HaiBunda

PARENTING

Cara Tepat Menyikapi Anak yang Memukul Orang Lain Saat Marah

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Sabtu, 14 Jul 2018 19:02 WIB
Ilustrasi anak marah/ Foto: thinkstock
Jakarta - Anak sedang marah lantas dia melempar memukul atau mencakar orang lain bahkan kita, bundanya. Duh, pasti kita kesal ya, Bun. Tapi tahan diri yuk agar bisa menyikapi dengan tepat ketika anak memukul atau mencakar karena marah.

Menurut psikolog anak dan remaja, Ratih Zulhaqqi, untuk menyikapinya kita perlu memberi anak kesempatan meredam amarahnya. Kemudian, sampaikan ke anak dia bisa menyampaikan perasaannya secara verbal.

"Anak umur 3 tahun mereka udah bisa mengungkapkan dengan verbal kalau marah. Tapi misalkan yang lebih cepat untuk mengungkapkan marahnya adalah fisik daripada verbal, berarti energinya nggak keluar dengan optimal. Apalagi anak laki-laki ya, energinya besar," kata Ratih dalam Cerita Bunda bersama HaiBunda dan Morinaga Platinum di Kembang Kencur, Pejaten, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7/2018).


Menyalurkan energi bisa dilakukan anak dengan melakukan aktivitas fisik dan positif. Misalnya berenang, lari-larian, dan menari. Respons ketika anak memukul saat marah juga berlaku ketika anak melempar-lempar barang di sekitarnya karena marah.



Dalam kondisi begitu, Ratih bilang orang tua perlu tarik napas dulu, Bun. Prinsipnya sama ketika anak tantrum, bunda jangan tantrum. Kalau ikutan tantrum, biasanya anak akan mengulangi tindakannya karena mereka merasa diperhatikan.

Kata Ratih, kita perlu kasih tahu ke anak kalau barang itu nggak perlu dilempar-lempar. Tapi, anak perlu mengekspresikan perasaan marahnya. Ini sama saja dengan ketika anak tantrum sampai guling-guling, Ratih bilang orang tua nggak perlu mengganti ekspresi yang berlebihan karena anak juga belajar dari ekspresi kita, Bun.

Jadi, tunjukkan ke anak oke kalau dia marah dan bunda tau kok dia sedang marah. Dengan nggak ikut 'tantrum' kita kasih kesempatan ke anak untuk meredakan amarahnya.

"Dengan stay cool kita tunjukkan ke anak marahnya dia nggak bikin kita marah. Saat marahnya udah reda baru kita kasih pemahaman," kata Ratih yang praktik di RaQQi Human Development and Learning Centre ini.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Orang dengan EQ Rendah yang Terlihat dari Cara Bersosialisasi

Mom's Life Amira Salsabila

9 Ciri Pertemanan yang Tidak Sehat, Bisa Menguras Energi

Mom's Life Asri Ediyati

Daftar Kekayaan Anggota Keluarga Inggris, Berapa Harta Kate Middleton hingga Meghan Markle?

Mom's Life Tim HaiBunda

Bulu Halus Tiba-Tiba Muncul di Wajah? Kenali Penyebabnya, Termasuk PMOS

Kehamilan Melly Febrida

Krisdayanti Borong Dua Medali Emas di Kejuaraan Nasional Wushu, Intip Potretnya

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Pertemanan yang Tidak Sehat, Bisa Menguras Energi

Bulu Halus Tiba-Tiba Muncul di Wajah? Kenali Penyebabnya, Termasuk PMOS

7 Resep MPASI Bayi Usia 9-11 Bulan, Menu Nasi Tim yang Enak & Bikin Lahap

Daftar Kekayaan Anggota Keluarga Inggris, Berapa Harta Kate Middleton hingga Meghan Markle?

Ciri Orang dengan EQ Rendah yang Terlihat dari Cara Bersosialisasi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK