moms-life
Jangan Diam saat Diremehkan, Ini Kalimat yang Bisa Diucapkan Menurut Psikolog
HaiBunda
Senin, 03 Aug 2026 06:50 WIB
Daftar Isi
Kalimat yang bisa Bunda ucapkan saat direndahkan orang lain penting diketahui agar Bunda dapat merespons dengan tenang tanpa memperkeruh suasana.
Sikap merendahkan bisa terjadi di mana saja, baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun pertemanan, dan sering kali membuat seseorang merasa tidak dihargai.
Meski terasa menyakitkan, bukan berarti Bunda harus selalu memilih diam. Menyampaikan respons yang tepat sekaligus menetapkan batasan dapat membantu orang lain memahami bahwa sikap mereka tidak bisa dibenarkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebab seseorang merendahkan orang lain
Dilansir Parade, Psikolog dan Wakil Presiden Perawatan Klinis di Octave, Dr. Golee Abrishami, PhD, mengatakan orang mungkin secara konsisten bersikap merendahkan karena berbagai alasan, tetapi yang paling umum adalah rasa tidak aman.
“Seseorang yang bersikap merendahkan berbicara dengan nada meremehkan kepada orang lain untuk mencoba membuat diri mereka merasa lebih baik atau lebih aman di posisi mereka,” ujarnya.
Alasan lain yang ia sebutkan termasuk seseorang memiliki keyakinan yang tulus akan superioritas mereka sendiri, tidak mampu membaca situasi terkait kesesuaian pernyataan mereka, stres, dan defensif.
Kalimat yang ampuh melawan orang yang suka merendahkan Bunda
Saat seseorang bersikap meremehkan, mereka biasanya membuat Bunda merasa tidak mampu, atau bereaksi berlebihan.
Dalam situasi seperti ini, wajar jika Bunda ingin membela diri atau justru bingung harus menjawab apa. Menurut psikolog Dr. Maryam Kia-Keating Abrishami, akan lebih mudah menghadapi orang yang suka meremehkan jika Bunda sudah menyiapkan respons sejak awal.
Ia menyarankan salah satu kalimat yang sederhana tetapi efektif, yaitu, “Menurutku, kamu sebenarnya tidak bermaksud mengatakannya seperti yang terdengar.”
Menurut Abrishami, kalimat ini efektif karena tidak terdengar menyerang sehingga kecil kemungkinan memicu pertengkaran.
Di saat yang sama, Bunda tetap menunjukkan bahwa menyadari ucapan tersebut terdengar tidak menyenangkan dan tidak akan terpancing untuk membalas dengan sikap yang sama.
Selain itu, respons ini juga mendorong lawan bicara untuk berhenti sejenak dan memikirkan kembali ucapannya. Mereka mungkin akan memperbaiki perkataannya, menarik kembali komentarnya, atau mulai menyadari bahwa Bunda memiliki batasan yang perlu dihormati.
Abrishami menjelaskan bahwa orang yang suka merendahkan biasanya merasa dirinya lebih hebat atau lebih berkuasa dibanding orang lain.
Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk menunjukkan bahwa Bunda tidak merasa lebih rendah dari mereka dengan tetap bersikap tenang, percaya diri, dan menjaga batasan yang sehat.
3 Kalimat yang bisa Bunda ucapkan untuk melawan
Kalimat di atas bukan satu-satu yang dapat Bunda sampaikan, ada juga beberapa alternatif lain yang membantu melawan orang yang suka merendahkan orang lain. Berikut di antaranya:
1. “Terima kasih, tapi saya akan memberi tahu Anda jika saya perlu penjelasan lagi”
Kalimat ini efektif karena sopan, tetapi pada saat yang sama, menunjukkan bahwa Bunda menetapkan batasan yang tegas tentang bagaimana ingin diperlakukan.
2. “Saya akan mempertimbangkan hal itu”
Jika menerima nasihat yang tidak diminta atau diperlakukan seolah-olah tidak tahu apa yang dilakukan, ini dapat membantu.
“Frasa ini bagus karena mengakui bahwa kamu telah mendengar orang lain, tetapi tidak bereaksi atau langsung menerima apa yang mereka katakan hanya karena mereka bertindak terlalu superior,” ujar Abrishami.
Setelah itu, Bunda dapat lebih mudah mengubah topik, beralih dari diskusi yang tidak bermanfaat tersebut.
3. “Apakah kamu menjelaskan itu kepada saya atau hanya berpikir keras?”
Ungkapan ini dapat menjadi respons yang bermanfaat karena memaksa orang tersebut untuk merenungkan apa yang mereka katakan, mengakuinya, atau menarik kembali apa yang mereka katakan.
Nah, itulah beberapa kalimat yang dapat Bunda sampaikan ketika direndahkan orang lain. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Kata-kata Bijak dalam Bahasa Inggris untuk Memotivasi Bunda
Mom's Life
6 Kata-kata yang Sering Diucapkan Orang Ekstrovert
Mom's Life
Kepribadian Ini Sering Ucap "Jangan Masukin Hati Ya" saat Berbicara, Waspada Bun!
Mom's Life
50 Kata-Kata Bahasa Inggris Menyentuh Hati, Cocok untuk Caption Instagram
Mom's Life
35 Kata-Kata Bijak Kecewa pada Pasangan, Semangat Move On Bun
Mom's Life
50 Kata-Kata Bijak Tentang Hubungan Kakak Adik, Ungkapan Rasa Sayang
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengenali Orang Sok Tahu dari Cara Bicaranya Menurut Psikolog
5 Kalimat yang Dapat Memperkeruh Pertengkaran Menurut Pakar, Jangan Diucapkan saat Emosi
Cara Mengenali Orang yang Sulit Bergaul dari Kalimat yang Sering Diucapkan