
Bayi Prematur Lahir dengan Dua Warna Mata dan Kulit Berbeda, Kisahnya Viral di Media Sosial
10 Kebiasaan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Psikologi
20 Soal Olimpiade Matematika SD dan Kunci Jawabannya Lengkap
Bukan IQ, AQ Kini Disebut Jadi Kunci Sukses yang Paling Dicari
5 Resep Cumi Asin Cabe Ijo, Nikmat Menggugah Selera
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Deretan Figur Publik Hamil di Atas 40 Tahun, Ada yang Sempat Rahasiakan Baby Bump
Praka Farizal TNI Gugur di Lebanon, Sang Ayah Ungkap Komunikasi Terakhir Sebelum Magrib
Bayi Prematur Lahir dengan Dua Warna Mata dan Kulit Berbeda, Kisahnya Viral di Media Sosial
5 Resep Cumi Asin Cabe Ijo, Nikmat Menggugah Selera
20 Soal Olimpiade Matematika SD dan Kunci Jawabannya Lengkap
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Benarkah Dilarang? Ini Penjelasan Salat Dekat Kuburan dalam Islam
-
Beautynesia
5 Tipe MBTI yang Dikenal Punya Kecerdasan Emosional Tinggi
-
Female Daily
Dior J’adore Intense: When Golden Femininity Turns Bold & Addictive
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Bak Putri Duyung, Gaya Lisa BLACKPINK Rayakan Ultah ke-29 Pakai Bra di Pantai
-
Mommies Daily
WhatsApp Khusus Anak dengan Kontrol Orang Tua, Ini Cara Membuat Akun dan Fiturnya