Sign Up search

parenting

Bunda, Kenali Bahaya 'Vaginal Scraping' yang Dilakukan Mel B

Ratih Wulan Pinandu Selasa, 15 Jan 2019 19:02 WIB
Bunda, Kenali Bahaya 'Vaginal Scraping' yang Dilakukan Mel B
Jakarta - Bunda, sering mendengar istilah vaginal scraping? Itu lho, Bun, prosedur untuk membersihkan dinding miss v dengan alasan tertentu.

Istilah ini kembali ramai diperbincangkan setelah Mel B melakukannya baru-baru ini. Personel Spice Girl tersebut beralasan kalau melakukan hal itu karena ingin menghapus semua jejak hubungan seksual bersama mantan suaminya, Stephen Belafonte.

Dalam wawancara pada Desember lalu dengan The Guardian, artis yang memiliki nama lengkap Melani Brown ini blak-blakan menceritakan alasan di balik pembersihan organ vitalnya.

"Mereka menggores bagian dalam vaginaku dan memasukkan jaringan baru. Ini hampir seperti yang dilakukan korban perkosaan. Namun, pada dasarnya ini untuk membersihkan diri Anda sendiri," ungkap Mel B, dikutip dari Health.


Sebelum mengambil keputusan itu, rupanya Mel B masih terbayang pada buruknya hubungan yang dijalani bersama Belafonte, Bun. Ia mengklaim, mantan suami melecehkannya baik secara fisik maupun mental, selama 10 tahun pernikahan mereka.

Mel B menjelaskan, prosedur vaginal scraping mirip dengan peremajaan vagina. Memanfaatkan perangkat laser untuk menghancurkan dan membentuk kembali jaringan vagina, dengan tujuan membuat ukurannya jadi lebih kecil. Namun harus diketahui, Bun, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat telah memperingatkan jika peremajaan vagina dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Termasuk luka bakar vagina, jaringan parut, rasa sakit saat berhubungan seks, dan rasa sakit yang berulang atau kronis.

Bunda, Kenali Bahaya 'Vaginal Scraping' yang Dilakukan Mel BMel B jalani vaginal scraping/ Foto: Getty Images
Saking geramnya pada mantan suami, Mel B sampai mengibaratkan jika dia ingin 'menggaruk' vaginanya karena tidak ingin Belafonte, yang dia ibaratkan seperti monster, menjadi orang terakhir menjamah area intimnya. Artis 43 tahun ini mengatakan, sebagian besar wanita memilih melakukan peremajaan vagina karena mereka ingin dibuat lebih kecil. Tujuannya agar lebih bersih dan terasa baru di dalamnya.

Cristine Greves, MD, seorang obgyn di pusat kebidanan dan ginekologi di Orlando Health Florida mengatakan, dia belum pernah mendengar prosedur semacam itu. Namun, dia menyarankan agar para wanita tidak melakukannya.

"Vaginamu diberkati dengan area yang dapat membersihkan, memulihkan, dan meremajakan dengan sendirinya," ungkap Greves.

Jadi, para Bunda nggak perlu khawatir miss v menjadi kotor setelah berhubungan intim ya. Sebab, miss v akan membersihkan sisa semen suami dalam waktu seminggu. Sedangkan pada prosedur mengorek miss v, dilakukan dokter dengan mengangkat lapisan sel permukaan, yang berguna untuk melindungi dari infeksi.

"Biarkan tubuh Anda melakukan tugasnya. Begitu pula dengan vagina yang akan menghapus jejak mantan suami tanpa bantuan dokter," lanjut Graves.

Nggak cuma Graves lho, Bun, yang ternyata melarang tindakan vaginal scraping. Dr Jen Gunter, ginekolog sekaligus dokter kandungan dan penulis buku The Vaginal Bible, mengatakan pada Rifenery29 bahwa wanita tidak diperbolehkan 'mengikis' organ intimnya.

"Setiap pengikisan (jaringan) epitel vagina dapat memengaruhi ekosistem vagina dan secara teoristis dapat menyebarkan HPV secara lokal dan akan meningkatkan kerentanan wanita terhadap infeksi," jelas Dr Jen Gunter.

"Epitel vagina Anda akan beregenarasi sendiri setiap 96 jam. Sel-sel permukaan dilepaskan setiap empat jam," tegasnya.

(rap/muf)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi