HaiBunda

PARENTING

Di Usia Berapa Anak Sudah Ngeh dengan Perbedaan Bentuk Fisik?

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Minggu, 22 Jul 2018 09:12 WIB
Ilustrasi anak/ Foto: thinkstock
Jakarta - Anak-anak itu pintar, mereka bisa tahu apa yang berbeda dari biasanya. Ya nggak, Bun? Termasuk ketika anak melihat orang lain yang memiliki bentuk fisik berbeda dengan dirinya atau orang yang biasa ditemui. Hmm, tapi di usia berapa sih anak udah ngeh dengan perbedaan bentuk fisik?

Sahabat HaiBunda, Niar, bercerita putranya yang berumur 1,5 tahun nggak sengaja masuk ke kamar salah satu kerabat yang sedang ganti baju. Kebetulan sepupu Niar perempuan dan baru saja menjalani mastektomi (operasi pengangkatan payudara).

"Sepupu saya sih biasa aja. Dia ganti baju membelakangi anak saya. Tapi, anak saya ngelihatin aja. Memandang biasa ke arah sepupu saya tapi kayak orang mikir gitu meskipun dia nggak mengeluarkan respons apa-apa ya," kata Niar.


Nah, terkait hal ini psikolog anak dan remaja dari RaQQi Human Development and Learning Centre Ratih Zulhaqqi bilang anak umur 1 tahunan udah ngeh kok, Bun dengan perbedaan fisik seseorang yang dia lihat. Ya, anak usia 1 tahun sudah sadar dengan bentuk fisik seseorang yang berbeda.



"Bahkan kadang si orang ini laki dan perempuan aja anak belum ngeh bedanya gimana, belum sampai ke esensinya apa. Apalagi dalam kasus tadi dia bayi ASI pastinya semangat dong kalau melihat payudara ibunya tapi pas melihat kerabatnya ini pas dilihat kok beda ya dengan yang biasa dia lihat (payudara si ibu)," tutur Ratih waktu ngobrol dengan HaiBunda.

Di usia bawah tiga tahun biasanya anak juga belum berkomentar dengan perbedaan yang dia lihat nih, Bun. Apalagi anak di bawah umur 3 tahun biasanya baru bisa mengucapkan satu dua kata. Nah, ketika anak berusia di atas 3 tahun baru dia bisa mengucapkan kalimat lengkap.

"Kalau anak nanya kenapa berbeda kita ajak bicara. Tapi kalau anak diam aja ya nggak usah diajak membahas yang tadi," tambah Ratih.

Pada anak yang lebih besar, saat dia ngeh dengan perbedaan dan bertanya kenapa orang tersebut berbeda, psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani yang akrab disapa Nina bilang kita bisa mengajak anak diskusi. Kemudian, jangan lupa sampaikan ke anak bahwa lumrah kok orang memiliki fisik yang berbeda. Tapi, tekankan bahwa perbedaan itu bukan alasan anak nggak berteman atau bergaul dengan orang tersebut.

"Yang perlu kita tanamkan adalah bagaimanapun kondisi orang lain kita harus menerimanya. Sehingga anak nggak membeda-bedakan orang lain berdasarkan keadaan fisiknya," ujar Nina yang praktik di Tiga Generasi dalam wawancara dengan detikHealth.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Terbaru Kehidupan Lindsay Lohan di Dubai, Wajah Makin Fresh & Happy Bareng Keluarga

Mom's Life Amira Salsabila

30 Restoran All You Can Eat Jakarta dari Premium sampai di Bawah Rp100.000, Tempat Bukber Favorit!

Mom's Life Azhar Hanifah

7 Potret Model Dapur Rumah Artis, Ada yang Aesthetic hingga Mewah Serba Gold

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Dari Storytelling sampai Dance, EPIS's Got Talent Pamerkan Bakat & Aksi Keren Siswa SD

Parenting Amira Salsabila

Dari Cinta Orang Tua untuk Nutrisi Terbaik Anak Indonesia

Parenting Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Potret Model Dapur Rumah Artis, Ada yang Aesthetic hingga Mewah Serba Gold

Dari Cinta Orang Tua untuk Nutrisi Terbaik Anak Indonesia

Potret Terbaru Kehidupan Lindsay Lohan di Dubai, Wajah Makin Fresh & Happy Bareng Keluarga

Anak Masih Punya Utang Puasa Ramadhan? Begini Hukumnya

10 Top Pekerjaan WFA Paling Dicari Perusahaan di 2026

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK