sign up SIGN UP search


parenting

7 Langkah Memijat Bayi dengan Tepat

dr Jolinda Johary   |   Haibunda Jumat, 02 Nov 2018 19:37 WIB
Bunda ingin memijat si kecil di rumah? Boleh banget, Bun. Ikuti tips memijat bayi dengan tepat berikut ini ya, Bun. caption
Jakarta - Bunda, walaupun masih kecil otot-otot bayi juga perlu dilemaskan, lho. Namun, dalam memijat bayi ada caranya tersendiri alias nggak boleh sembarangan. Memijat bayi membutuhkan kelembutan dan harus mengikuti beberapa langkah. Pasalnya, badan si kecil belum sekuat orang dewasa.

Nah, manfaat memijat bayi antara lain:
1. Meningkatkan ikatan bayi dan orang tua
2. Membantu bayi tidur lebih nyenyak, apalagi jika bayi dipijat sebelum tidur. Saat dipijat, tubuh bayi bisa menghasilkan lebih banyak hormon pengatur tidur yang disebut melatonin
3. Memperbaiki sirkulasi darah sehingga baik untuk sistem peredaran darah.
4. Meningkatkan perkembangan fisik, mental, dan sosial.

Kemudian, ada 7 tips memijat bayi yang bisa Bunda praktikkan di rumah:




1. Meminta 'izin' ke anak

Jangan lupa meminta 'izin' ke anak sebelum memijatnya. Caranya, ambil sedikit minyak dan taruh di telapak tangan lalu gosok lembut di perut bayi dan di belakang telinganya. Amati bahasa tubuhnya. Jika bayi dirasa ingin menangis, sebaiknya hentikan aktivitas memijat dan cari waktu lain. Sebaliknya jika bayi memberi respons positif atau tidak mengeluh, Bunda bisa lanjut memijatnya.

Ilustrasi pijat bayiIlustrasi pijat bayi/ Foto: iStock
2. Memijat bagian kaki

Nah, Bunda bisa memulainya dengan memijat bagian kaki. Pijat mulai dari tumit hingga ke jari kaki dengan ibu jari. Kemudian lanjutkan dengan memijat tumit bagian bawah dan bagian atas kaki menggunakan telapak tangan. Bentuk gerakan melingkar menggunakan ibu jari di setiap kaki hingga ke jari kaki secara perlahan unruk menstimulasi ujung saraf kaki si kecil.

Jangan menarik kaki seperti memijat orang dewasa ya. Selanjutnya, angkat salah satu kaki dan lakukan pijatan lembut pada pergelangan kaki dan perlahan pegang ke arah paha. Pijat secara perlahan dari kaki sampai ke paha. Bunda juga bisa memijat kedua kaki sekaligus jika bayi tenang dan rileks. Akhiri memijat bagian kaki dengan pegang lembut paha dengan kedua tangan, kemudian pelan-pelan turun ke arah kaki.

Ilustrasi pijat bayiIlustrasi pijat bayi/ Foto: iStock
3. Memijat bagian lengan

Memijat bagian lengan juga hampir sama dengan memijat bagian kaki. Pegang tangan bayi dan lakukan gerakan melingkar di telapak tangan. Perlahan, pijat lembut jari-jari bayi mengarah ke ujung jari.

Lalu, pijat lembut bagian belakang tangan bayi dengan memijat lurus ke arah pergelangan tangan. Kemudian, pijat lembut pergelangan tangannya dengan gerakan melingkar, seperti mengenakan gelang. Arahkan piatan ke lengan bawah lalu ke lengan atas. Pijat seluruh lengan dengan gerakan melingkar lembut seolah-olah Bunda sedang meremas handuk.

Ilustrasi pijat bayiIlustrasi pijat bayi/ Foto: iStock
4. Memijat bagian bahu dan dada

Setelah bagian kaki dan tangan, selanjutnya ke bagian atas tubuh bayi. Pijat dengan lembut di antara bahu kiri dan kanan ke arah dada bayi. Ulangi gerakan dengan lembut. Kemudian letakkan kedua tangan di tengah dada bayi, kemudian usap ke arah luar tubuh. Buat pijatan lembut ke arah luar dari bawah sternum, tulang dada, dada, seolah-olah menelusuri bentuk jantung.

5. Memijat bagian perut

Perlu diingat nih, bagian perut menjadi bagian paling sensitif. Jika salah, bayi akan merasa kesakitan. Mulai pijatan dari bagian atas perut, tepat di bawah tulang dada. Tempatkan telapak tangan Bunda dengan lembut di bawah tulang dada dan buat gerakan searah jarum jam melingkar di sekitar pusar. Jangan gunakan tekanan apapun dan biarkan pijatan Bunda 'meluncur' lembut di perut.

Lanjutkan gerakan melingkar searah jarum jam. Hindari memijat daerah pusar ya, Bun. Terutama untuk bayi baru lahir, bagian pusar bisa sangat sensitif karena tali pusar baru saja lepas.



6. Memijat bagian wajah dan kepala

Mulailah dengan menempatkan ujung telunjuk di tengah dahi bayi dan perlahan lakukan gerakan membelai sepanjang garis wajahnya hingga dagu. Dari dagu, gerakkan jari ke pipi dan pijat pipinya dengan lembut menggunakan gerakan melingkar. Ulangi pijatan beberapa kali.
Setelah memijat wajah, mulai memijat kulit kepala dengan ujung jari seperti Bunda sedang mengeramasi rambut bayi. Gunakan tekanan lembut dari ujung jari tapi jangan gunakan tekanan ekstra.

Ilustrasi pijat bayiIlustrasi pijat bayi/ Foto: iStock
7. Memijat bagian punggung

Ini tahap terakhir memijat bayi. Tengkurapkan bayi, letakkan ujung jari Bunda di punggung atas dan telusuri punggung dengan gerakan melingkar searah jarum jam sambil perlahan-lahan arahkan pijatan ke bokong.

Tempatkan jari telunjuk dan tengah di kedua sisi tulang belakang bagian atas dan dengan sangat lembut gerakkan jari sampai ke bokong. Ulangi pijatan beberapa kali.

Itulah cara memijat bayi dengan benar. Perhatikan dengan seksama respons bayi ya selama proses pemijatan. Jangan sampai buah hati merasa tidak nyaman dan malah merengek semalaman. Selamat mencoba, Bunda!

*dr Jolinda Johary saat ini bergabung dengan go dok

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!