HaiBunda

PARENTING

Tips Mudah Menghadapi Bayi yang Suka Rewel

Melly Febrida   |   HaiBunda

Jumat, 18 Jan 2019 09:58 WIB
Ilustrasi ibu menggendong bayi/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Salah satu aktivitas yang banyak dilakukan bayi setiap harinya adalah menangis. Ia menangis bisa karena lapar, haus, lelah atau marah.

William Sears dan Martha Sears dalam bukunya yang berjudul The Fussy Baby Book menyebutkan, sebenarnya bayi yang sering rewel adalah anak berkebutuhan tinggi, Bun.

Dikatakan berkebutuhan tinggi bukan karena kesalahan orang tua, tapi karena mereka membutuhkan lebih banyak kenyamanan.


Trik Menghadapi Bayi Berkebutuhan Tinggi

Lantas bagaimana menghadapi bayi berkebutuhan tinggi? Menurut William, salah satu trik ampuh untuk berhasil melakukannya adalah dengan membuka hati dan mau belajar mengenal anak.


Ilustrasi anak/ Foto: thinkstock
Pahami apa sebenarnya yang menjadi kebutuhan anak dan cobalah untuk konsisten saat menerapkan suatu peraturan. Jangan mudah luluh dengan tangisan anak karena ini bisa dijadikan 'senjata' nantinya untuk melawan Ayah dan Bunda.

Pakar parenting, Dr Howard Chilton, menjelaskan bahwa sel otak bayi sebenarnya sedang berkembang pesat di awal-awal masa kehidupannya. Oleh sebab itu, dia masih belum paham betul tentang makna tangisan.

Berikan apa yang memang menjadi kebutuhan anak, Bun. Sebab membiarkan bayi menangis dengan sengaja, sama saja mengabaikan haknya.



Dikutip dari detikcom, hasil studi dalam jurnal Current Biology yang dilansir Today, memaparkan bahwa menggendong bayi saat rewel memiliki manfaat yang baik, tidak hanya untuk bayi tetapi juga bagi Bunda.

"Menggendong mungkin tidak akan langsung membuat bayi seketika berhenti menangis, apalagi jika penyebabnya belum diketahui. Namun, menggendong bisa mencegah ibu mengalami stres akibat suara tangisan bayinya," ungkap Dr Kumi Kuroda, peniliti perilaku sosial di RIKEN Brain Science Institute, Saitama, Jepang.

Memang Bun, teknik ini dianggap berlawanan dengan beberapa orang yang sengaja membiarkan anaknya menangis, sebagai cara untuk melatih mereka menenangkan dirinya sendiri. Terlebih kalau si kecil sudah mencapai usia untuk tidur sendiri.



(rdn/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

7 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Bantu Menurunkan Tekanan Darah

Mom's Life Azhar Hanifah

3 Ciri-ciri Campak pada Anak dan Cara Mengatasinya

Parenting Nadhifa Fitrina

7 Potret Via Vallen Pamer Baby Bump Kehamilan Kedua Kedua saat Liburan di Jepang

Kehamilan Annisa Karnesyia

5 Kebiasaan Harian Ini Merusak Ginjal Perempuan setelah Usia 30 Tahun

Mom's Life Amira Salsabila

5 Potret Sudut Rumah Raisa dari Kamar hingga Dapur, Dipuji Hunian Cantik

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Surat Maryam Ayat 1-11 untuk Program Hamil: Arab, Latin, Arti, Keutamaan & Manfaatnya

9 Tanda Anak Alami Child Grooming, Modus Pelecehan yang Jarang Disadari

Menurut Psikolog, Ini 5 Kalimat Sering Diucapkan Pendengar Baik

7 Kebiasaan Sebelum Tidur yang Bantu Menurunkan Tekanan Darah

7 Potret Via Vallen Pamer Baby Bump Kehamilan Kedua Kedua saat Liburan di Jepang

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK