Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Organ Kecil di Tubuh Manusia Ini Ternyata Kunci Umur Panjang Menurut Penelitian

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 03 Jun 2026 13:40 WIB

Ilustrasi kelenjar thymus
Ilustrasi Organ Kecil di Tubuh Manusia Ini Ternyata Kunci Umur Panjang Menurut Penelitian / Foto: Getty Images/Nerthuz
Daftar Isi
Jakarta -

Selama ini, banyak orang mengira kelenjar thymus hanya berperan penting pada masa kanak-kanak. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa organ kecil yang berada di belakang tulang dada tersebut mungkin memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan hingga usia dewasa.

Sebuah studi berskala besar yang melibatkan puluhan ribu orang menemukan bahwa individu dengan kondisi thymus yang lebih sehat cenderung memiliki harapan hidup lebih panjang. Mereka juga tercatat memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

Tak hanya itu, para peneliti menemukan bahwa kesehatan thymus juga berkaitan dengan keberhasilan imunoterapi pada pasien kanker. Temuan ini membuka wawasan baru bahwa organ yang selama ini kurang mendapat perhatian tersebut mungkin memegang peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh seiring bertambahnya usia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Fungsi kelenjar thymus

Dilansir Clevelnd Clinic, kelenjar thymus adalah kelenjar kecil yang termasuk bagian dari sistem limfatik.

Sistem limfatik Bunda terdiri dari jaringan, pembuluh, dan organ seperti amandel, limpa, dan usus buntu. Sistem limfatik adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang membantu melindungi dari infeksi dan penyakit.

Fungsi utamanya adalah melatih sel darah putih khusus yang sering disebut limfosit T atau sel T. Sel darah putih bergerak dari sumsum tulang ke thymus Bunda. Limfosit tersebut matang dan menjadi sel T khusus di thymus.

Setelah sel T matang, sel-sel tersebut memasuki aliran darah. Mereka bergerak ke kelenjar getah bening (kelompok sel) dan organ lain dalam sistem limfatik Bunda, di mana mereka membantu sistem kekebalan tubuh.

AI ungkap kaitan antara umur panjang dan risiko penyakit

Melansir dari laman SD, dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengevaluasi pemindaian CT rutin, para peneliti mengukur ukuran, struktur, dan komposisi thymus. Dari pengukuran tersebut, mereka membuat skor ‘kesehatan thymus’.

Orang-orang dengan skor kesehatan thymus yang lebih tinggi mengalami hasil yang jauh lebih baik.

Dibandingkan dengan individu yang memiliki kesehatan thymus yang lebih buruk, mereka memiliki risiko kematian akibat sebab apa pun sekitar 50 persen lebih rendah, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 63 persen lebih rendah, dan risiko kanker paru-paru 36 persen lebih rendah.

Hubungan ini tetap kuat bahkan setelah memperhitungkan usia dan faktor kesehatan lainnya. Para peneliti percaya bahwa penurunan kesehatan thymus dapat mengurangi keragaman sel T, sehingga menyulitkan sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan merespons ancaman baru seperti kanker dan penyakit lainnya.

Selain itu, analisis mereka juga mengidentifikasi beberapa faktor yang terkait dengan kesehatan thymus yang lebih buruk, termasuk peradangan kronis, merokok, dan berat badan yang lebih tinggi.

Temuan ini menunjukkan bahwa faktor gaya hidup dan peradangan yang berkelanjutan dapat memengaruhi kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk tetap tangguh dari waktu ke waktu.

Diperlukan penelitian lebih lanjut

Para ilmuwan menekankan bahwa studi tambahan akan diperlukan untuk mengkonfirmasi hasilnya. Mereka juga mencatat bahwa teknik pencitraan yang digunakan untuk mengukur kesehatan thymus belum siap untuk penggunaan rutin dalam praktik klinis.

Meskipun faktor gaya hidup dikaitkan dengan kesehatan thymus, penelitian tersebut tidak menyelidiki apakah perubahan faktor-faktor tersebut dapat secara langsung meningkatkan fungsi thymus.

Tim peneliti terus mengeksplorasi pengaruh lain terhadap kesehatan thymus. Salah satu studi yang sedang berlangsung meneliti apakah paparan radiasi yang tidak disengaja pada thymus selama pengobatan kanker paru-paru dapat memengaruhi hasil pasien.

Nah, itulah penjelasan terkait organ kecil dalam tubuh manusia yang menjadi kunci umur panjang. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda