parenting

Bawa Anak ke Bioskop, Yes or No?

Amelia Sewaka Sabtu, 24 Mar 2018 12:09 WIB
Bawa Anak ke Bioskop, Yes or No?
Jakarta - Baru-baru ini seorang publik figur memposting pengalamannya yang agak terganggu dengan suara bayi menangis saat film tengah diputar di bioskop. Gimana ya, kalau kita ingin banget quality time sama pasangan dengan nonton di bioskop, apa iya si kecil nggak usah dibawa serta?

Kadang hal-hal seperti ini bikin galau. Di satu sisi ingin nonton film, tapi di sisi yang lain anak nggak ada yang jaga. Beberapa orang beranggapan membawa serta anak ke bioskop saat orang tuanya nonton merupakan solusi untuk mengatasi rasa bersalah ataupun kepikiran anak saat jauh darinya.

Tapi menurut psikolog klinis anak, Vera Itabiliana, jika kita ingin membawa anak apalagi yang masih bayi ke dalam bioskop perlu banget mempertimbangan beberapa hal nih, Bun. Jangan sampai kita mengajak anak ke bioskop dengan memperhatikan diri sendiri tanpa mempertimbangkan kebutuhan anak.


"Apakah anak nyaman dengan situasi bioskop yang gelap, suara keras, harus duduk sampai film selesai. Apakah anak bisa menikmati filmnya, apakah anak sudah dapat memahami apa yang ia tonton?" papar Vera saat ngobrol dengan HaiBunda.

Termasuk juga apakah filmnya sesuai dengan usia anak. Selain itu, kita juga perlu antisipasi jika anak ternyata belum siap menonton di bioskop serta harus siap jika harus keluar sebelum film selesai. Intinya, utamakan kenyamanan si anak lebih dari apapun juga ya, Bun.

Vera bilang sebenarnya boleh aja anak dibawa ke tempat umum atau ramai seperti bioskop, konser, tempat ibadah dan tempat lainnya, tapi dengan catatan anaknya nyaman. Anak bisa mengikuti aturan di tempat tersebut dan orang tua siap dengan langkah antisipasi, misalnya membawakan mainan favorit anak agar anak tidak bosan atau membawa anak keluar jika sulit ditenangkan.

Psikolog pendidikan dari Rumah Dandelion, Orissa Anggita Rinjani, menambahkan semua tergantung tempatnya sih, Bun. Jika ingin bawa anak ke konser misalnya, tentu konser Sherina dan Djakarta Warehouse Project (DWP) nggak bisa disamakan.

"Kemarin saya baru bawa anak saya 1 tahun ke konser musik klasikal yg ditujukan memang untuk usia 0-12 tahun, jadi kalaupun di tengah-tengah ada anak yg 'berisik' atau nangis, penonton lain pun maklum karena memang sudah dari awal diberitahu," tutur psikolog yang akrab disapa Ori ini

Begitu juga dengan bioskop, menurut Ori biasanya bioskop kan ada ratingnya itu untuk usia berapa. Kalaupun sudah sesuai usia, harus dengan persiapan juga tergantung anaknya. Misalnya nih sudah bisa duduk lama belum, tahu nggak aturan di bioskop seperti apa, dan lainnya. Jadi harus ada briefing sebelumnya.

"Jangan sampai karena keegoisan orang tua ingin menonton dan merasa rugi sudah bayar tiket, akhirnya justru mengabaikan kebutuhan anak dan merugikan orang lain," lanjut Ori. (aml)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi