HaiBunda

MOM'S LIFE

Aturan Baru BPOM soal Batas Cemaran Mikroba Mie Instan & Minuman Serbuk

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Rabu, 15 Apr 2026 12:20 WIB
Ilustrasi Aturan Baru Batas Cemaran Mikroba pada Mi Instan dan Minuman Serbuk, Ini Penjelasan BPOM/Foto: Getty Images/iStockphoto/wachira aekwiraphong
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI kembali mengeluarkan aturan baru terkait keamanan pangan, Bunda. Regulasi ini tertuang dalam Peraturan BPOM Nomor 3 Tahun 2026 sebagai pembaruan dari aturan sebelumnya yang dirilis pada 2019.

Aturan ini mengatur batas maksimal cemaran mikroba dalam produk pangan olahan yang banyak dikonsumsi dalam keseharian. Mulai dari mie instan, minuman serbuk, hingga makanan seperti sosis dan bakso, semuanya berpotensi terpapar mikroorganisme berbahaya.

"Cemaran pangan yang harus diatur menjadi salah satu poin penting dalam keamanan pangan dan menjadi perhatian BPOM. Bukan pangan jika tidak aman. Jadi kita harus benar-benar pastikan pangan yang beredar dan dikonsumsi masyarakat adalah pangan yang aman, bermutu, dan bergizi," ungkap Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dikutip dari laman detikcom, Rabu (15/04/2026).


Seiring berkembangnya inovasi produk, kini semakin banyak variasi pangan olahan yang beredar di pasaran. Namun, tidak semua produk tersebut memiliki standar mikrobiologi yang jelas, Bunda.

"Kami juga mendengarkan kesulitan yang dihadapi pelaku usaha, dan dalam pelaksanaan pengawasan yang dilakukan oleh Badan POM ditemukan beberapa kendala," ujar Taruna.

Perubahan aturan batas cemaran mikroba pada pangan olahan dan minuman serbuk

Dalam aturan terbaru ini, BPOM menambahkan beberapa ketentuan terkait batas maksimal cemaran mikroba pada pangan olahan. Aturan ini termasuk olahan tepung atau pati siap makan seperti mie instan dan pasta, serta produk daging seperti sosis dan bakso.

Selain itu, ada juga penyesuaian pada penamaan beberapa jenis pangan. Standar uji mikrobiologi pun ikut diperbarui supaya lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan saat ini.

Untuk produk minuman serbuk berperisa, terutama yang mengandung susu, krimer, atau cokelat, kini ada tambahan pemeriksaan khusus. Sementara itu, aturan untuk teh kering, teh bubuk, dan teh celup juga mengalami perubahan.

Dalam penerapannya, BPOM juga mempertimbangkan kondisi pelaku usaha, Bunda. Khusus untuk minuman serbuk berperisa yang sudah memiliki izin edar, pelaku usaha wajib menyesuaikan aturan baru dalam waktu maksimal 12 bulan.

Sedangkan produk yang masih dalam proses pengajuan izin tetap diproses dengan aturan lama. Namun, harus menyesuaikan paling lambat 12 bulan setelah aturan baru diberlakukan.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Harga Mi Instan Bakal Naik 3x Lipat, Apa yang Harus Bunda Lakukan?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Tya Arifin yang Kini Menetap di Malaysia

Mom's Life Nadhifa Fitrina

7 Sikap Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

Mom's Life Amira Salsabila

Alice Norin Sempat Cemas Haid 2 Kali Sebulan hingga Periksa ke Singapura, Ternyata...

Kehamilan Amrikh Palupi

5 Potret Anak Artis Lulus TK di 2026, Putra Cut Meyriska hingga Ussy Sulistiawaty

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Nama Bayi yang Terinspirasi dari Bulan Juni Beserta Artinya

Nama Bayi Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Terpopuler: Potret Tya Arifin yang Kini Menetap di Malaysia

7 Sikap Orang Ber-EQ Tinggi saat Menghadapi Konflik

5 Potret Anak Artis Lulus TK di 2026, Putra Cut Meyriska hingga Ussy Sulistiawaty

Kabah Bersolek dengan Kiswah Baru, Ini Sosok Seniman di Balik Kaligrafi Megahnya

Terbukti di 10 Anak, Pakar Ungkap 10 Cara Agar Anak Mau Terbuka ke Orang Tua

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK