HaiBunda

PARENTING

Anak Malas ke Sekolah Berpura-pura Sakit, Bunda Harus Bagaimana?

Muhayati Faridatun   |   HaiBunda

Kamis, 06 Dec 2018 06:55 WIB
Anak malas ke sekolah bepura-pura sakit/ Foto: Istock
Jakarta - Satu hari, anak Bunda tidak masuk sekolah karena kondisinya kurang sehat. Istirahat di rumah, si kecil lantas menghabiskan waktu seharian dengan menonton TV atau main games di smartphone.

Bunda sulit membatasinya, demi menjaga mood anak agar tetap mau makan dan lekas kembali fit. Selama dua atau tiga hari di rumah, kemudian bebas dari aktivitas belajar, anak bisa jadi ketagihan.

Di sinilah 'kreativitas' anak muncul untuk mencari alasan ketika di lain hari malas pergi ke sekolah. Ya, berpura-pura sakit! Bunda pernah mengalaminya dan bingung harus berbuat apa? Coba deh simak dua tips berikut.



1. Kenali rasa takut anak

Biasanya, rasa takut menghantui anak dalam masa transisi dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar. Ini tantangan berat bagi anak maupun orang tua. Ada anak yang tidak mau belajar di kelas kalau Bunda tidak menemaninya. Bisa jadi anak merasa takut dengan lingkungan baru, guru baru dan teman-teman baru. Bunda harus kerja keras nih, meyakinkan sang buah hati agar tetap merasa nyaman berada di sekolah.

Diselimuti rasa takut, anak kemudian merasa perutnya sakit dan nggak mau berangkat ke sekolah. "Coba katakan, kadang perut terasa sakit kalau kita merasa cemas. Tapi, kalau rasa takut itu pergi, sakit perut juga akan hilang," ujar psikoterapis asal Amerika Serikat, Jenn Mann, dikutip dari Parents.

2. Kurangi aktivitas menyenangkan

Di sekolah dasar sangat berbeda dengan taman kanak-kanak, yang lebih banyak kegiatan bermain. Ketika anak bosan dengan rutinitas belajar di sekolah, anak akan berpikir lebih senang bermain di rumah. Baiknya, Bunda mulai membatasi aktivitas menyenangkan di rumah seperti menonton TV, main games, atau main bersama teman-temannya di luar rumah.
Ilustrasi anak malas ke sekolah berpura-pura sakit/ Foto: Istock
Psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan, kalau anak terserang 'virus malas' berangkat ke sekolah, Bunda bisa membujuknya dengan cerita positif tentang sekolah. Ia juga menyarankan agar Bunda memastikan kualitas tidur anak terjaga, sehingga bangun pagi dengan rasa senang dan antusias pergi ke sekolah.

"Seringkali tidur anak kurang karena dipengaruhi aktivitas sebelum tidur seperti menonton atau interaksi dengan gadget yang menyebabkan otak aktif, sehingga mengganggu kualitas tidur," imbuh Vera.

(muf/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Surat Cinta Gewa untuk Sang Bunda, Haru Bikin Mutia Ayu Tak Kuat Tahan Air Mata

Parenting Amira Salsabila

Ketahui 7 Jenis Sayuran untuk MPASI Pertama Bayi dan Manfaatnya

Parenting Kinan

Artis Ini Curhat Perjuangan Menyusui Bayi Kembar, Ada Rasa Bersalah & Sakit yang Jarang Dibahas

Menyusui Melly Febrida

7 Zodiak Paling Gampang Baper, Hal Kecil Saja Bisa Kepikiran

Mom's Life Elia Amaliana

Terpopuler: Potret Olivia Jensen dan Suami yang Jarang Tersorot

Mom's Life Pritadanes

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

150 Nama Bayi Bermakna Jiwa Bebas untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya

Surat Cinta Gewa untuk Sang Bunda, Haru Bikin Mutia Ayu Tak Kuat Tahan Air Mata

Ketahui 7 Jenis Sayuran untuk MPASI Pertama Bayi dan Manfaatnya

Artis Ini Curhat Perjuangan Menyusui Bayi Kembar, Ada Rasa Bersalah & Sakit yang Jarang Dibahas

Spider-Man 5 Dapat Bocoran Terbaru, Destin Daniel Cretton Dikabarkan Kembali Menyutradarai

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK