HaiBunda

PARENTING

Sudahkah Bunda Beri Pijatan untuk si Kecil? Manfaatnya Banyak, Lho

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Minggu, 08 Oct 2017 09:30 WIB
Ilustrasi pijat bayi/Foto: Thinkstock
Jakarta - Bunda sering pijat-pijat si bayi nggak? Kalau iya, waah ada banyak manfaat yang bisa didapat, nih.

Dengan memijat bayi, berarti kita menyentuh kulitnya. Nah, sentuhan di 28 hari pertama kehidupan bayi itu penting banget. Soalnya di usia itu, sensori bayi masih sangat sensitif dan saraf-sarafnya masih berkembang. Kalau dirangsang seawal mungkin, tumbuh kembangnya bisa lebih optimal.

"Menurut WHO, sentuhan bisa mengurangi risiko kematian karena sepsis," ujar dr Fitri Hartanto, SpA(K) di sela-sela pemecahan rekor dunia tentang pelatihan stimulasi pemijatan bayi di Djakarta Theater - XXI Grand Ballroom, Jl MH Thamrin No 9, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2017).


Baca juga: Pijat Bayi Itu Ada Aturannya, Kita Nggak Boleh Sembarangan, Bun

Selain itu pijatan punya dampak baik dalam jangka panjang yakni bisa membantu meningkatkan berat badan bayi, selain itu juga bisa meningkatkan nafsu makan anak.

Dari pijatan yang kita berikan, bayi juga bisa berlatih relaksasi. Ketika dalam keadaan rileks, hormon pertumbuhan meningkat dan stressor akan menurun. Hal ini tentunya berdampak baik ke organ bayi.

"Bayi yang tadinya kolik, nggak nyaman karena udara dingin, nggak nyaman karena gigi pertama muncul, akan berkurang dengan baby massage," imbuh dr Fitri.

Selain itu, yang nggak kalah penting, pijat bayi juga akan meningkatkan bonding antara orang tua dengan anaknya. Karena pada saat pemijatan dilakukan akan terjadi interaksi yang intens, Jika bayi sering mendapatkan interaksi yang berkualitas, maka tumbuh kembangnya lebih optimal.

Baca juga: Yuk, Manjakan Si kecil dengan Teknik Pijat 'I Love You'

Kata dr Fitri, pemijatan bisa diberikan pada bayi sejak baru dilahirkan. Kegiatan ini juga bisa dilakukan secara rutin setiap hari. Menurut dr Fitri nih, Bun, pemijatan satu hingga dua kali dalam sehari yang diberikan pada bayi bisa meningkatkan hormon pertumbuhan dan menurunkan hormon stres.

"Syaratnya orang tua dan anak mau. Kalau dipaksa nanti yang keluar stressor," lanjut dr Fitri. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

Melahirkan Anak Keempat, Indah Istri Rigen Rakelna Ungkap Masih Sempat Menyusui saat Hamil

Menyusui Amrikh Palupi

50 Nama Bayi yang Paling Populer Digunakan Orang Tua di Tahun 2026

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

Mom's Life Annisa Karnesyia & Firli Nabila

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Cara Mengenali Orang dengan IQ Tinggi dari Kebiasaannya yang Lebih Suka di Rumah

50 Nama Bayi yang Paling Populer Digunakan Orang Tua di Tahun 2026

Melahirkan Anak Keempat, Indah Istri Rigen Rakelna Ungkap Masih Sempat Menyusui saat Hamil

9 Kalimat Diucapkan Orang yang Enggak Punya Empati dalam Percakapan Sehari-hari

5 Kebiasaan yang Membuat Anak Merasa Benar-Benar Dekat dengan Orang Tua

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK