HaiBunda

PARENTING

Anak Paling Disarankan Disunat Saat Usia Bayi

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Sabtu, 16 Dec 2017 16:00 WIB
Anak Paling Disarankan Disunat Saat Usia Bayi/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Di Indonesia, biasanya anak laki-laki disunat pas umur 13-14 tahun atau minimal pas usia sekolah. Bener nggak, Bun? Tapi, sebenarnya anak paling dianjurkan disunat pas dia usia bayi lho. Apa sih sebabnya?

Kata dr Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Rumah Sunat dr Mahdian, usia bayi merupakan usia di mana perubahan jumlah sel manusia terjadi paling cepat dan paling banyak. Jadi, sepanjang usia manusia dari bayi sampai tua, sel berlipat ganda untuk sembuh dan tumbuh paling banyak saat usia bayi.

"Karena itu pada usia bayi kalau ada luka paling cepat sembuh karena sel akan beregenerasi paling bagus saat itu," kata dr Mahdian waktu ngobrol sama HaiBunda.


Kemudian, saat usia bayi kurang dari 6 bulan, biasanya anak kan belum bisa tengkurap nih, Bun. Jadi, bakal lebih memudahkan proses keringnya luka. Coba bayangin kalau bayi di atas 6 bulan terus udah bisa berguling ke kiri kanan, balutan luka di penis yang kemudian tertekan pastinya bisa bikin mereka nggak nyaman kan?

"Makanya disarankan kalau pas usia Bayi jangan pas di atas umur 6 bulan. Selanjutnya adalah dampak trauma psikologis. Anak usia bayi nggak inget apa-apa, jadi nggak ada trauma pas dia disunat," tambah dr Mahdian.



Anak dianjurkan disunat pas usia bayi juga karena data statistik menunjukkan 20-40 persen bayi mengalami fimosis (kulup penis menempel di kepala penis sampai nggak bisa ditarik ke belakang). Nah, fimosis kata dr Mahdian bisa meningkatkan risiko infeksi dan demam.

"Jadi daripada nunggu anak usia SD lebih baik disunat aja kan. Nanti berapa kali kena infeksi," kata dr Mahdian.

Kalau diperhatiin, sering nggak sih, Bun, ngerasa anak laki-laki setelah disunat tuh jadi cepet banget gedenya. Badannya makin tinggi besar dan suaranya lantas jadi 'berat'. Soal anggapan ini, dr Mahdian bilang itu cuma mitos. Ya, soalnya anggapan anak habis disunat jadi cepet gede muncul karena di Indonesia rata-rata anak disunat pas umur 13-14 tahun.

Di usia itu, hormon pria sudah keluar bahkan ada anak yang sudah aqil baligh. Nah, saat anak udah aqil baligh suaranya jadi 'berat' dan badannya lebih besar. Kata dr Mahdian, itu kebetulan aja.



"Kebetulan aja jarak usia disunat dan aqil baligh pendek, jadi dihubung-hubungkan dengan habis disunat. Padahal kalau dia nggak disunat juga akan tetap begitu karena memang waktunya aqil baligh kan," kata dr Mahdian. (rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK