HaiBunda

MOM'S LIFE

Mengenal Gunung Judi, Lokasi yang Disebut Tempat Bahtera Nabi Nuh Berlabuh

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Jumat, 06 Nov 2026 14:30 WIB
Ilustrasi formasi batuan berbentuk perahu di tempat dekat Gunung Ararat, Turki / Foto: Getty Images/Ozbalci
Jakarta -

Bunda, kisah Nabi Nuh AS menjadi salah satu cerita yang banyak disebut dalam Al-Qur’an. Allah SWT memberikan mukjizat kepadanya berupa bahtera yang digunakan untuk menyelamatkan para pengikutnya dari banjir besar.

Setelah banjir surut, bahtera Nabi Nuh AS dikisahkan berlabuh di sebuah gunung bernama Judi (Judiy).

Lokasi tersebut disebut dalam Al-Qur’an, tepatnya surah Hud ayat 44, yang menceritakan bahwa kapal itu akhirnya berlabuh setelah air disurutkan dan azab terhadap kaum yang zalim selesai.


وَقِيْلَ يٰٓاَرْضُ ابْلَعِيْ مَاۤءَكِ وَيٰسَمَاۤءُ اَقْلِعِيْ وَغِيْضَ الْمَاۤءُ وَقُضِيَ الْاَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُوْدِيِّ وَقِيْلَ بُعْدًا لِّلْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ ٤٤

Artinya:

“Difirmankan (oleh Allah SWT), ‘Wahai bumi, telanlah airmu dan wahai langit, berhentilah (mencurahkan hujan)’. Air pun disurutkan dan urusan (pembinasaan para pendurhaka) pun diselesaikan dan (kapal itu pun) berlabuh di atas Gunung Judiy, dan dikatakan, ‘Kebinasaanlah bagi kaum yang zalim’.”

Sementara itu berikut tafsir ringkas surah Hud ayat 44 dari Kemenag:

Dan setelah Allah membinasakan orang kafir, kemudian difirmankan oleh Allah, kepada bumi dan langit, "Wahai bumi yang telah memancarkan air dari sumbernya! Telanlah airmu hingga kering dan wahai langit! Berhentilah mencurahkan hujan." Dan air pun disurutkan oleh Allah yang Mahakuasa, dan penetapan perintah Allah membinasakan orang-orang yang mendustakan dan menyelamatkan orang-orang yang beriman pun diselesaikan. Dan kapal itu pun berlabuh di atas gunung Judi, yakni terletak di pegunungan Ararat (Turki), dan dikatakan, "Binasalah orang-orang zalim yang melampaui batas hukum Allah dan ingkar kepada-Nya, serta mendustakan Rasul-Nya."

Mengenal Gunung Judi

Dilansir detikcom, menurut tafsir dan literatur klasik, Gunung Judi, tempat berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS, terletak di Armenia bagian selatan dan berbatasan dengan Mesopotamia.

Pendapat lain menyebut gunung ini terletak di pegunungan Ararat di Turki. Keterangan berlabuhnya bahtera Nuh di pegunungan Ararat juga terdapat dalam Alkitab, Kitab Kejadian.

Menurut buku 50 Misteri Menggemparkan Dunia karya Adrie Noor Al-Fatia dkk., intelektual muslim Turki Harun Yahya berpendapat bahwa bahtera Nabi Nuh AS berlabuh di tempat tinggi yang disebut Judi, yang diyakininya berada di kawasan Gunung Ararat.

Ia menafsirkan bahwa Judi sebagai istilah untuk tempat tinggi, atau rangkaian pegunungan, bukan nama satu gunung tertentu.

Sementara itu, tim internasional Noah’s Ark Scans masih meneliti formasi Durupinar di dekat Gunung Ararat, Turki, yang diduga menyerupai bahtera Nabi Nuh AS. Untuk sementara, mereka mengonfirmasi 100 persen bahwa struktur geologis itu tidak terbentuk secara alami melainkan sepenuhnya buatan manusia.

Mereka menemukan sejumlah struktur seperti garis lurus, sudut siku-siku, dan ruang bawah tanah, tetapi temuan tersebut belum menjadi bukti ilmiah bahwa formasi itu merupakan bahtera Nabi Nuh AS, Bunda.

Kisah Nabi Nuh AS dan bahteranya

Nabi Nuh AS berdakwah selama 500 tahun kepada kaum penyembah berhala. Meski telah berusaha dengan sungguh-sungguh, hanya sekitar 70-80 orang yang beriman kepadanya.

Setelah berdoa memohon petunjuk, Allah SWT memerintahkannya untuk membuat sebuah bahtera. Nabi Nuh AS dan para pengikutnya membangun kapal tersebut di atas bukit, tetapi pekerjaan mereka justru mendapat ejekan dan perlakuan buruk dari kaum yang menentang.

Setelah bahtera selesai, Nabi Nuh AS membawa para pengikutnya, sepasang dari setiap jenis hewan, serta benih tumbuhan ke dalam kapal.

Tak lama kemudian, hujan deras turun dan menyebabkan banjir besar yang menenggelamkan daratan. Setelah hujan berhenti dan air berangsur surut, Nabi Nuh AS bersama para pengikutnya keluar dari bahtera untuk memulai kehidupan baru. Keturunannya pun kemudian berkembang dan menyebar ke berbagai penjuru bumi.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Simak video di bawah ini, Bun:

Puasa Isra Mi'raj 27 Rajab, Ini Panduan Lengkapnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Viral Bocah 3 Tahun Jago Main Sepak Bola, Orang Tua Justru Dipanggil Polisi

Parenting Azhar Hanifah

Mengenal Gunung Judi, Lokasi yang Disebut Tempat Bahtera Nabi Nuh Berlabuh

Mom's Life Amira Salsabila

Bukan MSCI, Ini Masalah yang Dinilai Lebih Berbahaya bagi Rupiah Menurut Ekonom

Mom's Life Annisa Karnesyia

Cara Mengenali Orang EQ Tinggi Dilihat dari Cara Balas Chat

Mom's Life Dilla Atqia Rahmah

Bukan soal Finansial, Ini Alasan Pasangan Tunda Punya Anak

Mom's Life Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ramai Sepekan: Kasus Sadap Ilegal Hingga Kabar Kehamilan Istri dr. Gia Pratama

Jadi Sorotan, Ibu Usia 60 Th di China Punya Dua Anak dengan Jarak Kelahiran hanya 2 Th

33 Negara Minta Warganya Siaga Siapkan Stok Makanan dan Air di Rumah, Ada Apa?

Viral Bocah 3 Tahun Jago Main Sepak Bola, Orang Tua Justru Dipanggil Polisi

Mengenal Gunung Judi, Lokasi yang Disebut Tempat Bahtera Nabi Nuh Berlabuh

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK