parenting

Bayi Melepeh MPASI Awalnya, Kenapa Ya?

Minggu, 02 Jul 2017 16:43 WIB
Bayi Melepeh MPASI Awalnya, Kenapa Ya?
Jakarta -
Bayi-bayi enam bulan lain kelihatannya semangat banget saat makan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) di awal-awal. Tapi kok bayi enam bulan kita malah melepehnya ya. Apa yang salah nih?

"Untuk memulai makan itu adalah proses belajar juga. Sama seperti bayi saat proses merangkak, berjalan, berdiri, dan ada tahapan untuk jatuh bangunnya," kata dr Liza Meilany, SpA yang berpraktik di RS Permata Depok ketika mengobrol dengan HaiBunda.

Ooh jadi saat bayi kita melepeh MPASI awalnya sebenarnya kita nggak perlu khawatir ya. Bayi-bayi kan nggak semua sama ya Bun. Ada yang gampang dan langsung lahap, tapi ada juga yang nggak segampang lainnya. Nah, kalau bayi melepeh MPASI awalnya itu rupanya tahapan dia belajar makan.


dr Liza menambahkan bahwa anak yang cenderung melepeh makanannya itu juga terjadi karena proses. Ketika masa penerimaan ASInya saja si bayi akan refleks menjulurkan lidah seperti melepehkan makanannya. Nah, karena refleks yang belum hilang itu, bayi seperti melepeh MPASI-nya.

dr Liza juga berpesan nih Bun agar kita jangan panik dan tidak memaksa anak untuk makan. Soalnya nih kalau anak sudah trauma, maka makin susah lagi untuk memberi dia makan.

Perlu kita tanamkan dalam benak kita juga Bun bahwa proses makan adalah Juga proses belajar, jadi ada tantangannya tersendiri. Dalam proses belajar itu juga bisa jadi ada kegagalan yang kita rasakan. Untuk itu, jangan menyerah ya Bun.

dr Liza juga memberikan saran agar si bayi mau makan di hari pertamanya mendapat MPASI, yaitu dengan cara memberikan makanan ke bayi untuk mencobanya satu per satu alias tidak langsung sekaligus. Misalnya, di hari pertama beri pure dulu, kemudian di beberapa hari berikutnya pure bisa ditambah dengan ayam, dan seterusnya sampai Bunda menemukan makanan apa yang benar-benar disukai si bayi.

Dengan kata lain kita memberi tester makanan ke anak. Sambil kita pelajari apa yang benar-benar si anak suka, sebab setiap anak juga berbeda-beda selera makanannya.
(Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi