HaiBunda

PARENTING

Cerita Unik Anak Ayudia Bing Slamet Saat Naik Panggung

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Rabu, 20 Sep 2017 08:03 WIB
Ayudia bersama suami dan anaknya (Foto: Ismail/detikHOT)
Jakarta - Putra pasangan Ayudia Bing Slamet dan Ditto, Dia Sekala Bumi, yang sekarang berumur 1 tahun 4 bulan sering ikut tampil ayah dan ibunya ketika mengisi acara, termasuk kalau di luar kota. Saat ikut orang tuanya tampil, Sekala rupanya punya cerita unik lho, Bun.

Seperti saat ikut Ayudia dan Ditto menghadiri peluncuran buku #TemanTapiMenikah2 di Gramedia Matraman, Jakarta, baru-baru ini, sebelum Ayudia, Ditto, dan Sekala masuk ke ruangan, MC mewanti-wanti kepada peserta untuk nggak tepuk tangan berlebihan atau berteriak histeris. Maklum, tingkah Sekala juga menggemaskan ya, Bun.

Jadilah ketika Sekala masuk bersama bunda dan ayahnya, hadirin hanya bertepuk tangan pelan, bahkan disebut 'tepuk angin' sama si MC sembari menahan kegemasan pada Sekala. Saat Sekala ikut hadir di panggung dan penonton diminta melakukan itu, rupanya ini bukan tanpa alasan lho.


Ayudia bilang, memang Sekala sering ikut dirinya dan Ditto ke luar kota. Tapi, pernah suatu saat, Bun, hadirin yang datang gemas banget sama Sekala sampai-sampai saat Sekala naik panggung penonton berteriak histeris dan heboh. Tapi, apa yang terjadi? Sekala justru shock dan kaget. Duh.

"Dia nangis gitu karena kan ramai banget ya. Itu sih udah ke berapa kali Sekala kita ajak tapi kebetulan kok ini dia langsung nangis. Makanya, sejak saat itu kita brief dulu penontonnya," tutur Ayudia.

Baca juga: Pentingnya Me Time untuk Pasangan Ayudia Bing Slamet dan Ditto

Setelah kejadian itu, alhasil setiap Sekala ikut 'manggung', penonton selalu diberi tahu MC untuk nggak heboh dan histeris kalau nanti Sekala masuk ke venue. Setelah 'aturan' itu diberlakukan, Sekala nggak pernah shock dan nangis lagi deh, Bun. Seperti saat peluncuran buku #TemanTapiMenikah2 lalu, Sekala tampak diam saja, memperhatikan orang di sekitarnya, tapi nggak rewel.

Bahkan, beberapa kali ia sempat ngoceh pakai microphone yang disodorkan sang bunda. Di tengah-tengah acara, Sekala sampai tertidur lho, Bun. Wah, kamu capek ya Sekala. Hi hi hi. Ngomongin soal anak yang justru nangis atau shock saat di tempat ramai, psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi, sampai umur 3 tahun, normal kalau ada anak yang sensory processingnya belum stabil dan seimbang.

Sehingga, kalau ada beberapa stimulus yang memicu kayak tepukan tangan atau teriakan itu bisa memicu anak menangis. Bahkan untuk anak satu tahunan, suasana yang nggak nyaman kayak terlalu gelap, ruangan sempit, itu bisa membuat dia nggak nyaman. Kalau memang bisa, nggak ada salahnya nih bunda sama ayah ngasih tahu ke anak kalau sebelumnya dia bakal bertemu banyak orang. Jadi, anak nggak kaget.

"Kalau anak menangis saat itu, bisa ditenangkan dengan dipeluk atau ya minggir dulu dari tempatnya dan nggak diajak banyak melakukan sesuatu," ujar Ratih yang praktik di RaQQi Human Development and Learning Center ini.

Baca juga: Dampak di Balik Tersebarnya Video Anak Nangis Saat Disuntik

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri-ciri Orang Kurang Empati, Sering Ucapkan 11 Kalimat Menurut Studi Psikolog

Mom's Life Natasha Ardiah

Alyssa Daguise Wujudkan Ngidam Unik Bertemu Briella 'Bayi Samson', Simak Kisahnya

Kehamilan Annisa Karnesyia

20 Tahun Berlalu, Suami Kenang Momen Pertama Bertemu Isyana Sarasvati saat Masih Sekolah

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Belum Ganti Puasa Ramadhan Bertahun-tahun, Harus Bagaimana?

Parenting Nadhifa Fitrina

Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Simak Jadwal Lengkapnya Bun

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri-ciri Orang Kurang Empati, Sering Ucapkan 11 Kalimat Menurut Studi Psikolog

Alyssa Daguise Wujudkan Ngidam Unik Bertemu Briella 'Bayi Samson', Simak Kisahnya

Anak Belum Ganti Puasa Ramadhan Bertahun-tahun, Harus Bagaimana?

Manfaat Chia Seed untuk Diet dan Cara Tepat Mengonsumsinya

Pemerintah Tetapkan 8 Hari Cuti Bersama 2026, Simak Jadwal Lengkapnya Bun

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK