MOM'S LIFE
Low Carb Cruise, Tren Diet di Kapal Pesiar yang Bantu Banyak Orang Turunkan BB
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 04 Jul 2026 18:30 WIBTahukah Bunda mengenai tren diet low carb cruise? Yuk, simak informasi selengkapnya mengenai tren diet di kapal pesiar yang bantu menurunkan berat badan.
Tren menjalani pola hidup sehat kini hadir dengan cara yang tidak biasa. Jika umumnya program diet dilakukan melalui kelas kebugaran, kini ada konsep low carb cruise, yaitu perjalanan kapal pesiar yang dikhususkan bagi orang-orang dengan pola makan rendah karbohidrat.
Tak sekadar berlibur, peserta diajak mengikuti seminar, berbagi pengalaman, hingga membangun komunitas yang saling mendukung dalam menjalani gaya hidup sehat. Bagi sebagian orang, pengalaman ini bahkan menjadi titik balik yang membantu mereka menurunkan berat badan sekaligus mempertahankannya dalam jangka panjang.
Konsep low carb cruise diprakarsai oleh Debbie Hubbs, perempuan asal Arizona, Amerika Serikat, yang mengaku berhasil mengubah hidupnya setelah menerapkan pola makan rendah karbohidrat. Setelah puluhan tahun mencoba berbagai metode diet tanpa hasil yang bertahan lama, ia menemukan pendekatan yang cocok untuk dirinya.
"Ini satu-satunya cara yang benar-benar berhasil bagi saya. Di usia 73 tahun, saya masih bisa menyelam scuba. Saya merasa tetap sehat dan kuat," ujar Hubbs dilansir dari New York Post.
Simak tren diet low carb cruise yang bisa membantu menurunkan berat badan dan diklaim mampu mempertahankannya dalam jangka panjang.
Tren diet low carb cruise
Low carb cruise pertama kali digagas pada 2008 setelah Hubbs bertemu dengan seorang perempuan di ruang obrolan online tentang penurunan berat badan. Keduanya sama-sama menyukai liburan dengan kapal pesiar, lalu mengajak anggota komunitas lain untuk ikut berlayar bersama.
Salah satu anggota komunitas yang merupakan blogger di jaringan ketogenik kemudian menawarkan diri untuk mengundang para pembicara sekaligus menjadi narasumber dalam acara tersebut. Pelayaran perdana hanya diikuti sekitar 30 peserta.
Kemudian antusiasme terus meningkat. Pada pelayaran tahun lalu menuju Alaska, jumlah peserta mencapai lebih dari 360 orang.
Hingga kini, low carb cruise telah diselenggarakan sebanyak 20 kali. Penyelenggara bekerja sama dengan perusahaan kapal pesiar besar, termasuk Royal Caribbean yang menyediakan ruang konferensi untuk seminar dan berbagai sesi edukasi.
Belajar mengatur pola makan tanpa merasa dihakimi
Selama pelayaran, peserta mengikuti seminar yang membahas cara mengurangi konsumsi karbohidrat, bukan mempromosikan satu jenis diet rendah karbohidrat tertentu. Mereka juga menikmati makan bersama, mengikuti berbagai permainan, pesta kostum, hingga menari bersama.
"Kami bermain bersama, menari bersama, dan mengadakan pesta kostum. Rasanya seperti berlayar bersama keluarga dan sahabat," kata Hubbs.
Menurutnya, peserta yang mengikuti pelayaran berasal dari berbagai negara, seperti Islandia, Afrika Selatan, Australia, Selandia Baru, Meksiko, dan sejumlah negara di Eropa. Tak sedikit pula peserta yang kembali mengikuti pelayaran pada tahun-tahun berikutnya.
Berhasil bangkit setelah mencoba berbagai diet
Anggota komite Low Carb Cruise, Michelle Hall, mengaku memahami perjuangan banyak orang yang berkali-kali gagal menjalani program diet. Ia menjalani diet pertama saat berusia sembilan tahun.
Ia pun mengaku selalu bergelut dengan masalah berat badan. Ia sudah mencoba hampir semua jenis diet namun gagal. Pada 2011, Hall menjalani operasi gastric lap band dan berhasil menurunkan berat badan hampir 45 kg.
Setelah alat tersebut dilepas, berat badannya kembali meningkat. Situasi pandemi COVID-19 menjadi titik balik baginya. Pada Juni 2020, Hall kembali mencoba diet keto yang sebelumnya pernah dijalani dan kali ini berhasil dipertahankan.
"Pandemi benar-benar membuat saya takut. Saya berpikir, kalau sampai tertular COVID-19, mungkin risikonya sangat besar bagi saya. Itu yang akhirnya memotivasi saya untuk benar-benar serius," katanya.
Ketika mengetahui adanya Low Carb Cruise, Hall langsung memesan tiket untuk dirinya dan sang suami. Ternyata tren diet ini membantunya dan pasangan menurunkan berat badan
Kekuatan terbesar ada pada komunitas
Menurut Hall, hal yang paling berkesan dari Low Carb Cruise bukan sekadar materi tentang pola makan, melainkan rasa kebersamaan yang tercipta di antara para peserta. Ia mengaku sempat bertanya kepada anggota grup Facebook komunitas tersebut mengenai hal paling berharga yang mereka dapatkan selama pelayaran.
"Hampir semua menjawab hal yang sama, yaitu komunitasnya," ujar Hall.
Salah seorang peserta mengatakan pengalaman mengikuti Low Carb Cruise telah mengubah hidupnya. Setelah berani membagikan kisah perjuangannya dan berhasil menyelesaikan lomba lari 5 km pertamanya, ia menyadari potensi yang selama ini dimiliki.
Peserta lainnya bahkan mengaku terinspirasi untuk melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar doktor di bidang ilmu kesehatan setelah mengikuti pelayaran tersebut.
Perubahan pola makan dipengaruhi kondisi mental
Hall menilai tantangan terbesar dalam mengubah pola makan bukan hanya soal memilih makanan, tetapi juga kesiapan mental seseorang.
"Usus kita sering disebut sebagai otak kedua. Kalau kesehatan usus tidak baik, banyak hal lain dalam tubuh juga tidak akan bekerja secara optimal," ucapnya.
Meski mengusung tema rendah karbohidrat, penyelenggara menegaskan bahwa mereka tidak mempromosikan satu pola makan tertentu. Di situs resminya juga disebutkan bahwa acara ini tidak bertujuan merekomendasikan satu gaya hidup rendah karbohidrat tertentu.
Hall menambahkan, peserta juga tidak perlu merasa dihakimi kalau sesekali ingin menikmati makanan di luar pola makan mereka selama liburan.
"Tidak ada 'polisi low carb' di sini. Ini adalah waktu liburan Anda," ujar Hall.
Tertarik mencoba metode diet ini, Bunda?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Diet Mediterania Kembali Jadi Diet Paling Sehat di Dunia, Ini Alasannya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ingin Turunkan Berat Badan? Coba 12 Cara Diet Alami Ini, Bun
Tips Diet Ala Instruktur Pound Fit, Bisa Susut Hingga 24 Kg
Tips Sehat Menurunkan Berat Badan Tanpa Konsumsi Pelangsing
7 Langkah Turunkan Berat Badan 10 Kg dalam 2 Bulan, Pakai Aturan 80-20
TERPOPULER
9 Kalimat yang Tak Pernah Diucapkan Laki-Laki dengan Kecerdasan Emosional Matang
Support Suami untuk Susan Sameh yang Menyusui Anak saat Traveling, Romantis Bun
Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
Mengapa Anak Mudah Terpengaruh Influencer di Media Sosial? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Low Carb Cruise, Tren Diet di Kapal Pesiar yang Bantu Banyak Orang Turunkan BB
REKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Name Tag MPLS untuk PAUD, SD, SMP, dan SMA yang Kreatif
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Stainless Steel 316 Terbaik, Lebih Aman, Tahan Panas & Karat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tinted Sunscreen, Lindungi Kulit Wajah dari Sinar UV dengan Coverage Natural
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Matcha Bubuk yang Enak, Berkualitas hingga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D untuk Promil, Bagus untuk Suami Istri
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp37 Miliar per Lembar, Kok Bisa?
Mengapa Anak Mudah Terpengaruh Influencer di Media Sosial? Ini Penjelasan Ilmiahnya
9 Kalimat yang Tak Pernah Diucapkan Laki-Laki dengan Kecerdasan Emosional Matang
Apakah Hiperemesis Gravidarum Menimbulkan Risiko pada Kehamilan dan Persalinan?
Low Carb Cruise, Tren Diet di Kapal Pesiar yang Bantu Banyak Orang Turunkan BB
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Siang: Nadya Mulya Jelajahi Rusia, ke Blue Mosque-Kulineran
-
Beautynesia
4 Fakta Menarik Kampong Lorong Buangkok, Perkampungan Terakhir di Singapura yang Bersejarah
-
Female Daily
Mulai dari 20 ribuan, Promo Pesta Cantik Hadir di Female Daily Studio!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto: Gigi Hadid Hingga Jessica Alba di Pernikahan Taylor Swift-Travis Kelce
-
Mommies Daily
7 Acara di Jabodetabek Tanggal 5–12 Juli 2026, Ide Liburan dan Weekend Seru Bersama Keluarga