HaiBunda

MOM'S LIFE

Diet 3 Jam: Makan Sedikit tapi Sering, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 06 Aug 2026 10:40 WIB
Diet 3 Jam: Makan Sedikit tapi Sering, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?/ Foto: Getty Images/iStockphoto/P Stock
Jakarta -

Diet 3 jam merupakan metode penurunan berat badan yang pernah menjadi sorotan. Pola makan yang diterapkan dalam diet cukup sederhana, yaitu konsumsi makan lima kali sehari dengan menyantap jenis makan tertentu, Bunda.

Diet 3 jam diyakini efektif dalam menurunkan berat badan. Diet ini juga dikatakan lebih aman karena tidak memaksa seseorang menjalani rencana makan yang ekstrem.

Apa itu diet 3 jam?

Dilansir laman Web MD, diet 3 jam dikenalkan oleh pakar kebugaran Jorge Cruise. Diet ini mengharuskan seseorang makan lima kali sehari, termasuk menyantap makanan penutup dengan porsi kecil.


Selama menjalani diet, Bunda diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan favorit, termasuk yang mengandung karbohidrat dan makanan manis. Namun, jadwal mengonsumsinya tidak boleh terlewat atau cukup ketat.

"Mengonsumsi makanan kecil dan seimbang setiap 3 jam akan meningkatkan potensi pembakaran lemak tubuh," kata Cruise.

Jika kita tidak cukup sering makan, maka tubuh akan memasuki mode 'perlindungan kelaparan', menghemat kalori, menyimpan lemak, dan membakar otot untuk memproduksi energi. Cruise mengatakan bahwa jika kita makan setiap 3 jam, maka kita akan berulang kali mengatur ulang metabolisme, sehingga tetap dalam performa terbaik untuk membakar lemak sepanjang hari.

Aturan makan dalam diet 3 jam

Berikut aturan makan dalam diet 3 jam:

  • Sarapanlah dalam waktu 1 jam setelah bangun tidur
  • Makanlah setiap 3 jam setelah itu
  • Berhenti makan 3 jam sebelum tidur
  • Patuhi ukuran porsi yang disarankan. Misalnya, dengan total kalori sekitar 1.450 per hari.

Melalui jadwal dan pola makan tersebut, Cruise mengatakan bahwa berat badan seseorang dapat turun hingga 4,5 kilogram (kg) dalam 2 minggu pertama, dan sekitar 1 kg per minggu setelah itu. Penurunan berat badan ini tidak akan menghilangkan jaringan otot pembakar lemak.

Selain itu, kadar kortisol atau hormon stres juga akan turun, Bunda. Penurunan hormon ini dapat mendukung berat badan turun dan meratakan perut.

Terakhir, diet 3 jam dapat memproduksi lebih banyak energi dan menekan rasa lapar karena kita makan setiap 3 jam untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Meskipun belum terbukti, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan dalam porsi kecil dan lebih sering dapat membantu mengelola rasa lapar.

Jenis makanan dalam diet 3 jam

Dalam diet ini, tidak ada makanan yang harus dihindari karena dianggap buruk. Diet hanya menganggap adanya ukuran porsi yang buruk. Dengan kata lain, Bunda bisa makan apa pun yang diinginkan, seperti karbohidrat, daging, makanan cepat saji, makanan beku, makanan manis, selama tetap dalam batas kalori dan jadwal makan pada interval yang tepat.

Saran menu makanan yang tercantum dalam buku ini juga dirancang untuk menyediakan 'porsi protein, lemak, dan karbohidrat yang seimbang'.

Tapi meskipun kita dapat memilih makanan sendiri, Cruise lebih menyukai protein tanpa lemak dan minyak biji rami atau minyak zaitun extra virgin untuk menu diet. Sementara untuk mengontrol ukuran porsi, ia menyarankan kita membayangkan sebuah kubus Rubik untuk satu porsi karbohidrat, setumpuk kartu untuk daging dan protein lainnya, dan tutup botol air untuk saus salad dan lemak lainnya.

Dalam diet 3 jam, tidak ada penghitungan kalori atau makanan khusus yang perlu dibeli. Tetapi, Bunda perlu mengatur jadwal di sekitar waktu makan yang teratur. Cruise menyarankan untuk sarapan di jam 7 pagi, makan siang di jam 1, dan makan malam pukul 7 malam, atau makan malam cukup awal sehingga dapat selesai 3 jam sebelum tidur.

Selain itu, kita juga perlu merencanakan terlebih dahulu dua camilan dalam menu diet, dengan masing-masing 100 kalori. Contoh camilan ini dapat berupa segenggam kecil kacang atau sepotong keju.

Seberapa efektif diet 3 jam?

Menurut pakar Dr. Melinda Ratini, karena diet 3 jam membatasi kalori, kita kemungkinan besar akan menurunkan berat badan jika mengikutinya dengan cermat. Menurunkan 4,5 kg dalam 2 minggu pertama mungkin tidak realistis atau bahkan sehat. Tetapi menurunkan 0,5 hingga 1 kg per minggu adalah kemungkinan yang nyata.

Kunci keberhasilan diet ini terletak pada pengendalian porsi. Penelitian belum menunjukkan bahwa makan dalam porsi kecil dan sering meningkatkan keberhasilan penurunan berat badan, meskipun mungkin memiliki manfaat kesehatan lainnya. Tapi, makan lebih sering dapat mengurangi rasa lapar.

Dalam diet ini, Bunda juga tidak diharuskan untuk olahraga. Namun, meningkatkan aktivitas fisik akan membantu kita mencapai berat badan ideal lebih cepat dan mempertahankannya.

Sebelum menjalani diet 3 jam, ada baiknya seseorang berkonsultasi dulu dengan dokter. Pastikan kebutuhan kalori yang dikonsumsi tepat dan Bunda tidak memiliki kondisi medis tertentu yang dapat terpengaruh karena diet ini.

Demikian penjelasan terkait diet 3 jam untuk menurunkan berat badan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Diet Mediterania Kembali Jadi Diet Paling Sehat di Dunia, Ini Alasannya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cerita Dewi Sandra Berhenti dari Dunia Hiburan hingga Pilih Hijrah Usai Ibunda Meninggal

Mom's Life Annisa Karnesyia

Potret Nikita Willy Ikut Resmikan Masjid di Kanada Bareng Cindy Fatikasari

Mom's Life Amira Salsabila

Beragam Faktor Penyebab Embrio Gagal Berkembang saat Prosedur IVF

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Diet 3 Jam: Makan Sedikit tapi Sering, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?

Mom's Life Annisa Karnesyia

Jangan Cuma Bilang "Good Job", Ini Cara Memuji Anak yang Lebih Baik

Parenting Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Nikita Willy Ikut Resmikan Masjid di Kanada Bareng Cindy Fatikasari

7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!

Beragam Faktor Penyebab Embrio Gagal Berkembang saat Prosedur IVF

Diet 3 Jam: Makan Sedikit tapi Sering, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?

Cerita Dewi Sandra Berhenti dari Dunia Hiburan hingga Pilih Hijrah Usai Ibunda Meninggal

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK