HaiBunda

PARENTING

Anak Umur 2 Tahun Lebih Masih Menyusu, Ada Nggak Sih Efeknya?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Minggu, 22 Oct 2017 11:22 WIB
Anak Umur 2 Tahun Lebih Masih Menyusu, Ada Nggak Sih Efeknya? (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Memang, bunda dianjurkan menyusui si kecil sampai berusia 2 tahun. Tapi, ada juga nih beberapa bunda yang masih menyusui padahal si kecil umurnya sudah 2 tahun lebih. Atau dengan kata lain, anak belum disapih. Hmm, ada efeknya nggak ya untuk anak?

dr Ameetha Drupadi, CIMI dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan mengatakan, kalau dari segi ASI-nya yang masih dikonsumsi anak setelah umur 2 tahun, nggak berbahaya, Bun. Cuma, yang perlu kita ingat, untuk anak usia 2 tahunan, ASI cuma bisa memenuhi nutrisinya sekitar 30 persen. Sisa kebutuhan nutrisi yang 70 persen dipenuhi lewat makanan lainnya.

"Ada bunda yang berpikir nggak apa-apa deh anak nggak mau makan yang penting udah nyusu banyak. Nah, itu yang nggak baik. Karena kalau cuma mengandalkan nyusu saja kebutuhan nutrisi anak nggak terpenuhi," kata dr Ameetha saat ngobrol sama HaiBunda.


Kalau dari sisi psikologis, umur 2 tahun kata dr Ameetha anak sudah mulai masuk fase mandiri, Bun. Nah, ketika dia masih menyusu bisa aja anak nggak terlatih mandiri kan? Meskipun, bonding antara bunda dan si kecil tetap penting, tapi banyak cara lain kok yang bisa dilakukan untuk mempererat bonding kita sama anak.

Baca juga: Foto: 2.300 Liter ASI Perah Ini Disumbangkan, Lho!

Maka dari itu, jelang anak umur 2 tahun, dr Ameetha menyarankan bunda untuk mulai menyapih anak. Tapi, menyapihnya secara bertahap dan nggak perlu memaksa sehingga kita bisa melakukan Weaning With Love (WWL), Bun. Caranya, kita kenalkan ke anak kenapa dia mesti disapih. Misalnya, bisa Bunda katakan 'Sekarang kakak kan sudah besar, kalau menyusu itu dilakukan adik bayi'.

"Kita juga nggak melarang. Ketika anak masih mau menyusu, kita nggak perlu menolak dan nggak perlu kita oleskan sesuatu yang pahit atau merah-merah di puting. Tapi, saat si kecil menyusu kita jelasin kalau sekarang udah waktunya nih dia disapih," tambah dr Ameetha.

"Cara lainnya untuk menyapih, anak bisa diajak tidur sama anggota keluarga lain yang dia cintai. Misalnya ayah atau neneknya. Jadi, malam hari kontak sama ibunya berkurang. Tapi tetap ya, anak nggak dipaksa. Sembari kita kasih penjelasan terus menerus, lama-lama anak mau kok berhenti nyusu karena dia merasa sudah besar," kata dr Ameetha.

Baca juga: Bayi Susah BAB Saat Dapat MPASI, Khawatir Nggak Sih Bun?

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

Mom's Life Annisa Karnesyia

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

Psikolog Ungkap Momen Anak Paling Sering Meniru Orang Tua

Parenting Nadhifa Fitrina

Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026

Mom's Life Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

USG Rahim Bersih: Ciri dan Cara Mengetahui setelah Keguguran

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Dari Serat hingga Skyr, Ini 7 Tren Makanan Sehat di 2026

Bikin Bangga! Potret Cinta Laura Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK