Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Bunda Tidur Jam Berapa? Ternyata Jam Tidur Ideal Menurut Gen Z, Milenial, Gen X, dan Boomers Beda Jauh

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 07 Nov 2026 19:00 WIB

Ilustrasi Perempuan Tidur
Ilustrasi Bunda Tidur Jam Berapa? Tenyata Jam Tidur Ideal Menurut Gen Z, Milenial, Gen X, dan Boomers Beda Jauh/Foto: Getty Images/iStockphoto/Nuttawan Jayawan
Daftar Isi
Jakarta -

Bunda, setiap orang mungkin memiliki kebiasaan berbeda dalam menentukan waktu tidur malam yang ideal. Ada yang memilih istirahat lebih awal, bahkan sebelum jam 8 malam, sementara lainnya justru bisa terlelap setelah tengah malam.

Perbedaan kebiasaan tersebut ternyata juga dapat dikaitkan dengan kelompok generasi, mulai dari Gen Z, Milenial, Gen X, hingga baby boomer. Faktor usia dan rutinitas sehari-hari pun memengaruhi pandangan seseorang mengenai waktu terbaik untuk beristirahat.

Lantas, kapan sebenarnya orang dewasa sebaiknya tidur pada malam hari? Setiap generasi tentu memiliki jawaban yang berbeda. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Perbedaan waktu tidur ideal setiap generasi

Dilansir Your Tango, generasi Z, milenial, generasi X, dan generasi baby boomer semuanya memiliki gagasan sendiri tentang waktu tidur yang tepat untuk orang dewasa. Berikut penjelasan:

1. Generasi baby boomer sering berpikir bahwa tidur lebih awal adalah hal yang baik

Bagi banyak generasi baby boomer, tidur pada jam yang wajar adalah salah satu cara mereka mempraktikkan peran sebagai orang dewasa yang bertanggung jawab.

Mereka adalah tipe orang yang biasanya lebih suka tidur lebih awal, terutama jika itu berarti bangun dengan perasaan segar dan siap menghadapi hari.

Ada juga hal yang perlu diperhatikan tentang menjaga rutinitas. Generasi ini tumbuh dengan jadwal tidur yang lebih terstruktur, di mana bangun pagi untuk bekerja dan tanggung jawab keluarga menjadikan tidur yang cukup sebagai prioritas.

Tidur sekitar 8 atau 9 jam setiap malam adalah cara paling tepat untuk mendapatkan istirahat yang cukup.

 Tidak semua generasi baby boomer mengikuti rutinitas yang sama, tetapi umumnya mereka tidak ingin begadang. Mereka telah mencapai titik di mana tahu apa yang cocok untuk tubuhnya.

2. Generasi X berada di tengah-tengah dalam hal waktu tidur

Generasi X sering kali harus menyeimbangkan pekerjaan yang menuntut dan daftar tugas yang tak kunjung habis, sehingga waktu tidur mereka biasanya bergantung pada berapa banyak waktu yang mereka miliki untuk diri sendiri di penghujung hari.

Tidur sekitar pukul 10 atau 11 malam mungkin terasa seperti kompromi yang baik antara mendapatkan istirahat yang cukup dan menikmati sedikit waktu bersantai di akhir hari yang panjang.

Bagi generasi ini, malam hari bisa menjadi salah satu dari sedikit kesempatan mereka untuk bersantai tanpa ada yang membutuhkan sesuatu.

Memiliki sedikit waktu untuk menonton TV atau bermain ponsel terasa terlalu menyenangkan untuk dilewatkan, bahkan ketika mereka tahu seharusnya mereka sudah tidur.

3. Generasi Milenial menganggap pergi tidur bukan berarti mengakhiri hari

Generasi Milenial cenderung memiliki hubungan yang rumit dengan waktu tidur, Bunda. Setelah menghabiskan berjam-jam bekerja, mengurus berbagai keperluan, berhubungan dengan teman dan keluarga, serta menghadapi stres sehari-hari, banyak dari mereka hanya memiliki waktu untuk diri sendiri di malam hari.

Itu bisa berarti begadang hingga pukul 11 malam atau tengah malam. Waktu tidur bisa dengan mudah tertunda ketika mereka menonton serial TV tanpa henti atau berinteraksi dengan teman hingga larut malam.

Bukan berarti mereka tidak menghargai tidur seperti generasi yang lebih tua. Mereka hanya kesulitan menyisipkan waktu pribadi ke dalam jadwalnya yang sudah padat.

4. Generasi Z suka begadang agar tidak ketinggalan sesuatu

Sebagian besar generasi ini merasa nyaman begadang hingga tengah malam atau lebih larut, entah itu untuk membuka media sosial, bermain game dengan teman, menonton video, atau mengecek pesan.

Dengan hiburan yang hanya berjarak beberapa sentuhan, waktu tidur dengan mudah menjadi kurang teratur dan lebih seperti sebuah saran.

Ada juga daya tarik memiliki waktu tanpa gangguan di malam hari. Ketika siang hari terasa sibuk atau melelahkan, jam-jam larut malam dapat menawarkan rasa kebebasan yang membuat tergoda untuk menunda tidur sedikit lebih lama, hingga tiba-tiba waktu menunjukkan jam 2 pagi.

Nah, itulah beberapa perbedaan pendapat setiap generasi terkait waktu tidur yang ideal. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda