parenting

Senangnya Bocah Dapat Pelukan Ganjar Pranowo Saat Rayakan Natal

Amelia Sewaka Rabu, 26 Dec 2018 19:00 WIB
Senangnya Bocah Dapat Pelukan Ganjar Pranowo Saat Rayakan Natal
Jakarta - Beruntungnya seorang bocah saat Natal dapat pelukan hangat dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Bocah yang tak diketahui namanya tersebut, tiba-tiba berlari ke arah Ganjar saat tengah mengunjungi warga yang hendak merayakan Natal.

"Tadi pagi ketika gowes dan mampir ke warga yang akan rayakan Natal, anak-anak tiba lari ke saya dan minta digendong," tulis Ganjar di Instagram-nya.





[Gambas:Instagram]


Ganjar Pranowo memang dikenal dekat dengan anak-anak. Terbukti, ayah satu anak ini membuat program unik bertajuk 'Sehari Bersama Gubernur'. Melalui program tersebut, beberapa pelajar dari Forum OSIS Jawa Tengah yang terpilih diajak mendampingi Ganjar bekerja.

"Sebenarnya ini program lama saya, tapi baru bisa jalan. Ini lagi ada acara, kemarin satu kelompok sama saya sehari bersama gubernur. Mereka ada yang komentar, ternyata capek ya Pak. Ditambah ada acara seminar, melantik, saya disuruh membekali perusahaan swasta besar yang ada dialognya dan akhirnya mereka ngerti," ujar Ganjar, dikutip dari detikcom.

Program ini telah memasuki kloter kedua. Pada Jumat (14/12/2018), lima siswa diajak mendampingi Ganjar bekerja yakni mengecek jalan tol hingga memberikan kuliah umum di Yogyakarta.

"Ngapain aja sih kerjaannya gubernur. Selama di jalan mereka nanya-nanya. Ada yang nanya serius, lucu-lucu, ada yang saya bingung jawabannya. Artinya, mereka anak-anak yang hari ini perlu mengetahui politik dan birokrasi biar menyaksikan secara langsung," tambah Ganjar.

Wah, selain senang dengan anak-anak, Ganjar Pranowo juga punya cara unik agar anak-anak zaman now mengerti politik dan birokrasi. Kita doakan sukses selalu buat Pak Ganjar ya, Bun.




Bicara soal pelukan yang Ganjar Pranowo lakukan ke anak, ternyata pelukan itu banyak manfaat lho untuk buah hati kita. Tim peneliti dari University of British Columbia dan British Columbia Children's Hospital Research Institute melihat kaitan pelukan pada anak-anak.

Menurut kesimpulan peneliti, anak-anak akan mudah merasa tertekan apabila saat bayi kurang mendapat pelukan. Prof. Sheldon Cohen, profesor psikologi dari Carnegie Mellon University, Amerika Serikat, juga pernah melakukan penelitian soal manfaat pelukan dan hubungannya terhadap pencegahan infeksi penyakit. Hasilnya menunjukkan, ada kaitan erat antara frekuensi pelukan dengan risiko tertular penyakit.

"Penelitian kami menemukan bahwa mereka yang lebih sering dipeluk memiliki level stres yang lebih rendah, sehingga risiko kemungkinan mereka terserang infeksi penyakit pun semakin kecil," tutur Prof. Cohen, seperti dilansir detikhealth. (aml/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi