nutrisi

Bunda, Perhatikan Hal Ini Sebelum Beri Anak Susu UHT

Amelia Sewaka Sabtu, 15 Sep 2018 - 07.53 WIB
Bunda, Perhatikan Hal Ini Sebelum Beri Anak Susu UHT/Foto: Shutterstock Bunda, Perhatikan Hal Ini Sebelum Beri Anak Susu UHT/Foto: Shutterstock
Jakarta - Untuk melengkapi nutrisi si kecil yang sedang tumbuh dan berkembang ada orang tua yang memberi susu, salah satunya susu UHT (Ultra High Temperature.

Nah, sebelum memberi anak susu UHT ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan nih, Bun. Pakar nutrisi Dr Matthew Lantz Blaylock PhD mengatakan sebagai konsumen kita perlu jeli dalam memilih produk yang akan dikonsumsi keluarga termasuk produk susu.

"Susu segar yang didapat dengan proses pasteurisasi adalah jenis susu yang paling baik dianjurkan untuk konsumsi sehari-hari. Karena proses pasteurisasi membuat susu segar aman dikonsumsi dengan mempertahankan kualitas tanpa mengurangi vitamin dan mineral," papar Matthew dalam peluncuran 'Susu UHT Greenfields dengan Kemasan Kecil', di Kidzania Pacific Place, Jakarta Selatan pada Jumat (14/9/2018).


Namun, Matthew menambahkan, susu pasteurisasi hanya bisa bertahan di luar lemari pendingin selama 3-4 jam sehingga tidak bisa dibawa ke mana-mana dalam waktu lama. Karena itu, hadir susu UHT yang mampu membunuh bakteri dan spora di dalam susu. Dengan begini susu UHT dapat disimpian di suhu ruangan selama beberapa bulan dengan catatan susu tersebut belum dibuka ya, Bun.

"Untuk memastikan susu UHT yang kita konsumsi merupakan susu dengan kualitas terbaik, saya anjurkan agar konsumen atau orang tua periksa dengan teliti sumber dari susu UHT tersebut," kata Matthew.

Matthew menegaskan, pilihlah susu UHT yang dibuat hanya dari susu segar murni. Menurut Matthew susu UHT yang baik terdiri dari 1 bahan tanpa campuran lain. Ibaratnya seperti bahan makanan sehat yang dipetik langsung dari pohonnya atau dicabut langsung dari tanah. Nah, itulah produk berkualitas.

Pada kesempatan yang sama, Heru Prabowo, Head of Dairy Farm PT Greenfields Indonesia mengatakan, susu yang berkualitas berasal hewan atau sapi yang sehat.

"Jadi, saat sapi sehat, pakannya bagus, perawatannya bagus dari mulai kesehatan sampai hal terkecil seperti sapinya di medikur pedikur hingga sapinya nyaman. Maka, output susu yang dikeluarkan dari susu tersebut juga bagus," tutur Heru.

(aml/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi