parenting

Pintarnya, Batita 14 Bulan Ini Sudah Bisa Baca

Melly Febrida Senin, 09 Apr 2018 12:00 WIB
Pintarnya, Batita 14 Bulan Ini Sudah Bisa Baca
Tennessee - Ini cerita tentang anak 14 bulan yang pintar banget, Bun. Di usia segitu, dia sudah bisa baca lho. Bahkan kata orang tuanya, dia juga sudah bisa mencuci bajunya sendiri. Wow banget kan.

Batita ini bernama Justus Smith. Kata pertama 'da-da' terucap dari mulut mungilnya di usia 9 bulan. Nah, setelah itu, kemampuan bicara Justus langsung meningkat drastis.

Dalam waktu singkat Justus bisa mengenal huruf dan bahkan bisa membaca. Dia juga bisa membuat frasa yang panjang lho.


"Istriku, Shaylla, dan aku menyadari sejak awal bahwa Justus bakal lebih cepat berbicara, tetapi karena kami adalah orang tua baru, kami tidak benar-benar yakin apa yang dianggap rata-rata atau 'normal'," kata Justice, sang ayah, seperti dilansir The Sun.



Nggak cuma jago membaca Bun, ada beberapa kehebatan lainnya dari batita asal dari Nashville, Tennessee, itu ketika berusia 14 bulan:

1. Mengenali angka 1-10.
2. Dapat menafsirkan dan membaca beberapa kata.
3. Tahu semua huruf besar dan huruf kecil di huruf alfabet
4. Bersikeras untuk mencuci pakaiannya dan menyapu lantai.
5. Dapat menyanyikan banyak lagu.

Nggak dijelaskan oleh orang tuanya, apakah Justus mencuci baju secara manual atau menggunakan mesin cuci. Kalau pakai mesin cuci masih masuk akal ya, Bun, karena kita juga sering meminta si kecil memasukkan baju kotor ke mesin cuci dan meminta si kecil memutar tombol mencuci. Meski ya nggak semua anak tertarik melakukannya sih.

Pintar ya Bun. Tapi, Justus itu rendah hati lho kalau mendengar pujian. Kata Justus ia mendapat kecerdasan itu dari ibunya. Hi-hi, lucu ya, jadi kedengaran dewasa banget kamu, Nak.

"Justus seperti spons super saat ini, cara dia menangkap dan mengingat begitu banyak hal cukup mengejutkan," tambah Justice.

Mulanya Justice dan istrinya berpikir putranya cuma menghafal kata-kata yang baru didengarnya. Tapi nyatanya Justus sering meneriakkan kalimat yang panjang, baik di rumah maupun di tempat umum.

"Kami benar-benar terpana ketika dia baru saja mulai berkata-kata dan mengucapkannya dengan keras tanpa bimbingan siapapun. Itu membuat kami benar-benar tak menduga," sambung Justice.



Justus memang tertarik pada banyak hal, tetapi sebagai orang tuanya, Justice percaya hal terbaik yang harus dilakukan adalah membiarkan anaknya untuk mengeksplorasi lingkungan sebanyak-banyaknya. Dia ingin menunjukkan pada Justus bahwa di dunia ini ada banyak sekali pilihan. Tapi setiap pilihan tentu ada konsekuensinya.

"Dia bisa menjadi apa pun yang dia inginkan," ucap Justus.

Perkembangan Anak 14 Bulan

Di usia 14 bulan, umumnya anak sudah bisa berjalan. Nah, di saat ini, mereka suka tuh melakukan sesuatu yang orang tua lakukan. Misalnya saat orang tuanya memakai sepatu, mereka akan ikut melakukannya. Ah, saya jadi ingat anak saya tiba-tiba mengambil sepatu saya dan memakainya. Ya ampun, sekarang kalau dikenang indah juga ya.

Ini adalah masa eksplorasi lingkungannya lebih terlihat. Anak sudah bisa kita minta mencuci tangan, bahkan mereka juga punya keinginan untuk menyisir sendiri rambutnya. Saat kita mencuci baju menggunakan mesin cuci, mereka juga melihat dan ingin melakukannya. Pun saat kita menyapu, bosa jadi mereka akan meminta sapu yang sedang kita gunakan. Demikian dikutip dari Possitive Parenting Connection.

Menurut situs Ask dr Sears nih, Bun, di usia si kecil 14 hingga 18 tahun sebenarnya masa-masa yang cukup menguras energi bagi orang tua. Soalnya mereka jadi ingin melakukan semua hal, namun nyatanya masih tetap butuh bantuan dari orang dewasa. Nah, kita harus ingat nih, Bun, children see children do. Karena anak-anak suka mengimitasi orang tuanya, maka kita pun harus jadi role model yang baik untuk anak-anak.

Saat membaca artikel ini dan kebetulan punya anak seusia Justus tapi belum punya kemampuan seperti Justus, jangan berkecil hati ya, Bun. Memang benar kok, setiap anak itu beda dan punya kemampuan yang nggak bisa disamaratakan.

Saya aja nih, Bun, anak saya sebetulnya bisa menjawab pertanyaan saat berusia 8 bulan, ya tentu dengan jawaban khas bayi. Tapi di usia satu tahun, dia belum bisa berjalan. Padahal teman seusianya sudah cukup lancar berjalannya.

Suatu kali saya ketemu seseorang yang bilang anaknya yang berusia tiga tahun punya kemampuan lari yang cepat. Anaknya gesit lompat-lompat dan panjat-panjat. Sedangkan anak saya tidak secepat itu. Tapi anak saya punya kemampuan lain yang lebih menonjol di bidang pemahaman yang kuat pada konsep angka.

Psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi pernah bilang hidup anak memang bukan sebuah pertandingan atau racing. Jadi biarlah anak berkembang di kecepatannya. Nah, sebagai orang tua yang perlu dilakukan adalah menstimulasi. (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi