sign up SIGN UP search


parenting

Kisah Chelsea Olivia tentang Growth Spurt yang Dialami Anaknya

Asri Ediyati   |   Haibunda Kamis, 26 Jul 2018 07:10 WIB
Anak Chelsea Olivia sempat mengalami growth spurt. Apa sih growth spurt, dan gimana tandanya? caption
Jakarta - Chelsea Olivia berbagi pengalamannya yang paling bikin panik saat merawat putri pertamanya, Nastusha Olivia Alinskie. Namanya juga anak pertama, pastinya seorang ibu cepat panik dan bingung. Chelsea Olivia cerita Nastusha sempat mengalami growth spurt.

"Nastusha sempat mengalami growth spurt di usia tiga sampai empat minggu. Itu masa-masa saat Nastusha nyusu, muntah, nangis, nenen lagi, muntah lagi dan nangis lagi. Begitu terus. Jadi waktu itu aku nggak tahu sebabnya apa, dia cuma nangis terus, maunya nyusu kayak kelaparan dan ASIku itu kurang rasanya," kata Chelsea di sela-sela acara Media Gathering Sleek Baby di XXI Club Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Chelsea Olivia bahkan sampai bingung Nastusha kenapa, Bun. Chelsea bilang orang dulu pasti cerita bayinya diganggu makhluk halus. Bahkan, ibunda Chelsea sendiri bilang mungkin ASI Chelsea nggak enak.


"Mana ada sih ASI yang nggak enak gitu kan. Dan itu benar-benar bikin panik mau nangis rasanya, nggak tidur-tidur soalnya mompa ASI terus. ASI-nya disedot mulu sama Nastusha. Udah gitu dia kekenyangan muntah, bolak-balik ganti baju. Kayaknya hidupku saat itu kacau banget," tutur Chelsea.

Akhirnya Chelsea Olivia ke dokter dan ternyata Nastusha mengalami yang namanya growth spurt. Memang nggak banyak orang tahu, dari kejadian ini Chelsea menyarankan para ibu memiliki edukasi dan paham istilah-istilah seperti growth spurt.


Tentang Growth Spurt Seperti Dialami Anak Chelsea OliviaTentang Growth Spurt Seperti Dialami Anak Chelsea Olivia/ Foto: Instagram


"Kalau ada apa-apa dengan anak-anak, cari orang yang benar-benar profesional dan tahu persis. Lalu, jangan percaya 'kata orang' apalagi nurut. Dulu nenek aku malah bilang gini 'kalau anaknya nggak mau nyusu dikasih makan pisang aja', padahal anak baru satu bulan kan malah berbahaya dikasih makanan padat," kata Chelsea.

Menurut dr Natia Anjarsari SpA dari Brawijaya Hospital, growth spurt adalah fase saat pacu tubuh bayi lebih cepat dari fase sebelumnya. Fase tersebut terjadi biasanya di usia tiga minggu sampai satu bulan. Growth spurt ada yang ekstrem hingga ibu merasa anaknya kelaparan terus. Lalu, ada juga growth spurt yang 'halus' alias nggak ketahuan oleh sang ibu. Durasi growth spurt bermacam-macam, rentangnya tiga sampai tujuh hari.

"Seperti Chelsea Olivia, anaknya ingin menyusu terus-menerus. Anak ingin menyusu terus karena dia butuh asupan nutrisi yang lebih banyak daripada normalnya. Jadi kayak bawaannya lapar terus, tapi bayangin aja kalau kita makan terus pasti kenyang dan capek kan. Sama bayi juga bisa muntah dan rewel," kata dr Natia kepada HaiBunda.

Untuk penanganannya, dr Natia menyarankan agar bunda menyusui anak sesuai kebutuhannya saja asal jangan muntah. Soalnya, kata dr Natia anak bisa overfeeding dan bisa mengalami kelebihan berat badan. Cara lain mengatasi growth sport adalah mengalihkan anak dengan hal lain seperti diperdengarkan musik atau mainan.

"Tapi kalau ragu dan takut mending bawa ke dokter aja, nanti diperiksa apakah itu wajar atau nggak wajar. Soalnya bayi di bawah usia enam bulan yang muntah atau gumoh bisa dua penyebabnya entah itu normal atau ada kelainan. Lalu, growth spurt dan kolik itu jelas beda. Kolik itu diagnosis terakhir kalau anak nggak mengalami kelainan. Kolik akan hilang sendirinya dan biasanya sih anak jarang mau menyusu," tutup dr Natia.

(rdn)
Share yuk, Bun!
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!