sign up SIGN UP search


parenting

Tips Parenting Bill Gates Agar Anaknya Sukses

Melly Febrida Sabtu, 05 May 2018 10:11 WIB
Apa yang dilakukannya ya? caption
Washington, D.C. - Kalau lihat orang-orang sukses sepert Bill Gates, saya sering berpikir orang tua tipe mereka bagaimana mendidik anaknya ya. Dari segi materi mereka tentunya berlimpah, tapi apa itu membuat mereka jadi mudah mengabulkan semua keinginan anak?

Bill Gates dan istrinya Melinda Gates ternyata punya tips handal membesarkan anak yang sukses, Bun. Apakah itu? Bill Gates memilih membesarkan anak-anaknya berdasarkan formula 'Cinta dan Logika' tahun 1970, Bun.

Kata Bill Gates, metode Cinta dan Logika itu formulanya dibuat sekelompok yang terdiri dari tiga orang yakni psikolog, psikiater, dan mantan administrator sekolah. Metode "Cinta dan Logika" itu meminimalkan reaktivitas emosional, dan mendorong orang tua untuk menyerahkan anak memecahkan masalahnya sendiri dan menghadapi kemungkinan gagal.


Gates mengatakan, istrinya Melinda yang melakukan sebagian besar pengasuhan untuk ketiga anaknya. "Istri saya 80 persen," kata Gates kepada para mahasiswa Harvard seperti dilansir Bussiness Insider.



Gates memang tak pernah tamat kuliah, tapi ia pernah menghabiskan waktu dua tahun di Harvard mengambil kursus matematika dan ilmu komputer. Namun ia tidak pernah menyelesaikan gelarnya, meskipun ia kemudian diberi gelar diploma kehormatan dari Ivy League.

"Anak tertua saya lulus dari Stanford pada bulan Juni, jadi saya optimistis dia tidak akan mengikuti langkah saya," kata Gates dengan canda tawa.

Untuk pengasuhan ketiga anaknya yang kini berusia 22, 18, dan 15 tahun, Gates bilang dirinya dan istrinya berhati-hati dalam memilih model yang mereka gunakan Bun. Oh ya, gagasan inti model pengasuhan "Cinta dan Logika" tahun 1970-an berpusat pada penggunaan kendali emosi, yang pada dasarnya meminimalkan reaksi emosional seperti berteriak atau menegur anak-anak.

"Salah satu manfaat terbesar dari penerapan Cinta dan Logika adalah membantu kita belajar bagaimana menjaga emosi dan lidah kita," kata si pendiri, Charles Fay, dalam postingan blognya.

Memang teorinya menahan emosi, Bun, tapi Gates mengakui dia dan istrinya belum sempurna dalam melakukan pendekatan tersebut. "Bisakah Anda menyingkirkan emosi? Anda tidak bisa benar-benar melakukannya," imbuhnya.

Anna Surti Ariani, psikolog anak, beberapa waktu yang lalu pernah bilang, ada banyak aspek yang memengaruhi kesuksesan anak, termasuk gimana karakter yang kita bentuk ke anak sejak dini. Ini bukan berarti kita harus galak atau ngatur 'keharusan' sama anak, atau malah takut anak masih terlalu kecil untuk menerima aturan.

"Ada begitu banyak karakter atau porsi yang bisa kita bangun untuk anak misal, berani ambil langkah tertentu, self dicipline, gimana dia ngerjain tugas atau peduli sama orang lain atau empati," kata psikolog yang akrab disapa Nina.


Nggak cuma karakter yang seperti itu, Nina menambahkan karakter lain yang penting untuk anak agar sukses yaitu bisa nempatin diri dan emosinya nggak meledak-ledak kemudian bisa bersosialisasi dengan baik. Nah, semua itu kalau dipupuk sejak kecil bisa membentuk karakter baik yang memengaruhi kesuseksesan anak ke depannya, Bun.

Selain menahan emosi orang tua yang berdarah panas, model cinta dan logika juga menekankan pentingnya tidak membiasakan memberi hadiah untuk anak-anak, tetapi malah menunjukkan cinta tanpa syarat serta mengagumi anak-anak sebagaimana dirinya, bukan karena apa yang mereka lakukan atau capai, seperti misalnya saat mereka mendapat nilai ujian yang buruk.

"Yang paling penting adalah anak-anak kita mengembangkan karakter yang baik, rasa ingin tahu, dan keterampilan memecahkan masala," tulis Fay di situsnya

Model Cinta dan Logika ini agak mirip dengan metode Socrates, Bun. Yakni mendorong orang tua untuk fokus bertanya pada anak-anak mereka dan membuat mereka berpikir tentang bagaimana memecahkan masalah mereka sendiri, daripada memberi mereka jawaban.

Gates bilang metode Cinta dan Logika jauh berbeda dari cara dia tumbuh dewasa, tetapi dia tahu dia ingin melakukan sesuatu yang berbeda pada anak-anaknya sendiri. Gates juga menerapkan tak satu pun dari anak-anaknya memiliki ponsel sampai mereka berusia 14 tahun.

Gimana menurut Bunda? (Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi