MOM'S LIFE
7 Ciri Orang yang Tidak Terbiasa Mandiri Sejak Kecil
Tim HaiBunda | HaiBunda
Jumat, 28 Aug 2026 12:00 WIBKemandirian tidak muncul begitu saja ketika seseorang beranjak dewasa. Kebiasaan sejak kecil ternyata dapat membentuk kemampuan seseorang untuk mandiri saat tumbuh dewasa.
Perlu diketahui, kurangnya kemandirian sejak kecil bisa terbentuk dari kebiasaan sehari-hari yang terus dilakukan tanpa disadari. Ketika anak terlalu sering bergantung pada orang lain, hal ini dapat terbawa hingga dewasa dan membuatnya kesulitan mengambil keputusan atau menyelesaikan masalah sendiri.
Ada beberapa kebiasaan atau ciri orang dewasa yang tidak terbiasa mandiri, yang terbawa sejak kecil. Memahaminya sangat penting untuk menghindari masalah ketika seseorang masuk di dunia kerja atau menjalin hubungan dengan orang lain.
Ciri orang yang kurang mandiri sejak kecil
Dikutip dari laman Cottonwood Psychology, berikut tujuh ciri atau kebiasaan seseorang yang kurang mandiri sejak kecil:
1. Kesulitan menetapkan batasan
Anak yang sejak kecil jarang diberi ruang untuk bersuara, batasan pribadi mereka bisa terasa membingungkan. Hal ini sering menjadi kebiasaan orang kurang mandiri, seperti terlalu cepat berbagi cerita, mudah berkata iya, lalu merasa tidak nyaman.
Sebagian anak tumbuh dengan orang tua yang kerap melanggar ruang pribadi atau menuntut keterlibatan emosional berlebihan. Akibatnya, konsep batas diri menjadi kabur dan berkembang menjadi kebiasaan orang yang kurang mandiri hingga dewasa.
Saat dewasa, kondisi ini tampak dari kebiasaan menjelaskan berlebihan dan meminta maaf atas kebutuhan sederhana. Dengan melatih kalimat singkat, tegas, dan sopan, kebiasaan orang yang kurang mandiri ini dapat perlahan berubah menjadi sikap yang lebih sehat dan seimbang.
2. Meminta izin terlebih dahulu
Bunda mungkin sering melihat anak atau orang dewasa yang terbiasa meminta persetujuan sebelum bertindak, meski sebenarnya tidak perlu. Pola ini menjadi salah satu kebiasaan orang kurang mandiri karena keputusan pribadi selalu menunggu izin dari orang lain.
Sekilas kebiasaan ini tampak sopan, seperti bertanya sebelum melakukan sesuatu atau meminta kepastian atas hal yang sudah dipahami. Namun, jika terlalu sering meminta persetujuan, seseorang bisa terbiasa bergantung pada orang lain.
Pada keluarga yang membatasi kemandirian sejak kecil, meminta izin sering dianggap sebagai tanda aman. Kebiasaan ini bisa terbawa hingga dewasa, sehingga perlu dilatih perlahan dengan membiasakan memberi informasi, bukan selalu meminta izin.
3. Terlalu berlebihan dalam mempersiapkan tugas sehari-hari
Kebiasaan ini sering terlihat seperti sikap rajin dan bertanggung jawab, padahal sebenarnya muncul dari rasa takut dikritik atau disalahkan. Sejak kecil, kondisi ini bisa membentuk kebiasaan orang kurang mandiri karena anak merasa harus selalu siap agar aman.
Dalam keseharian, tugas sederhana pun terasa berat karena dipikirkan terlalu lama. Menelepon saja harus membuat catatan, atau membeli barang kecil perlu riset berjam-jam, sehingga kebiasaan seperti ini membuat energi cepat habis.
Sebagai Bunda, penting menyadari bahwa tidak semua hal harus sempurna. Dengan membiasakan anak merasa cukup siap, kebiasaan ini perlahan bisa berubah menjadi sikap lebih tenang dan percaya diri.
4. Merasa gelisah saat memiliki kebebasan
Ketika punya waktu luang, kebebasan seharusnya terasa menyenangkan, tetapi bagi sebagian orang justru membuat gelisah. Kondisi ini sering dialami oleh mereka yang sejak kecil terbiasa diarahkan dan jarang menentukan pilihan sendiri.
Rasa tidak tenang bisa muncul dalam bentuk dada terasa sesak, mudah kesal, atau keinginan terus melakukan sesuatu agar tidak diam. Tanpa disadari, inilah salah satu kebiasaan orang menjadi kurang mandiri yang terbentuk karena sejak kecil selalu mengikuti aturan dan jadwal orang lain.
Menjaga agar lebih nyaman, mereka bisa mulai mengatur waktu bebas dengan cara sederhana, misalnya menentukan satu kegiatan lalu membiarkan sisanya fleksibel. Dengan latihan seperti ini, kebiasaan orang menjadi kurang mandiri perlahan dapat berubah karena tubuh belajar bahwa waktu bebas tidak perlu selalu ditakuti.
5. Sering menolong orang lain
Sejak kecil, ada anak yang terbiasa berada dalam mode penolong, yaitu selalu sigap membantu sebelum diminta. Lama-kelamaan, sikap ini bisa membentuk kebiasaan selalu mendahulukan orang lain dan melupakan kebutuhan diri sendiri.
Menolong memang hal baik dan patut diapresiasi, tetapi jika dilakukan terus-menerus bisa membuat hati dan tenaga terkuras. Pola ini sering menjadi bagian dari kebiasaan orang kurang mandiri karena rasa berharga muncul hanya saat merasa dibutuhkan.
Mereka dapat mulai menyadari momen ketika ingin langsung membantu atau menyelesaikan masalah orang lain. Dengan memberi jeda sejenak dan menetapkan batas yang wajar, kebiasaan ini dapat perlahan berubah tanpa menghilangkan rasa peduli pada orang lain.
6. Menghindari risiko kecil
Orang yang sejak kecil kurang diberi ruang mandiri cenderung menghindari risiko kecil saat dewasa. Pola ini menjadi bagian dari kebiasaan orang kurang mandiri, seperti memilih rutinitas yang sama agar merasa aman setiap harinya.
Ketakutan mencoba hal baru sering berakar dari pengalaman masa kecil yang penuh aturan dan hukuman. Akibatnya, kebiasaan ini muncul dalam bentuk diam saat rapat, menunda memulai sesuatu, atau takut terlihat salah.
Sebagai langkah awal, orang dengan kebiasaan ini bisa melatih diri mengambil risiko kecil dengan dampak minim. Perlahan, kebiasaan ini dapat diubah dengan menghargai usaha, bukan hanya hasil, agar rasa percaya diri tumbuh kembali.
7. Terlalu meragukan keputusan yang diambil
Kebiasaan orang kurang mandiri yang selanjutnya adalah terlalu meragukan keputusan yang diambil. Kebiasaan ini sering dialami oleh orang yang sejak kecil jarang diberi ruang untuk memilih sendiri. Akibatnya, keputusan kecil pun terasa berat dan menimbulkan keraguan.
Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini tampak dari kebiasaan membaca ulang pesan berkali-kali hingga mengubah menu makan saat proses memasak sudah dimulai. Situasi sederhana ini kerap berujung pada rasa jengkel pada diri sendiri.
Di balik sikap tersebut, biasanya ada pengalaman masa kecil ketika pilihan dianggap bisa berujung salah dan mendapat kritik. Untuk perlahan mengurangi kebiasaan orang yang kurang mandiri ini, mereka dapat melatih diri membuat aturan kecil saat memilih, membatasi waktu mengambil keputusan, serta mengingat bahwa banyak keputusan yang ternyata bisa berjalan baik-baik saja.
Demikian 7 kebiasaan orang yang kurang mandiri sejak kecil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini 4 Kata Psikologis agar Permintaan Lebih Mudah Diterima
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Tanda Seseorang Diam-diam Membenci Kita Menurut Pakar
10 Tanda Seseorang Terlahir Baik Hati Menurut Psikologi
15 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang dengan Kecerdasan Sosial Tinggi Menurut Psikolog
Ingin Tahu Bunda Tipe Ibu Seperti Apa? Coba Kuis Ini Yuk
TERPOPULER
7 Ciri Orang yang Tidak Terbiasa Mandiri Sejak Kecil
Sosok Destry Gubenur BI Perempuan Pertama, Menambah Daftar Bos Bank Sentral Wanita di Dunia Jadi 27
3 Kali Gagal Bayi Tabung, Pasangan Ini Akhirnya Punya Anak setelah Dokter Temukan Penyebabnya
Es Batu Bisa Bikin Jerawat Kempes? Ini Faktanya
Potret Terbaru Alyssa Soebandono Usai Operasi Skoliosis, Harus Pakai Korset Tiap Hari
REKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Teko Pemanas Air Listrik Terbaik dengan Watt Kecil
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Merek Sabun Mandi untuk Ibu Hamil yang Aman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Mask untuk Rambut Kering dan Rusak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus Kecil Stainless Steel Terbaik dengan Tutup Kaca
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Sosok Destry Gubenur BI Perempuan Pertama, Menambah Daftar Bos Bank Sentral Wanita di Dunia Jadi 27
Es Batu Bisa Bikin Jerawat Kempes? Ini Faktanya
7 Ciri Orang yang Tidak Terbiasa Mandiri Sejak Kecil
Pakai Wi-Fi Tetangga Tanpa Izin, Ini Hukumnnya dalam Islam
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Rambut Basah Mau Langsung Kering dan Rapi? Ini Review ghd Duet Blowdry Wet to Dry
-
Beautynesia
4 Ciri Perempuan yang Memiliki IQ Tinggi dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Female Daily
Jangan Asal Pilih! Ini Model Jeans yang Paling Cocok Sesuai Bentuk Badan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Video: Tutorial Sun-Kissed Blush Makeup Look
-
Mommies Daily
10 Kuliner Khas Dieng yang Wajib Dicoba, Ada yang Cocok untuk Anak