HaiBunda

PARENTING

Anak Lebih Tekun Bila Jarang Dibantu Mengerjakan PR

SIti Hafadzoh   |   HaiBunda

Jumat, 12 Oct 2018 14:25 WIB
Ilustrasi anak mengerjakan PR/ Foto: thinkstock
Jakarta - Memasuki tingkat sekolah dasar, anak mulai sering mendapatkan pekerjaan rumah (PR). Beberapa dari Bunda pasti pernah kan membantu anak mengerjakan PR? Ternyata, sering nggaknya Bunda membantu anak mengerjakan PR berpengaruh pada ketekunan anak lho.

Adalah penelitian yang dilakukan Jaana Viljaranta menunjukkan tipe bantuan ibu dalam mengerjakan PR memberi dampak yang berbeda pula terhadap cara anak menyelesaikan tugas sekolah. Hal ini utamanya berlaku pada anak kelas 2 sampai 4 SD. Semakin sering Bunda memberi anak kesempatan menyelesaikan tugasnya sendiri, makin tekun pula mereka mengerjakan tugas sekolahnya lho, Bun.

"Satu penjelasan yang mungkin adalah ketika ibu memberi kesempatan pada anak untuk mengerjakan PR secara mandiri, itu berarti ibu percaya kepada kemampuan dan keterampilan anak. Pada akhirnya, hal ini menjadikan anak percaya pada kemampuan dan keterampilan mereka sendiri," jelas rekan Profesor Jaana Viljaranta dari University of Eastern Finland dikutip dari Science Daily.




Sebaliknya, jika Bunda terus menerus membantu anak mengerjakan PR, apalagi jika si anak tidak meminta bantuan, ini seolah-olah menunjukkan bahwa Bunda tidak percaya pada kemampuan mereka. Bantuan Bunda dalam mengerjakan PR juga dapat memengaruhi prestasi akademik anak lho. Ketika anak diberi kesempatan mengerjakan PR-nya sendiri, dia akan mengerjakannya dengan tekun.

Ilustrasi mengerjakan PR/ Foto: Thinkstock
Kondisi ini akan mengarahkan anak pada perkembangan keterampilan yang lebih baik. Sedangkan, jika Bunda memberi terlalu banyak bantuan ke anak, mereka akan memiliki porsi kerja yang sedikit dan ini tidak baik untuk perkembangan keterampilan mereka.

"Penting bagi orang tua untuk mempertimbangkan kebutuhan anak ketika menawarkan bantuan mengerjakan PR. Tentu orang tua harus menawarkan bantuan yang mereka butuhkan. Tapi, jangan jadikan bantuan orang tua sebagai sesuatu yang secara otomatis ada dalam setiap situasi. Bantuan diberikan hanya ketika dibutuhkan," ujar Viljaranta.

Bunda tetap boleh kok mendampingi anak mengerjakan PR. Bagaimana pun, ada sisi positif ketika orang tua mendampingi anak mengerjakan PR. Mendampingi ya, Bun, bukan mengerjakan PR anak. Biarkan mereka menyelesaikan pekerjaannya secara mandiri.

"Bonus ketika orang tua dampingi anak ngerjain PR-nya, siapa tahu kita bisa identifikasi potensi anak sejak dini," ujar psikolog anak dan keluarga, Ajeng Raviando beberapa waktu lalu.

Dengan mendampingi anak kerjakan PR, Bunda mungkin mengetahui mereka unggul di bidang apa dan kurang baik di bidang apa. Sehingga, Bunda bisa mengoptimalkan bakat anak di bidang tersebut nih.

(rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Kehamilan Amrikh Palupi

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

Mom's Life Amira Salsabila

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Parenting Asri Ediyati

Berat Badan Turun Tanpa Diet, Rigen Rakelna Ungkap Kebiasaan yang Dilakukan

Mom's Life Arina Yulistara

9 Zodiak Paling Drama, Masalah Kecil Bisa Jadi Panjang

Mom's Life Elia Amaliana

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Warga RI Usia 17 Tahun Akan Dapat Saldo Rp50 Ribu di Rekening, Ini Alasannya

10 Contoh Teks Rekon Pribadi, Faktual, Imajinatif hingga Singkat Beserta Strukturnya

Kasus Keguguran di Tahanan Perempuan Terungkap, Ini Temuan Terbaru

Potret Aktris 'Agensi Rumah Tangga' Fita Anggriani Bersama Suami dan Dua Anak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK