Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Waspada! Ini Waktu Paling Berbahaya saat Listrik Padam yang Bisa Merusak Elektronik

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Senin, 22 Jun 2026 11:20 WIB

Working at home at night
Ilustrasi pemadaman listrik / Foto: Getty Images/burakkarademir
Jakarta -

Belakangan ini, PLN melakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah. Kebijakan tersebut menuai perhatian karena pemadaman terjadi secara mendadak tanpa pemberitahuan.

Kondisi rumah tanpa listrik, bahkan pada siang hari, tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain menghambat aktivitas, pemadaman listrik ternyata berdampak pada perangkat elektronik yang ada di rumah.

Spesialis keselamatan listrik sekaligus dosen kelistrikan di Politeknik Negeri Jakarta, A Damar Aji, menjelaskan bahwa listrik yang tiba-tiba padam dapat memicu arus transien, yaitu perubahan aliran listrik yang terjadi dalam waktu singkat. Kondisi ini dapat mengejutkan perangkat elektronik, meski sebagian sudah dirancang untuk menghadapi gangguan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Namun, waktu yang paling berbahaya yang bisa merusak elektronik justru terjadi saat listrik kembali menyala. Saat momen ini, arus listrik yang muncul bisa lebih besar dan berpotensi menyebabkan kerusakan.

"Yang sangat mungkin berpotensi merusak bukan saat pemadaman, tapi saat penyalaan yang transiennya lebih besar karena adanya arus start," ujarnya, dikutip dari laman detikcom, Senin (22/06/2026).

Maka itu, saat aliran listrik kembali menyala, beberapa perangkat elektronik terasa bergetar seperti tersetrum. Menurut Damar, kondisi tersebut karena tegangan listrik masih belum stabil akibat adanya arus awal saat listrik kembali menyala.

Cara melindungi elektronik saat listrik padam

Lantas, bagaimana cara menjaga perangkat elektronik di rumah saat terjadi pemadaman listrik? Menurut Damar, langkah paling penting yang perlu dilakukan adalah mencabut kabel perangkat elektronik dari stopkontak setelah listrik padam.

"Tapi untuk jaga-jaga lebih baik peralatan dilepas dari stopkontak jika tidak digunakan," ungkap Damar.

Setelah aliran listrik kembali normal, kabel perangkat elektronik dapat dipasang kembali ke stopkontak dan peralatan bisa digunakan seperti biasa.

"Jadi saat padam lepas peralatan listrik yang mahal supaya saat start (listrik) nyala, aman," katanya.

Ia mengatakan bahwa tidak ada elektronik tertentu yang lebih berisiko mengalami kerusakan. Semua peralatan elektronik dapat terdampak, sehingga sebaiknya diperlakukan dengan cara yang sama saat terjadi pemadaman listrik.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda