parenting

Doa Ibunda untuk Della Perez Bikin Terenyuh

Radian Nyi Sukmasari Senin, 04 Feb 2019 18:05 WIB
Doa Ibunda untuk Della Perez Bikin Terenyuh
Jakarta - Seorang ibu akan selalu mendukung dan mendoakan anaknya yang sedang terlibat suatu masalah. Hal ini pula yang dilakukan ibunda Della Perez, Sri Wulansih, ketika sang putri terlibat kasus dugaan prostitusi online.

Sebagai ibu, Sri Wulansih mengaku dirinya sedih. Kata dia, ini adalah berita terberat kedua setelah anak pertamanya, Julia Perez, meninggal dunia.

Apalagi, Della Perez sampai menangis semalaman. Dikutip dari detikcom, Sri menceritakan kalau putrinya bukan cuma menangis, tapi sangat shock.


"Ya Allah, Ma, kayaknya rasanya pengen bunuh diri," kata Sri menirukan ucapan Della Perez.

Bisa dibayangkan gimana perasaan Sri saat Della bicara seperti itu ya, Bun. Sebagai ibu, sudah pasti Sri selalu mendukung dan mendoakan Della.

Della PerezDella Perez/ Foto: Noel
"Ya Allah, sebagai orang tua ya semoga di balik semuanya ada masalah-masalah ini ya nanti dia (Della) diangkat derajatnya, ditambah rezekinya karena kan dia mau ngeluarin albumnya, album barunya sama kakaknya (Nia Anggia). Mudah-mudahan semuanya lancar," kata Sri, seperti dilansir detikcom.

Namanya ibu, pasti saat Della Perez terseret kasus seperti ini, Sri merasa sedih ya, Bun. Meski begitu, dia selalu memberi dukungan dan doa terbaik untuk Della. Dukungan seorang ibu pada anaknya memang penting. Studi dari University of Illnois menemukan, dukungan ibu bermanfaat bagi anak dalam mengelola emosinya.


Tonton video: Terseret Kasus Prostitusi, Della Perez Ditegur Ruben Onsu

[Gambas:Video 20detik]



"Termasuk saat emosi anak berubah akibat ada masalah, dukungan ibu selain membuat mereka tenang juga mengalihkan anak dari situasi yang menyebabkan dia frustrasi atau tertekan," ujar mahasiswi doktoral Department of Human Development and Family Studies di University of Illnois.

Dia menambahkan, banyak penelitian telah menunjukkan dukungan ibu sangat membantu anak-anak. Sebaliknya, saat anak nggak didukung dan nggak dipedulikan, mereka umumnya jadi lebih sulit mengelola emosinya. Demikian dilansir Science Daily.



(rdn/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi