HaiBunda

PARENTING

4 Cara Menanamkan Body Image Positif pada Anak

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Sabtu, 06 Oct 2018 12:13 WIB
Ilustrasi body image pada anak/ Foto: thinkstock
Jakarta - Menanamkan citra diri atau body image positif pada anak penting banget, Bun. Dengan begitu, anak bisa menerima dirinya, nggak minder dan percaya diri. Nah, ada lho empat cara yang bisa Bunda dan Ayah lakukan untuk menanamkan body image positif pada anak.

Disampaikan psikolog anak dan keluarga dari Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI, Anna Surti Ariani yang akrab disapa Nina, orang tua juga perlu menunjukkan bahwa mereka punya body image positif.

"Saat orang tua mengomunikasikan body image ke anak dengan kurang tepat otomatis orang tua menyampaikan pesan gimana si orang tua menerima tubuhnya. Misalnya si ibu bilang 'Duh, perut mama gendut banget' itu ada pesan anak perutnya kebetulan gendut dan jelek dong berarti," tutur Nina waktu ngobrol dengan HaiBunda.


Ilustrasi body image pada anak/ Foto: shutterstock
Nah, supaya body image pada anak positif, empat hal ini bisa Bunda dan Ayah lakukan.

1 Menerima Anak Apa Adanya

Sebagai orang tua pastikan kita menerima anak apa adanya dan bagaimanpun kondisi dia. Dengan begitu, akan tertanam di benak anak bagaimana kondisinya dia tetap diterima di keluarganya dan disayang.

Ilustrasi body image pada anak/ Foto: thinkstock



2. Jadikan Hal yang Mungkin Negatif Jadi Positif

Kadang, anak minder dengan penampilannya. Misalkan, dia punya tanda lahir yang cukup besar di wajah. Kata Nina, orang tua bisa mencoba mengatakan tanda lahir itu bisa jadi ciri khas si kecil sehingga dia nggak tertukar dengan anak lain.

"Kita ubah bahwa kelemahan dia kita jadikan keuntungan untuk anak," ujar Nina.

Ilustrasi body image pada anak/ Foto: dok.HaiBunda
3. Jangan Pernah Bandingkan Anak

Ingat, Bun, jangan pernah bandingkan apalagi menghina anak. Misalkan nih, ada anak lain yang kulitnya putih dan kita sampaikan ke si kecil kulit dia kok jauh lebih gelap ketimbang si anak itu.

Sebab, dengan dibandingkan begitu anak merasa dirinya nggak berharga dan rendah. Alhasil, body image pada anak yang tercipta adalah body image negatif.

Ilustrasi body image pada anak/ Foto: dok.HaiBunda
4. Temukan Hal Positif di Diri Anak

Tiap orang memang punya kekurangan dan kelebihan. Setuju ya, Bun? Ketika anak memang punya kekurangan jangan lupa tekankan apa kelebihan yang dimiliki anak. Nina mencontohkan, nggak masalah jika anak nggak terlalu tinggi. Namun, tekankan bahwa dia juga jago masak.

"Kemudian mungkin anak punya tompel di wajah tapi dia adalah pendengar yang baik bagi teman-temannya. Kita cari sisi positif anak yang nggak terkait fisik sehingga dia tahu punya sesuatu yang baik pada dirinya," tutur Nina.

Ilustrasi body image pada anak/ Foto: thinkstock
Jadi, di dalam diri anak tertanam 'Ya, memang saya punya kekurangan tapi saya pun punya kelebihan yang bisa saya banggakan'. Dengan begitu, bakal terbentuk body image pada anak yang positif, Bun.

(rdn/nwy)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

13 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Merasa Paling Pintar

Mom's Life Tim HaiBunda

Lama Tak Terlihat, Donita Kembali Pamer Aksi Jadi Model di Atas Catwalk

Mom's Life Pritadanes & Annisa Karnesyia

4 Bumbu Dapur yang Sebaiknya Disimpan Terbalik Menurut Pakar

Mom's Life Amira Salsabila

Super Flu Terdeteksi di 13 Provinsi RI, IDAI Ungkap Risiko Gejala Berat pada Anak

Parenting Asri Ediyati

Hamil 33 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sering Dikira Gejala Aslam, Kenali Ciri-ciri Serangan Jantung di Usia Muda

13 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Merasa Paling Pintar

4 Bumbu Dapur yang Sebaiknya Disimpan Terbalik Menurut Pakar

Hamil 33 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Super Flu Terdeteksi di 13 Provinsi RI, IDAI Ungkap Risiko Gejala Berat pada Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK