HaiBunda

PARENTING

Begini Dampak Kasih Sayang Penuh Ortu pada Otak Balita

Melly Febrida   |   HaiBunda

Selasa, 17 Jul 2018 06:56 WIB
Begini Dampak Kasih Sayang Penuh Ortu pada Otak si Balita/ Foto: thinkstock
Washington, D.C. - Anak-anak tentu ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang tuanya. Tapi kadang kita punya banyak kesibukan alhasil waktu bersama anak nggak banyak.

Kurangnya waktu bersama anak bikin kita nggak leluasa mencurahkan kasih sayang secara langsung. Padahal kasih sayang yang diberikan orang tua pada anak berpengaruh pada perkembangan otak anak lho, Bun.

Menyadari benar hal itu, Jennifer Campbell, ibu dari Amy yang berusia 5 tahun, Thomas yang berumur 3 tahun, dan Jack yang baru lahir pun lebih memprioritaskan waktu bersama anak-anaknya.


"Membesarkan mereka dengan cara yang bisa mereka percaya bahwa saya ada untuk mereka ketika mereka membutuhkan saya itu menjadi hal terbesar yang dapat saya lakukan untuk perjalanan panjang mereka," kata Jennifer.



Psikiater anak dari Washington University, Joan Luby, menuturkan mengasuh anak dengan kasih sayang penuh pada saat yang tepat itu berdampak positif buat perkembangan otak anak. "Ini sama pentingnya dengan anak Anda mendapatkan vitamin dan nutrisi," kata Luby seperti dilansir situs WFMZ.

Lubby membuktikannya dengan melihat hasil scan otak dari 127 anak-anak dari prasekolah hingga remaja awal. Hasilnya, anak-anak yang dirawat saat prasekolah memiliki hippocampus yang jauh lebih besar hingga dua kali lebih di usia sekolah daripada anak-anak dengan orang tua yang kurang mendukung.

Hippocampus adalah bagian dari otak besar yang terletak di lobus temporal. Hippocampus sendiri dikenal perannya dalam proses pembelajaran, daya ingat dan pengaturan emosi.

Begini Dampak Kasih Sayang Penuh Ortu pada Otak si Balita/ Foto: thinkstock

"Ini benar-benar menunjukkan kepada kita bahwa ada bahan utama untuk pertumbuhan anak-anak yang sehat," kata Luby.

Menurut Luby, di usia prasekolah otak anak masih sangat elastis, sehingga mudah sekali dipengaruhi oleh pengalaman maupun lingkungan yang ada di sekitarnya. Nah, bila keduanya bersifat positif, maka otak anak akan tumbuh secara optimal, begitu juga sebalikny. Demikian seperti dikutip dari Telegraph.

Memang, Bun, periode prasekolah itu sangat sensitif. Menurut para peneliti, ketika orang tua mengasuh anak dengan penuh kasih sayang, dampaknya sangat besar. Bahkan lebih besar ketimbang ketika kasih sayang penuh baru diberikan saat anak sudah besar. Tapi, Luby bilang nggak ada kata terlambat untuk memulai.

"Mereka benar-benar membutuhkan dukungan, perhatian, validasi, bimbingan dari orang tua mereka," sambung Luby.

Kalau pertumbuhan hippocampus sudah baik, Luby mengatakan bisa berdampak langsung terhadap fungsi emosional anak ketika ia beranjak remaja, termasuk ke perilakunya. Beda lagi kalau ajak kurang kasih sayang orang tua, Bun. Sebuah penelitian di Rumania menemukan anak yang sering diabaikan mempunyai struktur otak dan kepala yang lebih kecil dibanding anak seusianya.



Penelitian itu bertajuk The Bucharest Early Intervention Project yang dilakukan Charles A Nelson dari Harvard Medical School. Nelson melakukan penelitian kepada 136 bayi yang dibesarkan di panti asuhan di kota Bucharest, Rumania.

"Kami menemukan otak anak yang berasal panti asuhan, dengan kata lain tidak mendapat kasih sayang langsung dari orang tua, mengalami perkembangan yang lebih lambat. Otak mereka lebih kecil sehingga kemampuan belajar mereka lebih buruk daripada anak lain yang dibesarkan oleh keluarganya," tutur Nelson, dilansir dari Reuters beberapa waktu lalu. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Terpopuler: Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Waspadai 7 Gejala Diabetes Awal yang Terasa Saat Bangun Tidur

Mom's Life Amira Salsabila

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Waspadai 7 Gejala Diabetes Awal yang Terasa Saat Bangun Tidur

Terpopuler: Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK