MOM'S LIFE
Ciri-Ciri Kepribadian Orang Lebih Suka Ngemil Sepanjang Hari
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Minggu, 17 May 2026 19:30 WIBKebiasaan makan setiap orang memang suka jadi bahan perbincangan yang menarik untuk dibahas. Ada yang merasa lebih nyaman dengan makan camilan sepanjang hari, daripada makan besar di jam tertentu.
Bicara soal ini, belum ada jawaban pasti yang benar-benar disepakati oleh semua ahli. Sebagian menilai makan sedikit tapi sering lebih baik, sementara yang lainnya menganggap makan tiga kali sehari dengan porsi seimbang adalah pola yang ideal.
Pilihan kebiasaan makan ini ternyata tidak selalu soal lapar atau tidaknya seseorang. Ada hal-hal tertentu dari cara seseorang berpikir dan bersikap yang diketahui ikut memengaruhi kebiasaan tersebut, Bunda.
Kalau diperhatikan lebih jauh, terdapat ciri kepribadian orang yang lebih suka ngemil sepanjang hari. Penasaran apa saja yang dimaksud, Bunda? Simak selengkapnya yuk.
Ciri-ciri kepribadian orang lebih suka ngemil sepanjang hari
Orang yang lebih sering ngemil sepanjang hari dibandingkan makan makanan berat memiliki beberapa ciri kepribadian tertentu. Berikut penjelasan lengkapnya yang dikutip dari laman Your Tango:
1. Mudah merasa bosan
Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan di Frontiers in Psychology, banyak orang makan sebagai cara untuk mengatasi kebosanan atau sekadar mengalihkan perhatian dari rasa sepi.
Saat tidak ada kegiatan, camilan menjadi pelarian yang terasa paling mudah. Ketika sedang sendirian atau tidak memiliki kegiatan yang cukup menarik, makanan ringan bisa menjadi cara cepat untuk mengisi waktu.
2. Aktif dan punya gaya hidup yang sibuk
Mengingat ngemil bisa memberi tambahan energi jika pilihannya tepat, kebiasaan ini jadi cukup membantu di tengah hari yang sibuk, Bunda. Maka tak heran kalau sebagian orang yang punya kegiatan padat lebih sering mengandalkannya.
Terlebih saat tidak sempat makan besar atau memasak makanan lengkap, camilan terasa jauh lebih praktis untuk dikonsumsi. Lebih dari itu, cara ini juga dianggap lebih mudah agar tetap punya tenaga untuk menjalani aktivitas.
3. Cenderung impulsif
Sifat impulsif sering kali berkaitan dengan kebiasaan makan seseorang. Hal ini membuat keinginan untuk ngemil bisa muncul begitu saja.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa semakin impulsif seseorang, semakin besar pula kemungkinan ia mengikuti dorongan untuk makan camilan sepanjang hari.
4. Berpikiran terbuka
Sikap berpikiran terbuka tentu membuat seseorang lebih mudah mencoba hal-hal baru, Bunda. Ternyata, hal ini dapat terlihat dari kebiasaan sehari-hari seperti pola makan.
Mereka biasanya suka variasi dan tidak cepat bosan dengan sesuatu yang itu-itu saja, termasuk saat memilih camilan. Bahkan, ngemil bisa jadi cara untuk menikmati hal baru dalam keseharian.
5. Tipe orang yang suka begadang
Kebiasaan sering begadang atau aktif di malam hari bisa bikin seseorang lebih sering merasa ingin ngemil. Mengapa demikian? Hal ini karena tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
Meski ngemil tidak selalu buruk jika dijaga dengan asupan nutrisinya, kurang tidur tetap bisa memberi dampak pada tubuh. Jika dibiarkan terus-menerus, kebiasaan ini bisa berdampak pada kesehatan Bunda.
6. Pribadi yang perfeksionis
Selanjutnya, orang-orang perfeksionis sering menetapkan standar yang terlalu tinggi untuk dirinya sendiri. Inilah sebabnya, mereka menjadi lebih mudah terdorong untuk ngemil di sela aktivitas.
Bagi yang masih dipengaruhi sifat perfeksionis dalam pekerjaan, waktu untuk makan besar kadang sering terlewat. Akhirnya, camilan sering dipilih karena dianggap lebih praktis di tengah kesibukan.
7. Selalu melakukan banyak tugas sekaligus
Meski multitasking atau mengerjakan dua tugas sekaligus terasa seperti hal yang tak bisa dihindari di tengah kesibukan, cara ini sebenarnya tidak selalu membuat pekerjaan jadi lebih efektif, Bunda.
Hal yang sama juga berlaku saat makan atau melakukan kegiatan lain. Jika terlalu banyak hal dikerjakan bersamaan, tubuh jadi kurang peka terhadap sinyal lapar dan rasa kenyang.
Seseorang yang suka ngemil sepanjang hari biasanya juga terbiasa melakukan banyak hal sekaligus. Akhirnya, waktu untuk makan lengkap jadi berkurang karena aktivitas yang terus berjalan.
8. Menyukai aktivitas olahraga
Jika seseorang banyak melakukan olahraga dalam seminggu, kemungkinan besar mereka lebih suka ngemil sepanjang hari untuk menjaga staminanya.
Camilan kecil yang sehat biasanya lebih mudah dikonsumsi di tengah aktivitas yang padat. Selain praktis, makanan ini juga dapat menahan rasa lapar yang bisa meningkat setelah banyak bergerak.
9. Sulit memperlambat ritme hidup
Jika seseorang terbiasa hidup dengan alur yang serba cepat, biasanya mereka harus selalu bergerak tanpa jeda. Dalam kebiasaan makan, ngemil jadi cara yang paling praktis untuk tetap beraktivitas.
Namun, hal ini bisa membuat tubuh terasa kurang kenyang dan rasa lapar muncul lebih sering. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, waktu untuk makan dengan tenang atau menyiapkan makanan lengkap pun jadi semakin jarang.
10. Tidak mengikuti standar atau ekspektasi orang lain
Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Advances in Nutrition, sebagian orang cenderung tidak merasa perlu menyesuaikan diri dengan standar di sekitarnya.
Mereka lebih memilih menjalani kebiasaan sesuai dengan kenyamanan diri sendiri. Hal ini juga bisa terlihat dari pilihan makanan maupun gaya hidup yang mereka jalani, Bunda. Termasuk dalam hal makan, mereka tidak terlalu fokus pada aturan yang umum diikuti banyak orang.
Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang lebih suka ngemil sepanjang hari. Apakah Bunda termasuk salah satunya?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)