parenting

Adakah Kondisi yang Bikin Sunat Anak Mesti Ditunda?

Radian Nyi Sukmasari Minggu, 17 Dec 2017 09:13 WIB
Adakah Kondisi yang Bikin Sunat Anak Mesti Ditunda?
Jakarta - Anak hendak disunat nih. Ngomong-ngomong, ada nggak ya kondisi yang bikin proses sunat dengan terpaksa mesti ditunda dulu? Namanya orang tua pasti kan khawatir ya, Bun, apalagi kalau memang lagi ada masalah nih sama kesehatan anak.

Nah, bicara soal kontraindikasi anak sunat, dr Mahdian Nur Nasution SpBS dari Rumah Sunat dr Mahdian bilang untuk kontraindikasi mutlak anak disunat nggak ada, tapi kalau kontraindikasi relatif ada, Bun. Apa aja tuh, Dok?

"Contoh kalau anak ada hemofilia, susah berhenti perdarahannya, nah itu harus ditransfusi darah dulu supaya faktor pembekuan darahnya ada. Jadi nanti kalau dia disunat bisa menutup lukanya, kulitnya bisa sembuh," tutur dr Mahdian waktu ngobrol sama HaiBunda.


Selain hemofilia, kontraindikasi relatif lainnya yaitu kalau anak punya penyakit diabetes melitus. Biasanya diabetes melitus pada anak yaitu diabetes melitus tipe 1. Kata dr Mahdian, pada orang dengan diabetes, umumnya luka akan lama sembuh. Makanya, anak-anak dengan diabetes melitus tipe 1 yang mau disunat harus dikelola dulu nih diabetes alias kadar gula darahnya.



"Kemudian kalau di area penis ada infeksi, sampai kotor, berbau itu harus diobati dulu," ujar dr Mahdian. Nah, kalau anak lagi demam gitu, Dok, baiknya proses sunat tetap dilanjut atau ditunda?

Kalau kata dr Mahdian, Bun, baiknya ditunda dulu. Memang ini nggak ada hubungannya langsung sama nantinya luka sunat anak akan kayak apa. Tapi, demam akan lebih berpengaruh pada proses sunat karena dalam kondisi badan yang kurang fit, proses sunat bisa terasa nggak nyaman buat anak. Kalau anak nggak nyaman pas disunat, orang tua juga bisa repot kan.

Setelah anak disunat, adakah pantangan tertentu? dr Mahdian memastikan nggak ada pantangan apa-apa kok. Kalau dulu sering kita dengar anak yang habis sunat baiknya nggak makan kecap, telur, dan ikan karena bisa memicu gatal. Tapi, dr Mahdian memastikan itu mitos sehingga boleh-boleh aja anak makan apapun setelah disunat.



"Kecuali faktor higienis aja. Pokoknya kebersihan di seputar area sunat itu penting dijaga. Cuma itu aja. Kalau soal aktivitas, pada anak yang sunat pakai klamp nggak masalah kok dia mau berenang atau melakukan aktivitas lain. Jadi sekarang hampir nggak ada deh pantangannya, bebas aja. Hanya kebersihannya ya yang perlu dijaga," tutur dr Mahdian (rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi