moms-life
9 Ciri Orang IQ Rendah yang Terlihat dalam Kehidupan
HaiBunda
Rabu, 28 Oct 2026 09:45 WIB
Daftar Isi
-
9 Ciri orang IQ rendah yang terlihat dalam kehidupanÂ
- 1. Melebih-lebihkan kemampuan diri
- 2. Membuat hal sederhana menjadi rumit
- 3. Sering menyela pembicaraan
- 4. Sulit menerima kritik yang membangun
- 5. Menghindari tantangan
- 6. Melihat persoalan hanya dalam dua sisi
- 7. Kesulitan memecahkan masalah
- 8. Kesulitan memahami isyarat sosial
- 9. Menganggap perbedaan pendapat sebagai serangan pribadi
Kecerdasan seseorang tidak selalu bisa dinilai hanya dari prestasi akademis atau seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki. Dalam kehidupan sehari-hari, ada sejumlah perilaku yang dapat berkaitan dengan kemampuan berpikir, memecahkan masalah, hingga memahami sudut pandang orang lain.
Beberapa orang mungkin terlihat terlalu percaya diri, sulit menerima kritik, atau kerap menyela pembicaraan. Meski begitu, perilaku tersebut tidak serta-merta menunjukkan tingkat kecerdasan seseorang karena bisa dipengaruhi oleh banyak faktor.
Lantas, apa saja perilaku yang perlu diperhatikan dan bagaimana kaitannya dengan kecerdasan? Yuk, simak penjelasannya berikut ini, Bunda!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
9 Ciri orang IQ rendah yang terlihat dalam kehidupanÂ
Mengutip laman Your Tango berikut ini 9 ciri orang IQ rendah yang terlihat dalam kehidupan.
1. Melebih-lebihkan kemampuan diri
Orang yang terlalu percaya diri terkadang mengambil tanggung jawab di luar kemampuannya atau menjanjikan sesuatu yang sulit diwujudkan. Mereka mungkin lebih fokus membangun kesan kompeten daripada memahami batas kemampuan diri.
Sebuah penelitian pada 2017 menemukan adanya hubungan antara kepercayaan diri yang berlebihan dan keterampilan yang lebih rendah dibandingkan orang yang memiliki kerendahan hati intelektual.
2. Membuat hal sederhana menjadi rumit
Sebagian orang menggunakan penjelasan yang berbelit-belit ketika membahas persoalan sederhana. Mereka mungkin ingin terlihat lebih pintar dengan memakai istilah rumit atau memberikan penjelasan yang sebenarnya tidak diperlukan.
Mengutip pembahasan dari jurnal WIREs Cognitive Science mengenai penggunaan bahasa dan pemahaman kognitif. Namun, penjelasan yang rumit tidak otomatis menandakan kecerdasan rendah.
Kemampuan menyampaikan gagasan secara jelas juga dipengaruhi oleh pengalaman, kebiasaan berkomunikasi, dan pemahaman terhadap topik.
3. Sering menyela pembicaraan
Kebiasaan memotong ucapan orang lain dapat membuat percakapan menjadi kurang nyaman. Seseorang mungkin terlalu ingin menyampaikan pendapatnya hingga tidak memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menyelesaikan kalimat.
Mengutip penelitian jurnal Frontiers in Psychiatry, kesulitan dalam interaksi sosial dapat berkaitan dengan konflik dan tekanan dalam hubungan.
Namun, kebiasaan menyela tidak bisa digunakan sebagai ukuran langsung IQ karena juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan berkomunikasi dan kemampuan mengendalikan impuls.
4. Sulit menerima kritik yang membangun
Kritik seharusnya bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri. Namun, sebagian orang justru menganggap masukan sebagai serangan pribadi sehingga cenderung bersikap defensif atau menolak saran.
Mengutip penjelasan peneliti psikologi Rob Nash bahwa menerima umpan balik dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi banyak orang. Tingkat kepercayaan diri, pengalaman sebelumnya, dan kemampuan mengelola emosi juga berperan dalam menyikapi masukan.
5. Menghindari tantangan
Orang yang selalu menghindari tantangan cenderung memilih zona nyaman daripada menghadapi situasi baru untuk belajar. Padahal, menurut psikolog Bruce Wilson dalam Psychology Today, ketidaknyamanan dapat menjadi bagian dari proses pengembangan diri.Â
6. Melihat persoalan hanya dalam dua sisi
Orang yang terbiasa berpikir secara hitam-putih cenderung menganggap sesuatu hanya benar atau salah, baik atau buruk, tanpa mempertimbangkan kemungkinan lain. Mereka mungkin sulit menerima bahwa suatu persoalan memiliki banyak sisi dan membutuhkan penilaian yang lebih mendalam.
American Psychological Association (APA) menyebut pola berpikir seperti ini sebagai dichotomous thinking atau pemikiran dikotomis. Mengutip penelitian dari Jepang yang diterbitkan pada 2021 mengenai hubungan antara pola pikir dikotomis dan kemampuan kognitif.
7. Kesulitan memecahkan masalah
Kemampuan memecahkan masalah melibatkan proses memahami situasi, mengenali pola, mempertimbangkan pilihan, dan menentukan langkah yang tepat. Orang yang mengalami kesulitan dalam proses tersebut mungkin membutuhkan lebih banyak waktu untuk menemukan solusi.
Mengutip penelitian dalam jurnal BMC Psychology, IQ merupakan ukuran kemampuan kognitif umum yang dinilai melalui tes terstandar. Akan tetapi, hasil tes IQ tidak mencakup seluruh bentuk kemampuan manusia.
8. Kesulitan memahami isyarat sosial
Isyarat sosial meliputi ekspresi wajah, bahasa tubuh, intonasi suara, dan perubahan suasana dalam percakapan. Orang yang kesulitan membaca isyarat tersebut mungkin tidak menyadari ketika lawan bicara merasa tidak nyaman atau ingin mengakhiri pembicaraan.
Merujuk pada pembahasan dalam Journal of Clinical Child Psychology mengenai hubungan kemampuan kognitif dan perkembangan perilaku sosial pada anak usia sekolah. Kemampuan kognitif dapat berperan dalam perkembangan keterampilan sosial, tetapi keduanya tidak selalu berhubungan secara sederhana.
Kesulitan memahami isyarat sosial juga bisa berkaitan dengan pengalaman berinteraksi, perbedaan cara berkomunikasi, dan berbagai faktor perkembangan.Â
9. Menganggap perbedaan pendapat sebagai serangan pribadi
Orang yang menganggap perbedaan pendapat sebagai serangan pribadi cenderung kesulitan membangun komunikasi yang sehat. Padahal, penelitian dalam jurnal Social Development menunjukkan bahwa perbedaan pendapat yang dikelola dengan baik dapat meningkatkan kualitas hubungan dan penyesuaian sosial.
Sikap terbuka terhadap pandangan berbeda membantu seseorang belajar dan memahami perspektif orang lain.
Itulah sembilan ciri orang IQ rendah yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari, Bunda. Perlu diingat, perilaku sehari-hari bukan alat untuk menentukan tingkat IQ seseorang, ya, Bun!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(Azhar Hanifah/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
5 Tanda Seseorang Memiliki Kecerdasan Brilian Menurut Psikologi
Mom's Life
Tanda Orang Cerdas Menurut Islam dan Cara Mengasahnya
Mom's Life
5 Kalimat Simpel yang Sering Diucap Orang Pintar Saat Membuka Percakapan
Mom's Life
5 Kebiasaan Unik yang Dimiliki Orang Cerdas, Bunda Punya Salah Satunya?
Mom's Life
5 Kebiasaan Orang dengan IQ Tinggi, Sering Dianggap Aneh Bun
Mom's Life
Tak Selalu IQ, Ini 5 Tanda Orang yang Tidak Sadar Dirinya Cerdas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Ciri Orang yang Pendiam di Awal, tapi Punya Sisi Menarik saat Sudah Akrab
7 Ciri Orang yang Selalu Memendam Emosi dan Terlihat Baik-Baik Saja
7 Cara Mengenali Orang yang Tidak Bahagia dari Kebiasaan Pagi Hari Menurut Riset