MOM'S LIFE
7 Cara Menanam Kunyit hingga Daun Salam di Rumah
Arina Yulistara | HaiBunda
Sabtu, 08 Aug 2026 21:35 WIBBunda suka bercocok tanam? Yuk tanam sayuran dan bumbu dapur segar yang bisa Bunda panen sendiri.
Menanam bumbu dapur sendiri di rumah kini semakin diminati karena praktis sekaligus membantu menghemat pengeluaran. Tak perlu memiliki lahan luas, berbagai tanaman rempah dan bumbu seperti kunyit, jahe, lengkuas, serai, hingga daun jeruk dapat tumbuh subur di pekarangan sempit maupun dalam pot dan polybag asalkan dirawat dengan benar.
Selain selalu tersedia saat dibutuhkan untuk memasak, tanaman bumbu dapur juga membuat halaman rumah tampak lebih hijau. Sebagian besar tanaman ini tergolong mudah dibudidayakan karena mampu beradaptasi dengan iklim tropis Indonesia.
Cara menanam kunyit hingga daun salam di rumah
Berikut cara menanam beberapa bumbu dapur yang bisa dipanen sendiri di rumah.
1. Kunyit
Kunyit paling mudah diperbanyak menggunakan rimpang yang sudah tua dan memiliki mata tunas. Sebelum ditanam, pilih rimpang yang sehat, tidak busuk, lalu simpan di tempat teduh hingga tunas mulai muncul sekitar 0,5 cm sampai 1 cm.
Gunakan media tanam yang gembur dan kaya bahan organik agar perkembangan akar dan rimpang berlangsung optimal. Saat penanaman, letakkan rimpang sekitar 5 cm sampai 7 cm di bawah permukaan tanah dengan posisi mata tunas menghadap ke atas.
Tanaman membutuhkan penyiraman secukupnya agar media tetap lembap, disertai penyiangan gulma dan penambahan pupuk organik secara berkala. Berdasarkan panduan Kementerian Pertanian, kunyit umumnya siap dipanen ketika tanaman berumur sekitar 20 sampai 24 bulan, ditandai daun mulai menguning dan mengering.
2. Lengkuas
Mengutip buku Grow Your Own Kitchen oleh Cahyo Saparinto dan Rini Susiana, lengkuas sebaiknya ditanam menggunakan rimpang yang telah memiliki dua hingga tiga mata tunas. Sebelum dipindahkan ke media tanam, rimpang dapat disemai terlebih dahulu hingga tunas tumbuh. Sebaiknya rimpang ditanam bagian ujungnya.
Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari penuh dengan tanah gembur agar pertumbuhan rimpang lebih maksimal. Setelah bibit ditanam, lakukan penyiraman secara rutin tanpa membuat tanah terlalu becek.
Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman perlu dibersihkan dan pemupukan dilakukan secara berkala. Dengan perawatan yang baik, rimpang lengkuas biasanya dapat dipanen setelah berumur sekitar 10 hingga 12 bulan.
3. Jahe
Jahe sangat cocok ditanam di polybag sehingga tidak memerlukan lahan luas. Gunakan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, serta sekam agar porositas tanah tetap baik.
Bibit berasal dari rimpang sehat yang telah bertunas. Disarankan memilih rimpang jahe yang sudah tua, berusia 9 sampai 10 bulan.
Polybag juga sebaiknya ditempatkan di lokasi yang memperoleh sinar matahari cukup. Penyiraman pun perlu dilakukan secara rutin pada pagi atau sore hari, namun tidak berlebihan agar rimpang tak mudah membusuk.
Selama masa pertumbuhan, tanaman juga memerlukan penyiangan dan tambahan pupuk organik agar hasil panen lebih optimal.
4. Daun salam
Berdasarkan Buletin Kebun Raya Indrokilo Boyolali, tanaman salam dapat diperbanyak melalui biji maupun bibit hasil cangkok. Bibit ditanam pada tanah yang subur dan memiliki drainase baik sehingga akar dapat berkembang dengan maksimal.
Lokasi penanaman sebaiknya memperoleh cahaya matahari cukup. Selama masa pertumbuhan, tanaman membutuhkan penyiraman rutin terutama saat musim kemarau.
Pemangkasan cabang yang terlalu rapat dianjurkan untuk merangsang munculnya tunas baru sehingga produksi daun semakin banyak. Daun dapat dipetik secara bertahap tanpa harus menebang pohonnya.
5. Daun jeruk
Mengutip CNN Indonesia, daun jeruk purut dapat ditanam menggunakan bibit hasil cangkok maupun okulasi agar pertumbuhannya lebih cepat. Gunakan pot atau polybag berukuran besar yang diisi campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam supaya media tetap gembur.
Tanaman membutuhkan sinar matahari sekitar 6 hingga 8 jam setiap hari. Penyiraman dilakukan secara rutin ketika media mulai mengering, sementara pemupukan diberikan secara berkala agar daun tumbuh lebat.
Jika dirawat dengan baik, daun jeruk sudah dapat dipanen sedikit demi sedikit tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman.
6. Serai
Serai dapat ditanam dari batang yang masih memiliki pangkal akar. Pangkal batang direndam terlebih dahulu di dalam air selama beberapa hari hingga akar baru mulai tumbuh sebelum dipindahkan ke media tanam.
Setelah ditanam, letakkan serai di tempat yang terkena sinar matahari penuh. Penyiraman dilakukan secara rutin pada awal pertumbuhan, sedangkan pemupukan organik dapat diberikan setiap beberapa bulan sekali. Batang serai yang sudah besar dapat dipanen dari bagian luar rumpun sehingga tunas muda di tengah tetap berkembang.
7. Jeruk nipis
Menurut panduan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, jeruk nipis tumbuh baik pada tanah yang subur, gembur, dan memiliki drainase baik. Bibit hasil okulasi atau sambung pucuk lebih dianjurkan karena umumnya lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji.
Lubang tanam sebaiknya diberi pupuk kandang matang sebelum bibit dipindahkan. Setelah itu, lakukan penyiraman secara teratur dan pemupukan berkala sesuai fase pertumbuhan tanaman.
Pemangkasan cabang yang tidak produktif juga penting dilakukan agar tajuk tetap seimbang serta mampu menghasilkan daun dan buah yang berkualitas.
Sudahkah Bunda punya salah satu tanaman bumbu dapur di atas?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)Simak video di bawah ini, Bun:
Daun Kelor Bantu Atasi Berbagai Penyakit
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
7 Tips Menanam dan Merawat Tanaman Herbal hingga Bumbu Dapur di Rumah
5 Tanaman yang Cocok untuk Sistem Akuaponik, Bisa Dipanen untuk Masak
5 Tanaman Hias Tahan Panas & Mudah Dirawat, Bikin Rumah Bunda Makin Cantik
5 Tanaman yang Cocok Menghiasi Taman Minimalis di Rumah
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang Tua yang Terlalu Bergantung pada Anak secara Emosional
9 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker Payudara Menurut Pakar
7 Kebiasaan Orang Berkarakter Kuat, Tidak Gampang Terpengaruh dan Ikut-ikutan
Terpopuler: Acha Septriasa & Mantan Suami Kompak Rayakan Ultah Putri Semata Wayang
7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Hati Penyayang
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Electric Grill untuk BBQ Rumahan, Panggang Jadi Lebih Praktis
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Nasha Putri Pasha Ungu Ikut Fashion Show, Dapat Support dari Ibunda hingga Adelia
Cara Mengenali Orang Tua yang Terlalu Bergantung pada Anak secara Emosional
9 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker Payudara Menurut Pakar
Drama China 'Spring of the Blade': Sinopsis, Daftar Pemain, hingga Jumlah Episode
7 Kebiasaan Orang Berkarakter Kuat, Tidak Gampang Terpengaruh dan Ikut-ikutan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Pakai Beauty Device Anti-Aging? Jangan Salah Urutan Skincare
-
Beautynesia
Kronologi Vokalis Band Diduga Alami Pelecehan saat Tampil di Acara Amal Karhutla di Kalimantan Tengah
-
Female Daily
7 Parfum Favorit Pramugari yang Wanginya Tahan Sepanjang Hari!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 23 September: Pisces Banyak Masalah, Capricorn Jangan Menyerah
-
Mommies Daily
Kulit Kering karena AC? Pakai Face Mist, Moisturizer, atau Hydrating Serum?