HaiBunda

PARENTING

Tips Memilih Mainan yang Tepat untuk Anak

Yuni Ayu Amida   |   HaiBunda

Kamis, 15 Nov 2018 18:00 WIB
Tips Memilih Mainan yang Tepat untuk Anak /Foto: iStock
Jakarta -
Sebenarnya semua hal bisa dijadikan mainan, tapi tidak semua mainan itu standarisasi keamanannya baik untuk anak, Bun. Seperti pendapat ahli ini, tentang cara memilih mainan yang tepat untuk anak.

Saskhya Aulia Prima, psikolog dan pendiri TigaGenerasi, mengatakan, saat membeli mainan orang tua mesti tahu tujuan dan manfaat mainan tersebut untuk anaknya. Karena tidak semua mainan bisa diberikan begitu saja pada anak, apalagi jika tidak sesuai umurnya.


"Saya ingin anak cepet nulis, udah beli pensil sama buku aja. Padahal fasenya masih oral. Ya nggak bisa gitu, nanti malah dia makan pensilnya," kata Saskhya saat acara ELC Holiday Toys Collection Preview: How to Inspire Your Kids Through Play di Menara BTPN, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/11/2018).


Selain itu, Saskhya menegaskan, jangan perlakukan mainan dengan media belajar itu berbeda, karena mainan itu adalah media belajar. Misal, orang tua ingin anaknya pintar sains atau matematika, coba cari mainan yang mendukung untuk hal itu, tapi sesuaikan dengan umur si anak.

Ilustrasi mainan anak Foto: iStock

Orang tua juga harus mengedukasi diri sendiri. Setelah membeli mainan, baca bagaimana fungsi mainan tersebut. Agar saat anak bertanya cara memainkannya, orang tua dapat membantu.

Untuk mengatasi pemborosan akibat terlalu sering membeli mainan, Bunda juga dituntut kreatif. Itu sebabnya, orang tua perlu mendampingi anaknya saat bermain.

"Misal dari satu mainan, kita bisa buat berbagai permainan. Jadi nggak mesti selalu beli mainan baru." tutur Saskhya.


Dalam kesempatan yang sama, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, bahwa memang untuk memilih mainan, harusnya sesuai dengan perkembangan anak. Ini juga untuk memudahkan anak tahu bagaimana cara memainkannya.

"Saya biasanya kalau beli mainan, lihat dulu cocok untuk usia berapa. Terus pilih bahannya yang aman. Terutama buat bayi yang masih fase oral, bahannya harus bebas dari bahan berbahaya," tutur dr. Reisa kepada HaiBunda.
(yun)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga

Mom's Life Amira Salsabila

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Parenting Maya Sofia Puspitasari

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi

5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari

7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen

Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret

Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK